Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Sabtu, 25 Jul 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • Korupsi
  • Piala Dunia 2026
  • prabowo
  • MBG
  • Purbaya
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Hype / Mengenal Peuyeum, Makanan Tradisional Khas Jawa Barat yang Manis dan Legit
Hype

Mengenal Peuyeum, Makanan Tradisional Khas Jawa Barat yang Manis dan Legit

Ossid Duha Jussas SalmaIvan OWRITE
Last updated: Juli 24, 2026 4:19 pm
By
Ossid Duha Jussas Salma
ByOssid Duha Jussas Salma
Follow:
Ivan Syahruna Lubis
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Follow:
2 jam lalu
Share
Peyeum
Peyeum (Foto: laman Indonesia Kaya)
SHARE

Indonesia memiliki beragam makanan tradisional yang menjadi bagian dari kekayaan budaya di setiap daerah, salah satunya peuyeum.

Daftar isi Konten
  • Apa Itu Peuyeum?
  • Asal Usul Nama Peuyeum
  • Peuyeum Bukan Tapai Singkong
  • Cara Membuat Peuyeum

Makanan khas Jawa Barat ini dikenal memiliki cita rasa manis, tekstur lembut, serta aroma khas hasil proses fermentasi singkong.

Di balik rasanya yang khas, peuyeum menyimpan sejarah panjang dan proses pembuatan yang unik. Fermentasi menggunakan ragi tidak hanya menghasilkan rasa yang lebih manis, tetapi juga membuat singkong memiliki tekstur yang lebih empuk dan mudah dicerna.

Baca juga:
Mengenal Papeda, Kuliner Tradisional Papua yang Jadi Makanan Pokok Indonesia memiliki beragam makanan tradisional yang menjadi identitas setiap daerah. Belakangan, kuliner…
Mengenal Jongkong Bangka, Kudapan Tradisional yang Manis, Lembut, dan Melegenda Indonesia memiliki beragam kuliner tradisional yang kaya akan cita rasa, salah satunya…
Mengenal Nasi Kentut, Hidangan Unik dari Medan yang Bikin Penasaran Bicara soal kuliner Indonesia memang nggak ada habisnya. Dari Sabang sampai Marauke,…
  • Mengenal Papeda, Kuliner Tradisional Papua yang Jadi Makanan Pokok
  • Mengenal Jongkong Bangka, Kudapan Tradisional yang Manis, Lembut, dan Melegenda
  • Mengenal Nasi Kentut, Hidangan Unik dari Medan yang Bikin Penasaran

Merangkum dari berbagai sumber, berikut adalah rangkuman tentang asal usul dan cita rasa makanan tradisional peuyeum.

Apa Itu Peuyeum?

Peuyeum Bandung merupakan makanan tradisional khas Jawa Barat yang dibuat dari singkong yang difermentasi menggunakan ragi. Dalam masyarakat Sunda, makanan ini dikenal sebagai peuyeum sampeu dan termasuk ke dalam kadaharan cangkarang bongkang atau makanan ringan (camilan).

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), nama lain peuyeum adalah tapai, yaitu makanan yang dibuat dari ubi kayu atau bahan lain yang direbus, kemudian diberi ragi dan didiamkan hingga mengalami fermentasi sehingga menghasilkan rasa manis.

Asal Usul Nama Peuyeum

Dalam bahasa Sunda, kata peuyeum berasal dari kata dipeuyeum yang berarti diperam atau difermentasi. Penamaan makanan berdasarkan proses pembuatannya merupakan salah satu ciri khas budaya kuliner masyarakat Sunda.

5 Rekomendasi Oleh-oleh di Bandung Banyak Diburu Wisatawan

Meski asal-usulnya belum diketahui secara pasti, peuyeum diyakini telah menjadi bagian dari kuliner masyarakat Sunda sejak ratusan tahun lalu. Seiring berkembangnya budidaya singkong di Jawa Barat, makanan hasil fermentasi ini kemudian menjadi salah satu ikon kuliner khas Bandung.

Peuyeum Bukan Tapai Singkong

Sekilas, peuyeum memang mirip dengan tape singkong. Namun, peuyeum memiliki tekstur yang lebih padat, tidak terlalu berair, serta rasa manis yang lebih ringan dengan aroma fermentasi yang khas. Sementara itu, tapai singkong cenderung lebih lembut, lebih basah, dan memiliki rasa yang lebih manis.

Karena kadar airnya lebih rendah, peuyeum umumnya lebih awet dibandingkan tapai singkong. Hal inilah yang membuat peuyeum sering dijadikan oleh-oleh khas Bandung, sedangkan tapai singkong lebih banyak dikonsumsi langsung atau diolah menjadi berbagai hidangan, seperti es tape, bolu tape, dan kolak.

