Siapa yang kalau sudah buka Netflix atau layanan streaming lainnya suka bilang, “Cuma satu episode,” tapi tahu-tahu sudah tiga film lewat?.

Menonton film memang jadi salah satu cara paling gampang untuk mengisi waktu luang. Tinggal pilih tontonan, rebahan, lalu biarkan cerita membawa kita masuk ke dunia para karakter.

Buat sebagian orang, nonton film bahkan sudah jadi bagian dari rutinitas. Ada yang sengaja menyisihkan waktu untuk mengikuti serial favorit, menonton film sebelum tidur, atau menghabiskan akhir pekan dengan movie marathon. 

Rasanya memang menyenangkan, apalagi setelah seharian sibuk dengan pekerjaan, sekolah, atau berbagai aktivitas lainnya.

Pilihan EditorRedifka Akbar

Cuma Hirup Lima Menit, Aroma Kopi Ternyata Bisa Mengubah Suasana Hati

Tapi ternyata, kalau dilakukan secara wajar dan pilihan tontonan disesuaikan dengan kondisi masing-masing, nonton film nggak selalu cuma soal hiburan. 

Aktivitas ini juga bisa memberikan sejumlah manfaat, mulai dari membantu fokus, mengenal sudut pandang orang lain, sampai menjadi sarana relaksasi.

Melansir dari laman Hello Sehat lewat penelitian International Journal of Social Science and Humanity tahun 2021, berikut beberapa manfaat yang bisa diperoleh dari rutin menonton film.

Meningkatkan Fokus

Film dengan alur yang menegangkan, seperti thriller atau horor, dapat membuat penonton lebih waspada terhadap setiap kejadian dalam cerita. 

Ketegangan yang muncul selama menonton dapat memicu respons stres akut yang berlangsung sementara.

Stres akut dapat berkaitan dengan peningkatan aliran oksigen dan glukosa ke otak. Kondisi tersebut dapat mendukung fungsi kognitif, termasuk fokus dan kewaspadaan.

Meski demikian, bukan berarti semua orang perlu menonton film menegangkan untuk meningkatkan konsentrasi. Pilihan genre tetap perlu disesuaikan dengan kondisi dan kenyamanan masing-masing.

Memahami Sudut Pandang

Film tidak hanya menyajikan cerita, tetapi juga memperlihatkan kehidupan, masalah, dan pengalaman dari sudut pandang berbagai karakter. 

Hal ini dapat menjadi kesempatan bagi penonton untuk mengenal situasi yang mungkin belum pernah dialami secara langsung.

Misalnya, film yang mengangkat isu sosial dapat membuat penonton lebih memahami persoalan yang dihadapi kelompok tertentu. 

Sementara itu, film biografi dapat memperkenalkan perjalanan hidup seseorang dan berbagai tantangan yang pernah dihadapinya.

Dengan begitu, aktivitas menonton film dapat menjadi salah satu cara untuk memperluas wawasan sekaligus memahami perspektif orang lain.

Mengasah Kemampuan Komunikasi

Menonton film juga dapat menjadi bahan untuk berdiskusi. Setelah menyelesaikan sebuah film, seseorang dapat membicarakan jalan cerita, karakter, konflik, hingga pesan yang terdapat di dalamnya.

Sebuah penelitian di Turki pada 2017 yang melibatkan mahasiswa keperawatan menemukan adanya manfaat dari kegiatan menonton dan mengulas film melalui diskusi.

Dalam penelitian tersebut, peserta menonton satu film setiap minggu selama lima minggu dan melakukan diskusi selama 30 menit setelah menonton. 

Kegiatan seperti ini menunjukkan bahwa film dapat dimanfaatkan sebagai pemantik percakapan.

Pilihan EditorOssid Duha Jussas Salma

Sering Gowes tapi Lutut Malah Sakit? Ini 5 Kebiasaan yang Perlu Diwaspadai

Mengurangi Stres

Film komedi, misalnya, dapat membuat penonton tertawa dan merasa lebih rileks. Bahkan, film dengan cerita sedih juga dapat memberikan pengalaman emosional tersendiri.

Menangis saat menyaksikan adegan tertentu dapat menjadi salah satu bentuk pelepasan emosi bagi sebagian orang.

Namun, efeknya tentu dapat berbeda pada setiap orang. Film sebaiknya tetap diposisikan sebagai sarana hiburan atau relaksasi, bukan pengganti penanganan profesional ketika seseorang sedang menghadapi masalah kesehatan mental.

Menjadi Sarana Relaksasi

Kemudahan mengakses layanan streaming membuat menonton film semakin mudah dilakukan. Seseorang tidak selalu perlu pergi ke bioskop karena berbagai film dapat ditonton dari rumah.

Menikmati film sambil bersantai setelah menyelesaikan aktivitas sehari-hari dapat menjadi salah satu bentuk me time.

Pilihan film pun dapat disesuaikan dengan suasana hati, mulai dari komedi untuk mencari hiburan hingga film ringan untuk menemani waktu istirahat.