Merasa belakangan ini cuaca makin panas dan hujan seperti menghilang? Ternyata bukan cuma perasaanmu.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah merilis peringatan dini terkait potensi kekeringan meteorologis di sejumlah wilayah Indonesia.
Kondisi tersebut merupakan imbas musim kemarau yang masih mendominasi hampir 80 persen wilayah di Indonesia, ditambah pengaruh fenomena iklim El Nino yang tergolong sangat kuat.
Melalui akun TikTok-nya, BMKG kemudian merilis sejumlah wilayah yang berpotensi mengalami kekeringan dan membaginya ke dalam beberapa kategori peringatan.
Wilayah Status Waspada
Sejumlah kabupaten/kota di beberapa provinsi masuk dalam kategori waspada kekeringan meteorologis.
Wilayah tersebut meliputi:
- Kepulauan Riau
- Sumatera Selatan
- Lampung
- Jawa Tengah
- Kalimantan Tengah
- Kalimantan Timur
- Sulawesi Tengah
Wilayah Status Siaga
Selain waspada, BMKG juga mencatat sejumlah wilayah yang masuk kategori siaga. Berikut daftar wilayah yang masuk dalam kategori tersebut:
Sumatera dan sekitarnya:
- Kepulauan Bangka Belitung
- Kepulauan Riau
- Sumatera Selatan
- Lampung
Jawa dan Bali:
- Banten
- DKI Jakarta
- Jawa Barat
- Jawa Tengah
- Jawa Timur
- Bali
Nusa Tenggara:
- Nusa Tenggara Barat (NTB)
- Nusa Tenggara Timur (NTT)
Kalimantan:
- Kalimantan Selatan
- Kalimantan Tengah
- Kalimantan Timur
Sulawesi:
- Gorontalo
- Sulawesi Selatan
BMKG mengimbau masyarakat di wilayah yang masuk dalam peringatan dini kekeringan untuk menghemat penggunaan air dan meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak musim kemarau.
Masyarakat juga diminta terus memantau informasi cuaca dan iklim terbaru dari BMKG, terutama terkait potensi kekeringan dan perubahan kondisi hujan di masing-masing wilayah.
Jadi, kalau belakangan ini cuaca terasa lebih panas dan hujan tak kunjung datang, ada baiknya mulai lebih bijak menggunakan air dan tetap memantau informasi terbaru dari BMKG.







