Pasangan suami istri yang menjadi korban karamnya KM Virgo Transport 8, Muhammad Abdianoor (30) dan Yuli (29), menyita perhatian warganet. Mereka ditemukan di dalam bangkai kapal yang tenggelam di perairan Masalembo itu.
Dikutip pada Jumat, 25 September 2026, kisah tersebut dibagikan oleh akun Instagram @wartakertas.id dan langsung mengundang rasa haru publik. Jenazah Abdi dan Yuli ditemukan tim SAR gabungan bersama paman mereka, Surya (59), di kedalaman 24 meter.
Penyelam awalnya hanya melihat siluet dari balik kaca kapal. Tim kemudian memecahkan kaca untuk membuka akses dan mengevakuasi ketiganya. Proses evakuasi semakin menyayat hati, ketika tim menemukan Abdi dan Yuli berpelukan.
Setelah evakuasi, ketiga jenazah dibawa ke RS Bhayangkara Banjarmasin untuk proses identifikasi.
Pilu
Abdi dan Yuli kemudian dimakamkan dalam satu liang. Keduanya belum memiliki anak. Orang tua mereka juga menjadi korban dan masih dalam pencarian.
Kisah Abdi dan Yuli yang ditemukan dalam posisi berpelukan membuat warganet ikut membayangkan bagaimana pasangan tersebut melewati detik-detik terakhir di balik pelukan laut.
Sejumlah komentar pun dipenuhi doa. Ada yang menyebut kisah keduanya sebagai gambaran cinta hingga akhir hayat, sementara lainnya berharap Abdi dan Yuli mendapat tempat terbaik serta kembali dipertemukan di akhirat.
“kebayang detik2 kapal ini karam saling menguatkan, asli cinta sejati, mulai ajal menjemput sampai liang lahat,”
tulis @amuhirfan_om_ip.
Komentar lain juga menyebut kisah keduanya sebagai gambaran pasangan yang menjalani kehidupan bersama hingga akhir.
“Defenisi menikah Sehidup Semati, dan Insyaa Allah Se-Syurga khotimah abang kakak,”
kata @inkapuspita.
Warganet juga mendoakan mereka dan berharap keluarga yang ditinggalkan agar diberi ketabahan menghadapi kehilangan.
“Semoga Beliau husnul khotimah dan keluarga yg ditinggalkan diberikan ketabahan aamiiin,”
ucap @ahmad_muhammad99.
Ada pula warganet yang menganggap penemuan mereka sebagai momen yang begitu menyentuh. Keduanya seolah tetap bersama sampai akhirnya ditemukan dan dikembalikan kepada keluarga.
“Mereka berpelukan hingga akhir nafas untuk menjaga jenazah mereka tetap bersatu mudah di temukan dan di kembalikan ke keluarga dengan lengkap,”
kata @risals1525.
“Semoga allah mempertemukan mereka kelak di akhirat nanti,”
harap @unknown.no_available.
Karam
KM Virgo Transport 8 mengalami kecelakaan di Laut Jawa pada Minggu, 13 September 2026. Kapal tersebut melayani perjalanan dari Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, menuju Banjarmasin, Kalimantan Selatan.
Proses pencarian korban berlangsung dalam kondisi sulit karena kapal berada di dasar laut. Arus kuat, gelombang, jarak pandang rendah, serta konstruksi kapal menjadi tantangan bagi tim penyelam.
Untuk keluarga Surya, santunan sebesar Rp70 juta telah disalurkan (terdiri dari Rp50 juta dari PT Jasa Raharja dan Rp20 juta dari PT Jasa Raharja Putera).
Sementara itu, santunan untuk Abdi dan Yuli belum disalurkan karena proses administrasi ahli waris belum selesai. Masing-masing keluarga korban telah mendapatkan Rp6 juta sbagai biaya penguburan.
Kisah Abdi dan Yuli pun meninggalkan duka mendalam di tengah proses pencarian korban KM Virgo Transport 8 yang masih berlangsung.






