Lewati ke konten

OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia

Your Reading Dose, Right Here

Hype

Cuaca Panas Bikin Susah Tidur? Ini Enam Cara Bikin Kamar Tetap Adem Tanpa AC

Cuaca panas pada malam hari bukan cuma bikin tubuh gerah, tetapi juga bisa mengganggu kualitas tidur. Bahkan, seseorang bisa lebih sering terbangun.

Ilustrasi kipas angin
Ilustrasi kipas angin (Foto: Unsplash/Delaney Van)

Cuaca panas pada malam hari bukan cuma bikin tubuh gerah, tetapi juga bisa mengganggu kualitas tidur. Bahkan, seseorang bisa lebih sering terbangun karena tubuh kesulitan melepaskan panas saat beristirahat.

Padahal, tidur nyaman tidak selalu harus mengandalkan pendingin ruangan atau AC.

Ada beberapa cara sederhana yang bisa dilakukan untuk membantu menjaga suhu tubuh dan kamar tetap nyaman.

Iklan

Susah Tidur

Cuaca panas yang melanda Jakarta dan sejumlah wilayah Indonesia belakangan ini bukan sekadar keluhan masyarakat.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat suhu maksimum di beberapa wilayah Indonesia bahkan melampaui 37 derajat Celsius pada 12–13 Oktober 2026.

Cuaca panas bukan hanya membuat tubuh berkeringat dan sulit terlelap, tetapi juga berpotensi mengurangi waktu istirahat seseorang.

Tips Tidur Nyaman

Merangkum dari berbagai sumber, ada beberapa langkah sederhana yang dapat dilakukan untuk mengurangi rasa gerah saat tidur, di antaranya:

  • Tutup tirai sejak siang hari untuk mengurangi panas matahari yang masuk dan terperangkap di dalam kamar.
  • Atur posisi kipas angin agar sirkulasi udara lebih lancar. Buka jendela ketika udara luar lebih sejuk dibandingkan suhu kamar.
  • Mandi sebelum tidur untuk membantu tubuh terasa lebih segar. Mandi air hangat sekitar 1–2 jam sebelum tidur juga dapat membantu proses penurunan suhu inti tubuh.
  • Gunakan pakaian dan seprai berbahan katun yang ringan, menyerap keringat, dan tidak membuat panas tubuh terperangkap.
  • Kompres area tubuh dengan kain sejuk, terutama bagian leher, wajah, atau tangan untuk membantu mengurangi rasa gerah.
  • Cukupi kebutuhan cairan tubuh sepanjang hari dan batasi kafein menjelang malam agar kualitas tidur tidak terganggu.

Meski demikian, penggunaan kipas angin saja belum tentu cukup ketika suhu ruangan sangat tinggi. Jika tubuh mulai mengalami pusing, mual, lemas berlebihan, atau tanda kepanasan lainnya, segera pindah ke tempat yang lebih sejuk.

Iklan