Kesadaran masyarakat untuk mengonsumsi makanan bergizi semakin meningkat. Tidak sedikit orang mulai memilih buah dan sayuran yang mudah ditemukan sehari-hari karena dinilai mampu membantu menjaga kesehatan tubuh sekaligus memenuhi kebutuhan nutrisi.
Salah satu yang menjadi pilihan adalah tomat. Meski harganya relatif terjangkau dan mudah dijumpai di pasar maupun supermarket, buah ini menyimpan beragam nutrisi, termasuk antioksidan likopen, vitamin C, vitamin A, dan kalium.
Berbagai kandungan tersebut diketahui berperan dalam menjaga kesehatan tubuh apabila dikonsumsi sebagai bagian dari pola makan seimbang.
Lantas, apa saja khasiat buah tomat bagi kesehatan? Melansir dari laman Kementerian Kesehatan (27 September 2022), berikut penjelasannya.
Kandungan Gizi
Buah tomat mengandung berbagai vitamin, mineral, dan senyawa bioaktif yang bermanfaat bagi kesehatan.
Salah satu kandungan yang paling dikenal adalah likopen, pigmen alami berwarna merah yang berperan sebagai antioksidan untuk membantu melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas.
Selain itu juga terdapat kandungan seperti serat, vitamin C, kalium, vitamin K1, vitamin B9 (folat), beta karoten, flavonoid, dan asam klorogenat. Beragam kandungan tersebut berperan dalam menjaga fungsi tubuh.
Kandungan tersebut membuat tomat dapat dikonsumsi dalam berbagai bentuk, baik dimakan langsung maupun diolah menjadi jus, salad, saus, atau pelengkap berbagai hidangan.
Manfaat Buah Tomat
Kandungan vitamin, mineral, dan antioksidan dalam tomat memberikan berbagai manfaat bagi kesehatan tubuh. Berikut beberapa manfaat buah tomat yang perlu diketahui.
- Jaga Kesehatan Jantung Likopen dan beta karoten dalam tomat diketahui berperan sebagai antioksidan yang membantu melindungi pembuluh darah dari kerusakan. Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa kadar likopen yang lebih tinggi membantu mengurangi risiko penyakit jantung.
- Turunkan Risiko Kanker Tomat mengandung vitamin C dan berbagai antioksidan yang dapat membantu melawan radikal bebas. Radikal bebas merupakan salah satu faktor yang dapat memicu kerusakan sel sehingga meningkatkan risiko berbagai penyakit, termasuk kanker.
- Lancarkan Sistem Pencernaan Kandungan air dan serat pada tomat dapat membantu melancarkan pergerakan usus. Konsumsi tomat sebagai bagian dari pola makan sehat juga dapat membantu mengurangi risiko sembelit.
- Jaga Kesehatan Mata Tomat mengandung beta karoten, likopen, dan lutein yang berperan sebagai antioksidan. Senyawa-senyawa tersebut membantu melindungi mata dari kerusakan akibat paparan radikal bebas dan mendukung fungsi penglihatan.
- Jaga Kesehatan Kulit Vitamin C dalam tomat berperan dalam pembentukan kolagen, yaitu protein yang dibutuhkan untuk menjaga elastisitas dan kekuatan kulit. Kolagen juga penting untuk kesehatan rambut dan kuku.
- Dukung Kesehatan Ibu Hamil Tomat mengandung folat (vitamin B9) yang penting selama masa kehamilan. Asupan folat yang cukup membantu mendukung perkembangan janin serta mengurangi risiko cacat tabung saraf pada bayi.
Perlu Diperhatikan
Tomat umumnya aman dikonsumsi sebagai bagian dari pola makan seimbang dan jarang menimbulkan reaksi alergi.
Namun, karena memiliki sifat asam, sebagian orang, terutama yang memiliki gangguan asam lambung atau kondisi medis tertentu, mungkin perlu membatasi konsumsinya.
Jika memiliki kondisi kesehatan khusus atau masih ragu mengenai jumlah konsumsi yang sesuai, sebaiknya konsultasikan dengan dokter agar mendapatkan saran yang tepat.
Tomat dapat menjadi salah satu pilihan buah yang mudah ditambahkan ke dalam menu sehari-hari, baik dimakan langsung maupun diolah menjadi berbagai hidangan.
Jika memiliki kondisi kesehatan tertentu atau mengalami keluhan setelah mengonsumsi tomat, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan tenaga kesehatan.



















