Pengen rumah terlihat lebih hijau dan segar, tapi sering lupa menyiram tanaman? Tenang, kamu nggak harus langsung menyerah jadi “mantan calon plant parent”.

Ada beberapa tanaman hias yang relatif minim perawatan dan tetap bisa membuat sudut rumah terlihat lebih hidup. Cocok buat kamu yang ingin punya tanaman di rumah, tetapi nggak punya banyak waktu untuk setiap hari menyiram, memangkas, atau mengurusnya.

Minat terhadap tanaman hias sendiri masih cukup tinggi di Indonesia. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) 2025, berbagai jenis tanaman hias masih diproduksi dalam jumlah besar, mulai dari krisan, mawar, sedap malam, anggrek, hingga sejumlah tanaman daun.

Produksi krisan, misalnya, tercatat mencapai sekitar 474,8 juta tangkai, sedangkan produksi mawar mencapai sekitar 212,9 juta tangkai.

Pilihan EditorOssid Duha Jussas Salma

Bunga Bugenvil Bisa Jadi Teh, Ini Kandungan dan Potensi Manfaatnya

Tanaman Minim Perawatan

Merawat tanaman memang bisa menjadi aktivitas yang menyenangkan. Namun, nggak semua orang punya waktu untuk memberikan perhatian ekstra setiap hari.

Karena itu, tanaman hias yang minim perawatan bisa menjadi pilihan, terutama bagi pemula. 

Tanaman jenis ini umumnya lebih toleran terhadap kondisi lingkungan dan nggak membutuhkan perhatian setiap saat. Beberapa bahkan dapat bertahan ketika pemiliknya lupa menyiram selama beberapa waktu.

Tapi ingat, minim perawatan bukan berarti bebas perawatan. Kebutuhan cahaya, air, media tanam, dan kondisi ruangan tetap perlu diperhatikan supaya tanaman bisa tumbuh dengan baik.

Rekomendasi Tanaman

Melansir dari laman Plantshed, berikut beberapa tanaman hias yang bisa dipertimbangkan untuk menghiasi rumah.

1. Lidah Buaya

Lidah buaya atau aloe vera termasuk tanaman yang relatif mudah dirawat. Tanaman ini nggak membutuhkan penyiraman terlalu sering dan dapat tumbuh dalam wadah yang sama selama bertahun-tahun.

Lidah buaya menyukai cahaya matahari yang terang, tetapi tidak langsung. Karena itu, tanaman ini bisa ditempatkan di sudut rumah yang mendapatkan cukup cahaya.

Untuk penyiraman, lakukan secara berkala ketika media tanam mulai mengering.

2. Lidah Mertua

Lidah mertua atau snake plant juga bisa menjadi pilihan buat kamu yang ingin punya tanaman tanpa terlalu banyak drama.

Tanaman ini cukup toleran terhadap kondisi cahaya rendah dan nggak membutuhkan banyak air. Bahkan, terlalu sering menyiram justru bisa membuat akarnya membusuk.

3. Peace Lily

Kalau ingin tanaman yang sekaligus memberikan sentuhan elegan, peace lily bisa dipertimbangkan.

Tanaman ini memiliki daun hijau dengan bunga putih yang membuat ruangan terlihat lebih segar. Peace lily menyukai kondisi yang hangat dan lembap.

Namun, dibandingkan beberapa tanaman lain dalam daftar ini, peace lily membutuhkan penyiraman yang lebih rutin.

4. Sirih Gading

Sirih gading atau pothos termasuk tanaman yang dikenal mudah tumbuh dan cukup fleksibel.

Batangnya yang menjuntai membuat tanaman ini cocok ditempatkan di pot gantung atau di atas rak. Sirih gading juga dapat beradaptasi dengan berbagai kondisi pencahayaan.

Jadi, selain mudah dirawat, tanaman ini juga bisa sekaligus menjadi dekorasi yang mempercantik sudut rumah.

5. Tanaman Laba-laba

Tanaman laba-laba atau spider plant punya bentuk daun memanjang dan biasanya menghasilkan anakan kecil yang menjuntai dari tanaman induknya.

Menariknya, anakan tersebut bisa dipisahkan dan ditanam kembali ketika sudah memiliki akar.

Tanaman ini juga cocok ditempatkan di pot gantung sehingga bisa menjadi dekorasi untuk sudut rumah yang masih terasa kosong.

6. ZZ Plant

ZZ plant atau Zamioculcas zamiifolia dikenal sebagai salah satu tanaman yang cukup tahan terhadap kondisi kurang ideal.

Tanaman ini dapat bertahan dalam kondisi cahaya rendah, kelembapan rendah, dan periode tanpa penyiraman.

Daunnya yang mengilap juga membuat ZZ plant tetap terlihat menarik meski nggak memiliki bunga.

Pilihan EditorOssid Duha Jussas Salma

Bukan Cuma untuk Anak, Ini Khasiat Air Tajin yang Perlu Diketahui

Tetap Perhatikan Penyiraman

Meski masuk kategori tanaman minim perawatan, kebutuhan setiap tanaman tetap berbeda.

Ada tanaman yang lebih menyukai cahaya terang, sementara tanaman lainnya bisa bertahan di ruangan dengan pencahayaan rendah.

Begitu juga dengan penyiraman. Jangan sampai label “minim perawatan” membuat semua tanaman disiram dengan frekuensi yang sama.

Sebelum membeli, sebaiknya sesuaikan tanaman dengan kondisi rumah. Perhatikan jumlah cahaya matahari yang tersedia, kelembapan ruangan, ukuran tempat, hingga waktu yang kamu punya untuk merawatnya.

Jadi, nggak perlu memaksakan punya tanaman yang lagi viral kalau kondisi rumah memang nggak cocok.

Karena pada akhirnya, tanaman yang paling tepat bukan cuma yang terlihat cantik, tapi juga yang bisa tumbuh nyaman di rumah dan sesuai dengan kemampuan kamu merawatnya.