Harga emas yang masih berada di kisaran Rp2,6 juta per gram membuat perhiasan berbahan emas mungkin terasa semakin mahal bagi sebagian orang.
Pada Sabtu 12 September 2026, misalnya, harga emas Antam tercatat Rp2,604 juta per gram, naik Rp4.000 dari hari sebelumnya.
Namun, kondisi tersebut bukan berarti pilihan perhiasan menjadi terbatas. Jika ingin tetap tampil menggunakan cincin, gelang, atau kalung tanpa harus membeli emas, ada berbagai material lain yang bisa dipertimbangkan.
Beberapa bahan perhiasan bahkan memiliki ketahanan terhadap karat, korosi, dan oksidasi sehingga cukup awet untuk penggunaan sehari-hari. Harganya pun bisa lebih terjangkau dibandingkan emas, tergantung jenis dan kualitasnya.
Bahan Anti Karat
Dilansir dari laman Blake Brothers International (15 November 2024), berikut lima bahan perhiasan anti karat selain emas yang bisa menjadi alternatif.
1. Titanium
Selain dikenal dengan material berbobot ringan, bahan ini juga memiliki ketahanan yang baik terhadap korosi sehingga tidak mudah rusak ketika terkena air atau keringat.
Titanium juga dikenal sebagai material yang relatif aman untuk kulit sensitif karena sifatnya yang hypoallergenic.
2. Stainless Steel
Stainless steel atau baja tahan karat menjadi salah satu pilihan populer untuk perhiasan dengan harga yang lebih terjangkau. Material ini memiliki kandungan kromium yang membuatnya lebih tahan terhadap korosi dan karat.
Selain tidak mudah berubah warna, stainless steel juga cukup tahan terhadap goresan dan cocok digunakan untuk berbagai jenis perhiasan, seperti cincin, gelang, maupun kalung.
3. Platinum
Platinum merupakan logam mulia yang dikenal memiliki ketahanan yang baik terhadap oksidasi dan korosi sehingga tidak mudah berubah warna menjadi kehitaman.
Namun biasanya platinum memiliki harga yang relatif lebih tinggi dibandingkan beberapa alternatif bahan perhiasan lainnya.
4. Palladium
Palladium masih termasuk kelompok logam mulia dan memiliki karakteristik yang mirip dengan platinum. Salah satu keunggulannya adalah bobotnya yang lebih ringan.
Material ini juga memiliki ketahanan terhadap oksidasi sehingga tidak mudah mengalami perubahan warna.
Palladium pun dikenal sebagai bahan yang relatif rendah perawatan karena tidak membutuhkan pelapisan rhodium untuk mempertahankan tampilannya.
5. Tungsten
Tungsten dikenal sebagai salah satu material yang sangat keras dan tahan terhadap goresan. Selain kuat, tungsten juga tidak mudah berkarat dalam kondisi normal dan relatif tahan terhadap perubahan tampilan.
Namun, karena tingkat kekerasannya tinggi, tungsten juga cenderung lebih sulit dibentuk atau diubah ukurannya dibandingkan beberapa logam perhiasan lainnya.
Cara Merawat Perhiasan
Meski terbuat dari bahan yang tahan karat dan oksidasi, perhiasan tetap perlu dirawat agar tampilannya tetap bagus.
Perawatan sederhana juga dapat membantu mencegah goresan, kusam, dan kerusakan akibat paparan bahan tertentu. Berikut cara merawatnya.
- Simpan di tempat yang kering, karena kelembapan dapat memengaruhi kondisi perhiasan dalam jangka panjang.
- Bersihkan secara rutin. Gunakan kain lembut yang tidak berbulu, campuran sabun lembut, dan air hangat untuk membersihkan.
- Hindari paparan bahan kimia. Pastikan tidak terlalu sering terkena bahan kimia seperti klorin, pemutih, dan produk pembersih.
- Periksa kondisi perhiasan secara berkala. Jika perhiasan mengalami kerusakan atau mulai kehilangan kilaunya, Anda dapat membawanya ke toko perhiasan untuk mendapatkan pemeriksaan dan perawatan lebih lanjut.
Tidak Harus Emas
Harga emas yang tinggi bukan berarti keinginan untuk memakai perhiasan harus ditunda. Titanium, stainless steel, platinum, palladium, dan tungsten bisa menjadi beberapa alternatif dengan karakteristik dan keunggulan masing-masing.
Pilihan bahan dapat disesuaikan dengan kebutuhan, mulai dari harga, bobot, ketahanan terhadap goresan, hingga sensitivitas kulit. Yang tidak kalah penting, perhiasan tetap perlu dirawat dengan baik agar kualitas dan tampilannya bertahan lebih lama.





