Nyeri otot dan sendi bisa bikin aktivitas sehari-hari terasa serba salah. Mau bergerak sakit, tapi terlalu lama diam juga membuat tubuh terasa makin kaku.
Salah satu metode yang banyak digunakan untuk membantu mengatasi keluhan tersebut adalah hidroterapi.
Sesuai namanya, terapi ini memanfaatkan air dan dapat dilakukan dengan berbagai cara, mulai dari berendam, menggunakan air dengan suhu tertentu, hingga melakukan latihan fisik di dalam kolam.
Sejumlah penelitian juga menunjukkan bahwa latihan di dalam air dapat membantu mengurangi nyeri dan kekakuan, terutama pada orang dengan masalah sendi.
Apa Itu Hidroterapi?
Dilansir dari laman Cleveland Clinic (23 Mei 2022), hidroterapi merupakan metode perawatan yang menggunakan air dengan suhu, tekanan, atau cara penggunaan tertentu untuk membantu mengurangi gejala pada tubuh.
Terapi ini juga dikenal sebagai water therapy, aquatic therapy, atau pool therapy.
Penggunaannya bisa sederhana, seperti berendam dalam air hangat atau dingin. Dalam terapi yang lebih khusus, hidroterapi dapat dilakukan di kolam atau tangki dengan fasilitas tertentu, termasuk pancuran air bertekanan.
Suhu air juga dapat disesuaikan dengan tujuan terapi. Air hangat, air dingin, hingga kompres es dapat digunakan dalam bentuk hidroterapi yang berbeda.
Kegunaan Hidroterapi
Hidroterapi terutama digunakan untuk membantu meredakan nyeri dan kekakuan pada tubuh. Air juga dapat membuat tubuh lebih mudah bergerak sehingga latihan fisik tertentu terasa lebih ringan.
Beberapa keluhan yang dapat dibantu dengan hidroterapi antara lain:
- Nyeri otot
- Kekakuan sendi
- Pembengkakan
- Memar
- Nyeri saat menstruasi
- Keluhan akibat cedera tertentu
Hidroterapi juga dapat menjadi bagian dari program pemulihan setelah cedera atau operasi. Namun, jenis dan waktu terapinya tetap perlu disesuaikan dengan kondisi serta anjuran tenaga kesehatan.
Manfaat Hidroterapi
Hidroterapi dapat memberikan beberapa manfaat, terutama dalam membantu mengelola keluhan fisik. Berikut beberapa di antaranya.
1. Membantu meredakan nyeri
Penggunaan air dengan suhu tertentu dapat membantu mengurangi rasa nyeri pada otot dan sendi. Karena itu, latihan di dalam air sering digunakan sebagai terapi pendamping bagi orang yang mengalami gangguan sendi.
2. Membantu mengurangi kekakuan sendi
Berolahraga di dalam air memungkinkan tubuh bergerak dengan beban yang lebih ringan. Kondisi ini dapat membantu orang yang mengalami kekakuan atau kesulitan bergerak.
3. Membantu meningkatkan kemampuan bergerak
Air memberikan daya apung yang membuat tubuh tidak menanggung beban sepenuhnya seperti ketika berolahraga di darat. Karena itu, latihan tertentu dapat dilakukan dengan lebih nyaman.
4. Membantu mengelola gejala fibromyalgia
Fibromyalgia merupakan kondisi yang ditandai dengan nyeri tubuh yang menyebar dan sering disertai kelelahan serta gangguan tidur.
Latihan fisik di dalam air dapat membantu memperbaiki nyeri, kemampuan berjalan, dampak fibromyalgia, dan beberapa aspek kualitas hidup.
Apakah Hidroterapi Aman?
Hidroterapi umumnya dapat dilakukan dengan aman jika metode, suhu, dan durasinya disesuaikan dengan kondisi tubuh.
Namun, terapi ini tetap memiliki risiko, seperti terpeleset, jatuh, luka bakar akibat air terlalu panas, cedera akibat suhu terlalu dingin, hingga infeksi.
Karena itu, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan tenaga kesehatan sebelum mencoba hidroterapi, terutama jika memiliki kondisi medis tertentu atau baru menjalani operasi.
Simpelnya, air memang bisa membantu tubuh bergerak lebih nyaman, tetapi hidroterapi bukan sekadar berendam. Metode, suhu, durasi, dan kondisi tubuh tetap perlu diperhatikan.








