Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) sering jadi pembicaraan publik, mulai dari anggaran programnya, pelatihan calon managernya, bahkan ke pendapatan perbulannya.
Tapi kali ini publik justru dibuat heran dengan lokasi bangunan KDMP yang dinilai tidak biasa. Melansir dari akun Instagram @eventsclick.media, ternyata ada beberapa lokasi KDMP yang antimenstrim.
Ada yang berdiri di tengah kawasan tambak, ada di bibir jurang, dan ada juga yang dibangun di lereng gunung. Tak heran, deretan lokasi unik ini memancing gelak tawa warganet.
Lantas dimana saja lokasi KDMP yang anti mainstream dan kenapa di bangun disana? Simak penjelasan berikut ini!
1. Ditengah Tambak Ikan, Pati


KDMP di tengah tambak ikan. Sumber foto: Instagram/ @patihitsku
KDMP yang berada di Desa Lengenharjo, Kec. Margoyoso, Kab. Pati, Jawa Timur ini menjadi salah satu lokasi yang menyita perhatian warganet.
Pasalnya bangunan kopdes ini dibangun di tengah tambak ikan, tepatnya di samping embung atau kolam penampungan air. Pemerintah daerah menjelaskan lokasi ini dipilih melalui musyarawah bersama warga.
Salah satu pertimbangan adalah karena tidak mau menggeser lapangan voli yang ada di tengah perkampungan dan jaraknya hanya 150 meter dari pemukiman warga.
Meski demikian, pemerintah desa merencanakan agar kawasan embung dan kopdes sebagai destinasi wisata desa sehingga mampu mengerakkan perekonomian masyarakat.
2. Berdiri di Bibir Jurang, Bandung Barat


Sumber foto: Intsgram/ @indonesia.inside
Lokasi berikutnya ada di Desa Celak, Kec. Gunung halu, Kab. Bandung Barat yang viral setelah foto bangunan ini beredar di media sosial.
Tak main-main, bangunan ini tampak berdiri sangat dekat dengan bibir jurang dikawasan Kampung Bojongsalam.
Setelah ditinjau, bangunan tersebut ternyata berada di atas lereng dengan jalan penghubung Gununnghalu-Rongga yang melintas di bagian bawah dan samping bangunan.
Menurut keterangan warga setempat, lahan yang dipakai buat bangunan KDMP ini merupakan tanah carik milik desa yang sebelumnya ditumbuhi bambu dan singkong sebelum akhirnya diratakan untuk pembangunan koperasi.
3. Dijuluki “Kopdes di Atas Awan”


KDMP di jalur gunung Prau. Sumber foto: Instagram/ @ruangaspirasipodcast
Tak kalah menarik, KDMP di desa Kediten, Kec. Plantungan, Kab. Kendal, Jawa Tengah berada di lereng Gunung Prau dengan ketinggian sekitar 1.385 meter di atas permukaan laut.
Karena lokasinya berada di dataran tinggi, banyak warganet yang menjulukinya sebagai koperasi “di atas awan”.
Lokasi ini ternyata merupakan bagian dari rencana pengembangan kawasan desa. Pemerintah daerah mengusulkan agar wilayah ini dikembangkan sebagai pusat pemerintahan desa baru, kawasan wisata, hingga bumi perkemahan yang menjadi gerbang pendakian Gunung Prau.
4. Berdiri di Area Curam, Lebak


Sumber foto; Instagram/ @indotoday
Tak kalah unik, KDMP yang ada di Kampung Cikadongdong, Desa Girimukti, Kec. Cimarga juga jadi sorotan warganet.
Bangunan ini berada di kawasan perbukitan yang cukup curam dan jauh dari permukiman warga, selain itu akses menuju sana juga masih berupa jalan tanah.
Menurut keterangan pemerintah desa bahwa pemilihan lokasi ini dilakukan karena keterbatasan lahan yang dimilki desa. Mereka berharap aktivitas ekonomi di sekitar kawasan, termasuk keberadaan perusahaan peternakan dapat menghidupkan KDMP tersebut.
5. Bersebelahan dengan Pantai di Pacitan


Sumber foto; Instagram/@cipung.karanganyar88
Berbeda dari empat lokasi lainnya, Kopdes Merah Putih di Desa Wonokarto, Kecamatan Ngadirojo, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, justru menawarkan pemandangan laut lepas.
Bangunan koperasi ini berdiri hanya beberapa meter dari kawasan pantai dengan latar Samudra Hindia. Sebelum resmi diserahterimakan, gedung tersebut bahkan sempat digunakan sebagai lokasi resepsi pernikahan warga atas izin pelaksana proyek.
Kini bangunan itu dipersiapkan untuk beroperasi sebagai pusat kegiatan ekonomi masyarakat desa.
Keunikan lokasi lima Kopdes tersebut langsung memancing kreativitas warganet. Kolom komentar dipenuhi berbagai gurauan yang membuat unggahan itu semakin viral.
Salah satu komentar yang paling banyak disukai datang dari akun @bhrl.yaaaa yang membayangkan jika konsep serupa diterapkan di tengah laut.
Boleh riques di tengah laut ga? Soalnya kalo lagi ngelaut susah cari toko.”
candanya.
Sementara itu, lokasi Kopdes di lereng Gunung Prau membuat akun @wndaa.arc bercanda seolah koperasi tersebut menjadi tujuan pendakian.
Pengen summit di Kopdes Prau.”
tulisnya.
Ada pula warganet yang menilai keberadaan Kopdes di berbagai lokasi terpencil justru bisa menjadi “penyelamat” bagi orang yang tersesat.
Sejak ada Kopdes jadi gak takut kelaparan karena tersesat di tempat-tempat aneh…,”
tulis akun @maharanisyandra.
Komentar jenaka lainnya datang dari akun @novitadori yang bilang kalau KDMP bisa menjangkau segala arah.
Keren memang untuk menjangka segala arah.”
guraunya.
Sedangkan akun @adepuss ikut melempar candaan dan request untuk dibangun di gunung kawi.
Nunggu buka di Gunung Kawi.”
tulisnya.
Meski sempat menuai tanda tanya publik, pemerintah berharap keberadaan Kopdes Merah Putih tetap dapat menjadi pusat aktivitas ekonomi yang memberi manfaat bagi masyarakat setempat.





















