Melansir dari laman Kementerian Kesehatan RI pada 29 September 2026, mari simak penjelasan berikut.
Tidak Dianjurkan
Secara umum, lensa kontak sebaiknya dilepas sebelum tidur, terutama jika lensa yang digunakan merupakan jenis daily wear yang memang dirancang untuk dipakai saat terjaga.
Saat mata tertutup ketika tidur, pasokan oksigen ke kornea berkurang. Keberadaan lensa kontak di permukaan mata dapat semakin membatasi oksigen tersebut. Kondisi ini membuat kornea lebih rentan mengalami iritasi maupun infeksi.
Karena itu, meskipun mata tidak langsung terasa sakit setelah bangun tidur, tidur menggunakan lensa kontak tetap bukan kebiasaan yang aman.
Lensa Kontak Khusus
Memang ada lensa kontak tertentu yang dirancang untuk penggunaan lebih lama atau disebut extended wear. Namun, bukan berarti semua lensa kontak boleh digunakan saat tidur.
Lensa extended wear tetap memiliki risiko infeksi yang lebih tinggi ketika digunakan semalaman. Penggunaannya harus mengikuti petunjuk produsen dan anjuran tenaga kesehatan mata.
Jadi, jangan menganggap lensa kontak biasa aman dipakai tidur hanya karena terasa nyaman.
Jika Tidak Sengaja Tertidur
Jika tidak sengaja tertidur saat masih menggunakan lensa kontak, jangan langsung panik. Setelah terbangun, lepaskan lensa dengan tangan yang sudah dicuci dan dikeringkan.
Jika lensa terasa sulit dilepas karena mata kering, jangan dipaksakan. Ikuti petunjuk penggunaan lensa atau gunakan tetes mata yang sesuai jika memang dianjurkan untuk jenis lensa tersebut.
Setelah lensa dilepas, perhatikan kondisi mata. Mata merah, nyeri, berair berlebihan, sensitif terhadap cahaya, penglihatan kabur, keluar cairan, atau terasa seperti ada benda yang mengganjal perlu diperhatikan. Jika keluhan muncul atau semakin berat, segera periksakan mata ke tenaga kesehatan.