Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Kamis, 13 Agu 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • Korupsi
  • prabowo
  • MBG
  • Piala Dunia 2026
  • Purbaya
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Hype / Kenali Bad Money Habit, Kebiasaan Sepele yang Bikin Uang Cepat Habis
Hype

Kenali Bad Money Habit, Kebiasaan Sepele yang Bikin Uang Cepat Habis

Ivan OWRITE
Last updated: Agustus 12, 2026 7:07 pm
By
Ivan Syahruna Lubis
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Follow:
- Redaktur
38 detik lalu
Share
Ilustrasi uang
Ilustrasi uang (Foto: unsplash Mufid Majnun)
SHARE

Banyak orang merasa penghasilan yang diterima setiap bulan selalu cepat habis. Padahal, tidak sedikit pengeluaran yang sebenarnya.

Daftar isi Konten
  • Bad Money Habit
  • Kebiasaan Menabung Turun
  • Faktor Penyebab
  • Waktunya Berhenti

Berasal dari kebiasaan kecil dan dilakukan berulang kali, seperti membeli sesuatu karena tergoda promo, terlalu sering memesan makanan, atau menganggap pengeluaran dengan jumlah kecil tidak berpengaruh.

Jika terus dibiarkan, kebiasaan tersebut dapat membuat seseorang kesulitan mengatur anggaran, menabung, bahkan memenuhi kebutuhan penting lainnya. Kebiasaan buruk dalam mengelola uang ini dikenal sebagai bad money habit.

Bad Money Habit

Dilansir dari laman Kementrian Keuangan RI, dalam sebuah buku The Psychology of Money karya Morgan Housel menjelaskan bahwa kondisi keuangan seseorang lebih banyak dipengaruhi oleh perilakunya terhadap uang dibandingkan pengetahuan maupun tingkat pendidikan.

Baca juga:
Rakyat Gadai Aset demi Beras, Belanja Negara Ratusan Triliun Belum… Pengamat ekonomi kreatif Febryan Wishnu mengatakan, tekanan terhadap ekonomi rumah tangga dinilai…
Mengintip Cara Purbaya Wanti-wanti Seluruh K/L Agar Tak Belanja Ngawur Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, mengingatkan kepada Kementerian Lembaga (K/L) agar melakukan…
Purbaya Lapor APBN Kembali Tekor Rp560,3 Triliun per November 2025 Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan kondisi keuangan negara terkini per November…
  • Rakyat Gadai Aset demi Beras, Belanja Negara Ratusan Triliun Belum Jawab Krisis
  • Mengintip Cara Purbaya Wanti-wanti Seluruh K/L Agar Tak Belanja Ngawur
  • Purbaya Lapor APBN Kembali Tekor Rp560,3 Triliun per November 2025

Artinya, memiliki pengetahuan tentang keuangan tidak otomatis membuat seseorang mampu mengelola uang dengan baik jika masih memiliki kebiasaan hidup boros.

Karena itu, mengenali dan menghentikan bad money habits menjadi salah satu langkah penting untuk membangun kondisi keuangan yang lebih sehat.

Kebiasaan Menabung Turun

Data Survei Konsumen Bank Indonesia menunjukkan adanya penurunan porsi pendapatan yang disisihkan untuk tabungan pada pertengahan 2026.

Dalam laporan Survei Konsumen Juni 2026 yang diterbitkan Bank Indonesia pada 8 Juli 2026, proporsi pendapatan konsumen yang ditabung tercatat sebesar 17,0 persen. Angka tersebut turun dibandingkan bulan sebelumnya yang mencapai 17,5 persen.

Kondisi Keuangan Warga RI Mulai Hati-hati, Cicilan Naik Tapi Tabungan Malah Turun

Kemudian, pada periode yang sama, proporsi pendapatan yang digunakan untuk membayar cicilan atau utang tercatat sebesar 10,0 persen, sedikit lebih rendah dibandingkan Mei 2026 sebesar 10,2 persen.

Data tersebut menunjukkan bahwa porsi pendapatan masyarakat yang dialokasikan untuk tabungan masih sangat sedikit.

Faktor Penyebab

Kebiasaan buruk dalam mengelola keuangan tidak selalu muncul karena seseorang tidak memiliki pengetahuan finansial.

Dalam banyak kasus, perilaku sehari-hari, lingkungan, hingga cara seseorang memandang uang juga dapat memengaruhi keputusan finansial. Beberapa faktor yang dapat memicu bad money habit antara lain:

1.  Sering Membandingkan Diri

Melihat pencapaian atau gaya hidup orang lain dapat membuat seseorang merasa harus memiliki hal yang sama. Keinginan untuk mengikuti standar hidup orang lain akhirnya mendorong pengeluaran yang sebenarnya tidak diperlukan.

