Birthday Blues
Birthday blues merupakan istilah populer untuk menggambarkan munculnya emosi negatif yang berkaitan dengan momen ulang tahun.
Seseorang yang mengalaminya mungkin merasa murung, kehilangan semangat, lebih sensitif, atau tidak antusias menyambut pertambahan usia.
Meski demikian, dilansir dari laman Peaceful Mind Psychology pada 8 Mei 2023, birthday blues bukanlah diagnosis gangguan mental yang berdiri sendiri dalam dunia medis.
Perasaan tersebut dapat menjadi respons emosional terhadap berbagai hal, mulai dari ekspektasi pribadi hingga pengalaman hidup yang belum sesuai harapan.
Bagi sebagian orang, ulang tahun bukan sekadar perayaan, melainkan momentum untuk mengevaluasi perjalanan hidup selama satu tahun terakhir.
Mengapa Bisa Terjadi?
Salah satu pemicu birthday blues adalah munculnya tekanan untuk mencapai sesuatu pada usia tertentu. Misalnya, seseorang merasa seharusnya sudah memiliki pekerjaan mapan, menikah, mempunyai rumah, atau mencapai target pribadi sebelum memasuki usia 30 tahun.
Dalam sebuah penelitian dari Scientific Reports menemukan bahwa ulang tahun pada usia tertentu, seperti 20, 30, 40, dan 60 tahun, dapat menjadi momen evaluasi kehidupan yang sensitif bagi individu rentan.
Penelitian tersebut menganalisis sekitar satu juta catatan kematian di Jepang selama periode 1974–2014 dan menemukan peningkatan risiko bunuh diri pada sejumlah usia penting, terutama pada laki-laki.
Temuan ini menunjukkan pentingnya perhatian terhadap kesehatan mental menjelang ulang tahun, bukan berarti setiap orang yang mengalami birthday blues memiliki risiko serupa.
Pemicu Utamanya
Selain tekanan pencapaian hidup, beberapa hal berikut juga dapat memicu kesedihan saat ulang tahun:
- Merasa kesepian karena tidak memiliki seseorang untuk merayakan hari spesial bersama.
- Membandingkan pencapaian pribadi dengan teman sebaya.
- Memiliki ekspektasi tinggi terhadap perhatian atau ucapan dari orang terdekat.
- Mengingat pengalaman buruk atau kehilangan yang berkaitan dengan ulang tahun.
- Merasa cemas karena usia terus bertambah.
Tanda-Tanda
Birthday blues tidak selalu ditunjukkan melalui tangisan atau kesedihan yang terlihat jelas. Sebagian orang tetap menjalankan aktivitas seperti biasa, tetapi merasakan perubahan suasana hati ketika tanggal ulang tahunnya semakin dekat.
Beberapa perasaan yang mungkin muncul antara lain kehilangan antusiasme, ingin menyendiri, mudah tersinggung, merasa tertinggal dari orang lain, hingga enggan menerima ucapan selamat ulang tahun.
Ada pula seseorang yang merasa kecewa ketika perayaan tidak berjalan sesuai harapan. Misalnya, orang yang diharapkan memberikan ucapan justru melupakan hari ulang tahunnya.
Meski demikian, pengalaman setiap individu berbeda. Tidak menyukai pesta atau memilih merayakan ulang tahun sendirian juga tidak otomatis menandakan seseorang mengalami birthday blues.
Cara Mengatasi
Untuk membantu mengelola perasaan tersebut, seseorang dapat mencoba mengurangi ekspektasi terhadap perayaan ulang tahun dan tidak menjadikan pencapaian orang lain sebagai ukuran keberhasilan pribadi.
Ulang tahun juga bisa dirayakan melalui aktivitas sederhana yang disukai, seperti menikmati makanan favorit, beristirahat, melakukan hobi, atau menghabiskan waktu bersama orang terdekat.
Bertambahnya usia tidak harus selalu diikuti pencapaian besar. Setiap orang memiliki perjalanan dan waktunya masing-masing.
Merayakan ulang tahun dengan sederhana, atau memilih melewatinya tanpa pesta, tetap menjadi pilihan yang layak dihargai.