Pencinta drakor pasti pernah melihat adegan karakter Korea Selatan menyantap semangkuk sup rumput laut saat ulang tahun.
Hidangan yang dikenal sebagai miyeokguk ini memang punya tempat khusus dalam tradisi kuliner Korea.
Sekilas, miyeokguk terlihat seperti sup rumahan biasa. Namun, di balik kuah hangat dan rumput lautnya, tersimpan makna tentang kelahiran, kasih sayang seorang ibu, dan rasa syukur atas bertambahnya usia.
Iklan
Tradisi ini membuat ulang tahun di Korea Selatan punya sentuhan berbeda.
Bukan hanya soal kue dan lilin, semangkuk miyeokguk juga menjadi pengingat akan perjuangan seorang ibu ketika melahirkan. Lantas, apa yang membuat hidangan sederhana ini begitu istimewa?
Punya Makna Spesial
Miyeokguk merupakan sup khas Korea Selatan yang bahan utamanya adalah rumput laut cokelat bernama miyeok.
Hidangan ini biasanya dimasak bersama kaldu, kecap asin, bawang putih, dan minyak wijen. Daging sapi kerap ditambahkan untuk memperkaya rasa, meski ada juga variasi yang menggunakan kerang atau ikan.
Menurut Korea Tourism Organization, miyeokguk merupakan salah satu hidangan yang secara tradisional disantap masyarakat Korea Selatan saat ulang tahun. Sup ini juga dikenal sebagai makanan yang dikonsumsi ibu setelah melahirkan.
Perpaduan rasa gurih, tekstur rumput laut yang lembut, dan kuah hangat membuat miyeokguk menjadi hidangan rumahan yang sederhana.
Namun, maknanya jauh melampaui rasa karena sup ini berkaitan erat dengan tradisi keluarga dan pengalaman kelahiran.
Dimakan Saat Ulang Tahun
Tradisi menyantap miyeokguk saat ulang tahun berkaitan dengan kebiasaan ibu mengonsumsi sup rumput laut setelah melahirkan.
Karena lekat dengan pengalaman persalinan dan masa pemulihan ibu, miyeokguk kemudian menjadi simbol untuk mengenang perjuangan seorang ibu ketika melahirkan anaknya.
Dikutip dari artikel Korea.net berjudul How Seaweed Soup Became Korea’s Traditional Birthday Dish yang terbit pada 2020, tradisi tersebut juga berkaitan dengan kepercayaan masyarakat Korea pada masa lampau mengenai rumput laut dan pemulihan setelah melahirkan.
Dengan menyantap miyeokguk setiap ulang tahun, seseorang tidak hanya merayakan pertambahan usia, tetapi juga diingatkan pada sosok yang telah melahirkannya.
Inilah yang membuat hidangan ini memiliki makna emosional bagi banyak keluarga Korea.
Punya Nilai Budaya
Dalam drama Korea, adegan seseorang memasak atau menyantap miyeokguk saat ulang tahun sering menjadi bagian dari cerita tentang keluarga dan hubungan antartokoh.
Hidangan ini bisa menjadi simbol perhatian, kehangatan rumah, atau kerinduan terhadap keluarga.
Popularitas drama Korea turut membuat banyak penonton internasional mengenal sup rumput laut ini. Tak sedikit pula yang kemudian penasaran dengan rasa dan tradisi di baliknya.
Namun, makna miyeokguk tidak berhenti pada kemunculannya di layar. Hidangan ini memiliki akar tradisi yang berkaitan dengan kelahiran dan penghormatan kepada ibu, sehingga menjadi bagian penting dari budaya kuliner Korea Selatan.
Kandungan Gizi
Rumput laut mengandung sejumlah zat gizi, termasuk serat, mineral, dan yodium. Tubuh membutuhkan yodium untuk memproduksi hormon tiroid yang berperan dalam mengatur metabolisme.
Meski begitu, kandungan zat gizi dalam miyeokguk dapat berbeda-beda, bergantung pada jenis dan jumlah rumput laut yang digunakan, serta bahan tambahan dalam kuahnya.
Konsumsi rumput laut juga perlu diperhatikan karena kadar yodiumnya dapat bervariasi.
Orang dengan gangguan tiroid atau yang dianjurkan membatasi asupan yodium sebaiknya berkonsultasi dengan tenaga kesehatan mengenai jumlah yang sesuai.
Jadi, meski miyeokguk dapat menjadi bagian dari pola makan yang beragam, hidangan ini tidak perlu dianggap sebagai makanan yang otomatis memberikan manfaat kesehatan tertentu hanya karena mengandung rumput laut.
Hidangan Sederhana dengan Makna Mendalam
Miyeokguk menunjukkan bahwa makanan tradisional bisa menyimpan cerita tentang keluarga, kasih sayang, dan penghargaan terhadap kehidupan.
Semangkuk sup rumput laut ini bukan hanya pelengkap perayaan ulang tahun, melainkan juga pengingat akan perjuangan seorang ibu dan tradisi yang diwariskan dari generasi ke generasi.
Jadi, kalau kamu kembali melihat adegan miyeokguk dalam drama Korea, kini kamu tahu bahwa hidangan tersebut bukan sekadar sup biasa. Ada sejarah dan makna emosional yang membuatnya istimewa bagi masyarakat Korea Selatan.