Cara Membuat Peuyeum

Peuyeum dibuat dari singkong yang telah dikupas dan dicuci bersih, kemudian dikukus atau direbus hingga matang. Setelah dingin, singkong diberi ragi tape secara merata lalu disusun dalam wadah yang dialasi daun pisang atau bahan bersih lainnya.

Singkong kemudian diperam selama sekitar 2–3 hari hingga proses fermentasi selesai. Selama proses tersebut, mikroorganisme dalam ragi mengubah pati pada singkong menjadi gula sederhana sehingga menghasilkan rasa manis, tekstur yang lembut, dan aroma khas peuyeum.

Berkat cita rasanya yang unik dan proses fermentasi yang khas, peuyeum tetap menjadi favorit masyarakat sekaligus oleh-oleh yang identik dengan Bandung. Melestarikan makanan tradisional seperti peuyeum menjadi salah satu cara untuk menjaga kekayaan kuliner Nusantara.

Tag:Kuliner Jawa BaratKuliner SusantaraMakanan TradisionalPeuyeumPeuyeum Bandung
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Follow:
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Cak Imin Dukung Prabowo Dua Periode: Biar Pemerintahan Kuat
By Natania Longdong
Ketua Umum PKB Abdul Muhaimin Iskandar (Cak Imin) di Komplek Parlemen, Jakarta. (Sumber: Fraksi PKB)
1
Resmi Ditahan Kejagung, Febrie Adriansyah: Saya Merasa Memang Ini Kriminalisasi
By Rahmat Baihaqi
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah ditahan usai diperiksa sebagai tersangka.
2
Prabowo Sindir Wartawan hingga LSM: ‘Londo Ireng’ Berkeliaran di Indonesia, Cuma Ganti Baju!
By Natania Longdong
Presiden Prabowo Subianto memberikan pidato saat menghadiri peringatan Harlah ke-28 PKB di Jakarta, Kamis (23/7/2026).
3
PKB Curi Start Lewat Tema Prabowonomics, Siapkan Tiket Cawapres untuk Cak Imin
By Rahmat Tunny
Presiden Prabowo Subianto, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar alias Cak Imin, Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad di pembukaan Harla PKB-28.
4
Goda PDIP yang Ada di Luar Koalisi, Prabowo: Sebetulnya Hatinya Sama dengan Kita
By Natania Longdong
Presiden Prabowo Subianto memberikan pidato saat menghadiri peringatan Harlah ke-28 PKB di Jakarta, Kamis (23/7/2026).
5

BERITA LAINNYA

Join Running Club di Bali
Hype

Heboh WNI Dilarang Join Running Club di Bali, Begini Kronologi Lengkapnya

Jagat media sosial diramaikan dengan isu dugaan diskriminasi yang melibatkan sebuah klub…

Ani RatnasariIvan OWRITE
By
Ani Ratnasari
Ivan Syahruna Lubis
8 jam lalu
Menteri Koperasi Ferry Juliantono (kanan) bersama Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono (kedua kiri) dan Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Muhammad Yusuf (kiri) berjalan berjalan keluar usai rapat bersama Presiden Prabowo Subianto, di Istana Kepresidenan, Jakarta
Hype

Menteri Koperasi Sebut Prabowo Dapat “Wangsit” untuk Bentuk Koperasi Desa Merah Putih

Menteri Koperasi Ferry Juliantono menjelaskan istilah "wangsit" yang disampaikan Presiden Prabowo Subianto…

Hilwa UrwatulIvan OWRITE
By
Hilwa Urwatul Wutsqa
Ivan Syahruna Lubis
8 jam lalu
Upacara Ngaben di Bali
Hype

Mengenal Upacara Ngaben di Bali, Tradisi Sakral Mengantarkan Roh Menuju Kehidupan Berikutnya

Bali dikenal sebagai pulau kaya akan tradisi dan budaya, yang masih terjaga…

Hilwa UrwatulIvan OWRITE
By
Hilwa Urwatul Wutsqa
Ivan Syahruna Lubis
12 jam lalu
Ilustrasi Sahabat Nabi
Hype

Mengenal Abdurrahman bin Auf, Sahabat Nabi yang Paling Kaya dan Dermawan

Dalam sejarah Islam, terdapat banyak sahabat Nabi Muhammad SAW yang dikenal karena…

Hilwa UrwatulIvan OWRITE
By
Hilwa Urwatul Wutsqa
Ivan Syahruna Lubis
12 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up