Zakir mengatakan tema tersebut memiliki kemiripan dengan perjalanan karakter utama dalam Rambut Sewu: Satu Langkah Getih.
Lagu ‘Jalan Hidup’ bercerita tentang perjalanan hidup manusia yang kadang kala ingin menyerah saat mimpi terasa jauh, bahkan berani mengambil keputusan yang salah demi kepuasan diri. Makna lagu ini hampir sama dengan cerita karakter utama di film Rambut Sewu,”
ujar Zakir.
Selain “Jalan Hidup”, film tersebut juga menghadirkan lagu “Hampa” yang dibawakan Almira Andani dan diciptakan Adi Karno.
Pilihan Hidup dan Konsekuensi
Kehadiran dua lagu tersebut melengkapi cerita Rambut Sewu: Satu Langkah Getih yang tidak hanya mengandalkan teror supranatural, tetapi juga mengangkat persoalan pilihan hidup dan konsekuensi dari keputusan yang diambil para karakternya.
Film yang disutradarai Hanny R. Saputra itu berkisah tentang Wulan, perempuan yang pindah bersama ibunya ke sebuah rumah tua.
Setelah tinggal di sana, Wulan mengalami berbagai kejadian misterius yang kemudian membawanya pada rahasia masa lalu dan sosok Marni.
Konflik dalam cerita juga berkaitan dengan dendam dan luka keluarga. Marni, yang diperankan Taskya Namya, digambarkan sebagai sosok yang melakukan berbagai hal untuk membela keluarganya.
Semua yang ia lakukan tidak terlepas untuk membela keluarganya. Perubahan perilaku dan sosok Marni juga bukan hanya karena hal sepele. Semua berdasarkan dendam dan rasa sakit hati terhadap orang-orang yang melukai keluarganya,”
kata Taskya.
Rambut Sewu: Satu Langkah Getih dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia mulai 5 November 2026.