2.  Tidak Biasa Menabung

Kebiasaan menabung hanya ketika masih memiliki sisa uang membuat tabungan sulit berkembang secara konsisten. Tanpa prioritas untuk menyisihkan uang sejak awal, maka cenderung cepat habis.

3.  Tidak Biasa Budgeting

Tidak adanya budgeting membuat seseorang sulit mengetahui ke mana saja penghasilannya digunakan. Kondisi ini dapat menyebabkan pengeluaran tidak terkendali.

4.  Impulsive Buying

Diskon, tren, promosi, atau keinginan untuk memberikan self-reward dapat membuat seseorang membeli barang secara spontan. Jika dilakukan terlalu sering, pengeluaran kecil tersebut dapat menumpuk dan memengaruhi kondisi keuangan.

5.  Hedonisme

Menikmati hasil kerja bukanlah hal yang salah. Namun, jika seseorang terus mengeluarkan uang demi terlihat sukses atau mengikuti gaya hidup tertentu tanpa mempertimbangkan kemampuan finansial, dapat menjadi masalah.

Waktunya Berhenti

Mengubah kebiasaan finansial tentu tidak bisa dilakukan dalam satu malam. Langkah pertama adalah menyadari kebiasaan apa saja yang selama ini membuat uang sulit dikelola.

Setelah itu, kebiasaan tersebut dapat diperbaiki secara bertahap melalui perencanaan, pengendalian pengeluaran, dan tujuan keuangan yang jelas.

Memiliki penghasilan besar tidak selalu berarti memiliki kondisi finansial yang sehat. Cara seseorang memperlakukan uang justru menjadi bagian penting dalam menentukan kesejahteraan finansialnya.

Tag:Bad Money HabitBelanjaKeuangan Pribadi
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Follow:
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Seskab Teddy-Bahlil Masuk Tiga Besar Menteri Terbaik Versi IPO, Pengamat: Sangat Tidak Logis
By Rika Pangesti
Ilustrasi Bahlil
1
Viral Challenge Hafalan Alquran Berhadiah Miras, Newport Akhirnya Klarifikasi dan Minta Maaf
By Syifa Fauziah
Booth Newport di festival musik.
2
Mengerikan! WNI Jadi Korban Serangan Rudal Houthi, Kapal Tihama Terbakar di Selat Bab al-Mandeb
By Natania Longdong
Ilustrasi kapal yang diserang rudal.
3
Utang Pemerintah Membengkak Rp373 Triliun dalam 3 Bulan, Kini Tembus Rp10.293 Triliun
By Anisa Aulia
Tumpukan uang rupiah dari tabungan masyarakat. (Sumber: Unsplash/Mufid Majnun)
4
Megawati Bicara 4 Bekal Manusia Indonesia: Jangan Jadi Penjilat dan Sering Loncat Pagar!
By Rika Pangesti
Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri dalam acara Ekspos Naskah Sumber Arsip Dasar Negara II. (Sumber: YouTube BPIP RI)
5

BERITA LAINNYA

Minyak yang sudah dipakai berkali-kali untuk menggoreng
Hype

Cara Buang Minyak Jelantah dengan Benar agar Tidak Mencemari Lingkungan

Minyak jelantah masih menjadi persoalan lingkungan yang kerap muncul dari aktivitas memasak…

Ossid Duha Jussas SalmaIvan OWRITE
By
Ossid Duha Jussas Salma
Ivan Syahruna Lubis
3 jam lalu
Ilustrasi diet ketat
Hype

Berat Badan Sulit Turun Meski Sudah Batasi Kalori, Ternyata Ini yang Sering Terlewat

Menurunkan berat badan sering kali dianggap identik dengan mengurangi porsi makan atau…

Syifa FauziahIvan OWRITE
By
Syifa Fauziah
Ivan Syahruna Lubis
4 jam lalu
Posting Survei Kepuasan Kinerja Presiden
Hype

Usai Posting Survei Kepuasan Kinerja Presiden 81 Persen, Instagram Kementerian UMKM Banjir Komentar Netizen

Unggahan Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mengenai tingkat kepuasan masyarakat…

Ani RatnasariIvan OWRITE
By
Ani Ratnasari
Ivan Syahruna Lubis
6 jam lalu
Wakil Sekretaris Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia, KH Abdul Muiz Ali
Hype

MUI: Haram Hukumnya Uang Pendaftaran Lomba Dipakai untuk Hadiah Pemenang

Siapa yang semangat untuk menyambut perayaan 17 Agustusan? Tapi buat panitia tujuh…

Ani RatnasariIvan OWRITE
By
Ani Ratnasari
Ivan Syahruna Lubis
6 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up