Lewati ke konten

OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia

Your Reading Dose, Right Here

Hype

Prabowo Mau Tambah 70 Ribu Polisi Hutan, Netizen Malah Nyinyir: Hutannya Aja Udah Banyak yang Hilang!

Viral wacana Presiden Prabowo Subianto yang ingin menambah jumlah personel Polisi Kehutanan (Polhut) dari sekitar 4.500 menjadi 70.000 personel untuk menjaga hutan agar tidak dirusak.

Hutan dan Polisi Hutan
Hutan dan Polisi Hutan (Foto: Instagram @pendakilawas)

Viral wacana Presiden Prabowo Subianto yang ingin menambah jumlah personel Polisi Kehutanan (Polhut) dari sekitar 4.500 menjadi 70.000 personel untuk menjaga hutan agar tidak dirusak.

Namun, pernyataannya soal minimnya aparat penjaga hutan justru memancing sindiran pedas netizen di media sosial.

Prabowo menyampaikan rencana itu saat menghadiri acara penyerahan denda administratif, penyelamatan keuangan negara, serta penguasaan kembali kawasan hutan hasil kerja Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) di Kompleks Kejaksaan Agung, Jakarta, pada Selasa, 6 Oktober 2026.

Iklan

Menjaga Kawasan Hutan

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo mengungkapkan bahwa jumlah Polisi Hutan yang tersedia saat ini dinilai belum memadai untuk menjaga kawasan hutan Indonesia yang begitu luas.

Kalau tidak salah, untuk menjaga hutan kita yang puluhan juta hektare, kita hanya punya 4.500 polisi hutan,”

kata Prabowo, dikutip dari akun Facebook Raja Juli Antoni pada Jumat, 9 Oktober 2026.

Pernyataan itu kemudian dilanjutkan dengan pertanyaan retoris mengenai kemampuan personel yang ada dalam menghadapi berbagai ancaman terhadap hutan.

Bagaimana terhadap penjarah liar? Bagaimana mereka yang membakar hutan?”

ujarnya.

Prabowo menegaskan pemerintah akan berupaya memperbaiki kondisi tersebut melalui penambahan personel. Ia mengaku telah mengajukan tambahan anggaran dalam APBN agar jumlah Polisi Hutan meningkat drastis.

Saya telah mengajukan APBN tambahan 4.500 polisi hutan menjadi 70.000 polisi hutan,”

tegasnya.

Tak berhenti di situ, Prabowo juga menyinggung beratnya medan yang harus dihadapi para petugas. Ia menilai pengalamannya sebagai mantan prajurit membuatnya memahami tantangan menjaga kawasan hutan, pegunungan, hingga rawa-rawa.

Saya mantan prajurit, saya tahu kesulitan yang ada di hutan kita, di gunung kita, di rawa kita. Saya paham kesulitan aparat kita,”

ungkap Prabowo.

Ia pun memperkirakan penambahan personel tersebut membutuhkan waktu beberapa tahun. Prabowo menyebut jumlah Polisi Hutan ditargetkan mencapai 21.000 orang pada 2027, sebelum ditingkatkan hingga 70.000 personel.

Minimnya Penjaga Hutan

Namun, pernyataan yang menekankan minimnya penjaga hutan itu justru mendapat respons nyinyir setelah diunggah akun Instagram @pendakilawas.

Sejumlah netizen mempertanyakan apakah penambahan puluhan ribu personel benar-benar akan menjawab persoalan perlindungan hutan. Tapi ada pula yang menyindir potensi praktik suap hingga mempertanyakan kepentingan pihak yang nantinya dilindungi.

Akun @sri_willsant misalnya mengaku terlanjur apatis terhadap kemungkinan praktik korupsi atau suap dalam pengawasan hutan.

Setelah itu polisi hutan kena sogok… Mohon maaf udah terlalu apatis dengan negara ini,”

tulisnya.

Sementara itu, akun @lita_hilviana_k menyampaikan sindiran yang lebih tajam dengan menyinggung pihak-pihak yang dianggap bertanggung jawab atas kerusakan hutan.

Ini lucu banget sih, kan yang ngerusak elu-elu pade,” gurau akun tersebut.

tulisnya.

Komentar lain bahkan langsung menyoroti kondisi hutan yang dianggap sudah banyak menghilang.

Hutannya aja udah banyak yang gak ada, apa yang dijaga..”

komentar akun @blackismycolor39.

Sindiran soal perkebunan sawit juga ikut muncul. Akun @firnanda_kharisma mempertanyakan apakah penambahan personel nantinya juga akan berkaitan dengan kawasan hutan yang sudah beralih fungsi.

Jangan lupa kalimat ini belum selesai, …70 ribu polisi hutan untuk menjaga hutan yang sudah ditanami sawit,”

sindirnya.

Tak kalah tajam, akun @lutfidananjaya mempertanyakan apakah Polisi Hutan nantinya benar-benar berfokus menjaga kelestarian lingkungan atau justru melindungi kepentingan perusahaan.

Polisi buat jaga hutan, apa buat jaga aset korporasi yang ada di hutan?”

tudingnya.

Iklan