Pernah makan talas lalu tiba-tiba mulut dan tenggorokan terasa gatal? Atau tangan malah terasa gatal saat mengupasnya? Tenang, sensasi tersebut memang bisa terjadi jika talas belum diolah dengan tepat.

Hal ini berkaitan dengan senyawa alami pada talas mentah yang dapat menyebabkan iritasi. Karena itu, talas tidak sebaiknya dimakan dalam kondisi mentah dan perlu melalui proses pengolahan yang tepat hingga matang.

Padahal, talas termasuk bahan makanan yang cukup fleksibel. Umbi ini bisa direbus, dikukus, digoreng, dipanggang, hingga diolah menjadi berbagai makanan manis dan gurih.

Lantas, bagaimana cara mengolah talas agar rasa gatalnya bisa diminimalkan?

1. Cuci Talas sebelum Dikupas

Cuci talas di bawah air mengalir untuk membersihkan tanah dan kotoran yang masih menempel pada kulitnya.

Setelah itu, keringkan agar talas tidak terlalu licin saat dikupas.

2. Gunakan Sarung Tangan saat Mengupas

Talas mentah dapat menyebabkan kulit tangan terasa gatal. Untuk mengurangi risikonya, gunakan sarung tangan ketika mengupas dan memotong talas.

Kupas seluruh bagian kulit menggunakan pisau atau alat pengupas sayuran. Setelah itu, potong talas sesuai kebutuhan.

3. Rendam Talas sebelum Dimasak

Setelah dikupas dan dipotong, talas dapat direndam dalam air yang diberi sedikit garam selama sekitar 15 menit.

Setelah itu, tiriskan dan bilas sebelum dimasak.

4. Masak Talas hingga Matang

Talas mentah sebaiknya tidak dikonsumsi karena dapat menyebabkan iritasi pada mulut dan tenggorokan.

Talas dapat direbus, dikukus, dipanggang, atau digoreng. Jika direbus, masak sekitar 15–20 menit atau sampai teksturnya empuk. Jika digoreng, pastikan bagian dalamnya juga matang.

Kandungan Nutrisi Talas

Selain bisa diolah menjadi berbagai makanan, talas juga mengandung sejumlah zat gizi. Umbi ini merupakan sumber karbohidrat dan mengandung serat, serta beberapa vitamin dan mineral seperti kalium.

Kandungan gizinya dapat berbeda bergantung pada jenis talas dan cara pengolahannya. Misalnya, talas yang digoreng akan memiliki kandungan lemak dan kalori yang berbeda dibandingkan talas yang direbus atau dikukus.

Dengan pengolahan yang tepat, talas bisa menjadi bahan makanan yang lezat dan mudah dikreasikan. Pastikan talas dikupas dengan hati-hati dan dimasak hingga benar-benar matang sebelum dikonsumsi agar sensasi gatal dapat diminimalkan.

Simpelnya, talas memang enak diolah jadi banyak makanan, tetapi jangan buru-buru dimakan mentah. Sedikit ekstra hati-hati saat mengupas dan memasaknya bisa bikin pengalaman makan talas jauh lebih nyaman.