Punya halaman yang minimalis bukan berarti kamu harus menggugurkan impianmu untuk punya kebun mini di rumah.
Karena dengan beberapa polybag, sudut kecil di depan rumah sudah bisa disulap menjadi kebun mini yang berisi sayuran.
Bayangkan saat sedang membuat sambal, tetapi stok cabai di dapur tinggal satu. Daripada keluar rumah untuk membeli, kamu bisa langsung memetik cabai yang tumbuh di depan rumah.
Begitu juga ketika ingin membuat mi instan pada malam hari. Kamu dapat menambahkan sawi segar yang tinggal dipetik. Selain praktis, area depan rumah pun terlihat lebih hijau.
Penasaran tanaman apa saja yang cocok ditanam dalam polybag dan tidak membutuhkan lahan luas? Simak penjelasan berikut ini!
1. Cabai
Cabai adalah salah satu bumbu dapur yang tidak pernah absen di rumah. Tanaman ini juga bisa menjadi pilihan pertama buat kamu yang ingin memulai berkebun.
Dilansir dari laman Rumah123, tanaman ini cocok ditanam dalam polybag berukuran minimal 30 sentimeter. Kamu perlu menggunakan media tanam yang gembur agar akar dapat berkembang dengan baik.
Cabai umumnya membutuhkan waktu sekitar 60-90 hari hingga siap dipanen. Tanaman cabai juga membutuhkan sinar matahari penuh dan pemupukan secara berkala agar tumbuh optimal.
Namun, setelah mulai berbuah, satu tanaman dapat dipanen berkali-kali. Saat ingin membuat sambal, tumisan, atau sekadar menambahkan rasa pedas pada makanan, kamu tinggal memetiknya dari depan rumah.
2. Sawi
Bagi kamu pencinta sayur dan harus selalu makan sayur bahkan saat makan mi instan sekalipun, sawi bisa menjadi salah satu tanaman yang wajib ada di depan rumah.
Sawi termasuk sayuran yang cepat tumbuh dan relatif mudah dirawat. Tanaman ini dapat ditanam dari biji maupun bibit yang telah disemai.
Kamu hanya perlu menyiapkan polybag berukuran sedang. Jika mendapat sinar matahari dan air yang cukup, sawi dapat dipanen sekitar 35-40 hari setelah ditanam.
Kamu juga tidak perlu memanennya sekaligus. Saat hendak memasak, ambil secukupnya dari kebun mini di depan rumah.
3. Tomat
Tomat cocok ditanam di teras atau halaman rumah karena membutuhkan sinar matahari dan sirkulasi udara yang baik.
Siapkan polybag berukuran cukup besar karena tanaman tomat memerlukan ruang untuk mengembangkan akar dan batang. Ketika mulai tumbuh tinggi, berikan ajir atau penyangga agar batangnya tidak mudah roboh.
Dengan perawatan rutin, tomat dapat mulai berbuah sekitar 60-80 hari setelah ditanam. Buahnya pun bisa dipanen berkali-kali selama masa produksi.
Jadi, saat membutuhkan tomat untuk sambal atau campuran masakan, kamu tidak perlu langsung pergi ke warung.
4. Terong
Terong mungkin bukan tanaman pertama yang terpikir untuk ditanam di depan rumah. Padahal, tanaman ini cukup kuat dan dapat tumbuh dengan baik dalam polybag.
Selama media tanamnya subur dan gembur, terong bisa ditanam dari bibit yang telah disemai. Tanaman ini menyukai sinar matahari penuh dan perlu disiram secara rutin, terutama saat mulai berbunga.
Terong biasanya dapat dipanen sekitar 60–70 hari setelah ditanam. Menariknya, satu tanaman mampu menghasilkan cukup banyak buah sehingga cocok untuk melengkapi kebun mini di rumah.
5. Bawang Merah
Bagi kamu yang baru mulai berkebun, bawang merah bisa menjadi pilihan karena tidak memerlukan proses penyemaian yang rumit.
Kamu dapat langsung menanam siung bawang merah dalam polybag. Pastikan media tanam tidak terlalu basah agar siung tidak mudah membusuk. Dengan penyiraman dan pencahayaan yang cukup, bawang merah dapat dipanen sekitar 50-60 hari.
Tidak hanya umbinya, daunnya juga bisa dimanfaatkan sebagai campuran telur dadar, tumisan, mi instan, dan berbagai masakan rumahan.
Memiliki kebun mini di depan rumah ternyata tak harus dimulai dengan banyak tanaman. Pilih saja beberapa sayuran yang sering digunakan untuk memasak seperti cabai, sawi, tomat, terong, dan bawang merah.
Selain membuat area depan rumah lebih hijau, kebun kecil ini juga bisa menjadi penyelamat ketika bahan masakan di dapur tiba-tiba habis. Jadi, kapan kamu akan mulai berkebun di halaman rumahmu?






