Sebuah ambulans yang disebut membawa pasien dalam kondisi kritis tertahan di tengah penutupan jalan di kawasan Jalan Raya Pondok Gede, Lubang Buaya, Jakarta Timur, Kamis, 1 Oktober 2026. 

Momen tersebut terekam dalam video yang diunggah akun Instagram @storyrakyat_ dan memperlihatkan seorang pemuda berusaha membuka jalan agar ambulans dapat segera melintas.

Bapak saya sudah kritis,”

teriak pemuda tersebut sambil berusaha membuka jalan agar ambulans bisa segera melintas.

Dalam rekaman yang beredar, ambulans terlihat berada di tengah penutupan jalan yang disebut berkaitan dengan kegiatan peringatan Hari Kesaktian Pancasila di kawasan Monumen Pancasila Sakti. 

Sejumlah warga dan pengendara juga tampak berusaha meminta akses agar ambulans mendapatkan prioritas.

Video tersebut kemudian memicu berbagai reaksi dari netizen. Salah satunya menyoroti kendaraan berpelat RI yang disebut berada dalam rombongan. Namun, identitas kendaraan maupun rombongan tersebut belum terkonfirmasi secara independen.

Itu Plat RI 25 itu mobil mentri Keuangan, kerjaan narik pajak terus sama rakyat yg kesusahan sok kuasa,”

geram @tony190470.

Komentar lain mengingatkan pentingnya memberikan akses kepada ambulans, terutama ketika membawa pasien dalam kondisi darurat.

Siapun kita yg sedang dijalan, please kasih lewat ambulance segera, karna setiap detik yg ada sangat berharga bagi pasien yg bertarung melawan maut,”

tulis @payakumbuh_property.

Sorotan juga diarahkan kepada petugas yang terlihat berada di sekitar lokasi. Salah satu netizen mempertanyakan mengapa pemuda tersebut harus turun tangan sendiri untuk membuka jalan bagi ambulans.

Polisi juga ga guna anj malah nonton doang?? Ngapain kek bantuin kek kenapa malah cengo jir,”

geram @00.noelle.noelle.00.

Netizen lainnya mempertanyakan pengaturan waktu iring-iringan kendaraan agar tidak menghambat masyarakat yang membutuhkan akses jalan.

Di gajih sama pajak rakyat tapi bikin susah rakyat.knp sih iring iringan nya ga abis solat subuh aja lebih lancar jalan nya,”

saran @muhajirheru.

Di tengah berbagai kritik yang muncul, ada pula netizen yang mengaku ikut merasakan kepanikan dan kesedihan pemuda dalam video tersebut.

Gemetar suara abangnya menahan amarah dan kesedihan bapaknya ga pp aamiin,”

tulis @_debbyby.yasin11.

Hingga video tersebut ramai diperbincangkan, belum terdapat informasi terverifikasi mengenai identitas rombongan kendaraan yang melintas, alasan dan durasi penutupan jalan, maupun kondisi pasien yang disebut berada di dalam ambulans.

Dalam waktu kurang dari 24 jam sejak diunggah, video tersebut tercatat telah memperoleh 58,1 ribu likes, 3,7 ribu komentar, dan 2,1 ribu share.