Sebut Naik Becak Listrik Serasa Naik Mobil Prabowo, Nanik S. Deyang Dirujak Warganet!
Viral pernyataan Nanik S. Deyang yang mengklaim naik becak listrik serasa naik mobil presiden karena produsennya sama. Netizen langsung ramai-ramai kasih paham.
Kepala Badan Gizi Nasional Nanik S Deyang menyapa wartawan sebelum konferensi pers di Kantor Pusat BGN, Jakarta, Kamis (4/6/2026). (ANTARA FOTO/Fakhri Hermansyah/sgd)
Pernyataan Presiden Becak Listrik Indonesia Nanik S. Deyang yang menyebut naik becak listrik serasa naik mobil Presiden Prabowo Subianto menuai beragam sindiran dari warganet.
Selain memperdebatkan perbandingan tersebut, sejumlah pengguna media sosial juga mempertanyakan sumber dana bantuan becak listrik.
Becak listrik ini dibuat oleh perusahaan yang membuat mobilnya presiden. Jadi Bapak ini naik becak ini sama dengan naik mobilnya Pak Presiden,”
kata Nanik dikutip dari akun Instagram @infojakartaterkini pada Selasa, 20 Oktober 2026.
Pernyataan tersebut terekam dalam video yang diunggah akun Instagram @infojakartaterkini. Dalam video itu, Nanik menyerahkan 130 unit becak listrik kepada para pengayuh becak di kawasan Alun-Alun Kabupaten Bogor pada Sabtu, 17 Oktober 2026.
Iklan
Di hadapan warga, Nanik menjelaskan bahwa becak listrik tersebut diproduksi PT Pindad, perusahaan yang juga disebutnya membuat mobil presiden.
Ia menyebut harga satu unit becak listrik mencapai Rp22 juta serta berpesan agar para penerima merawat kendaraan tersebut dan tidak menjual atau memindahtangankannya.
Nanik juga memuji perhatian Prabowo kepada masyarakat. Ia menilai presiden berfokus pada kepentingan rakyat dan menyinggung kepedulian terhadap hewan peliharaan.
Presiden kita baik hati ngurusinnya yang diurus cuman rakyat aja, nggak ngurus yang lain. Yang diurus cuman rakyat, rakyat, rakyat udah cukup. Kuda aja diurus masa rakyatnya nggak diurus ya kan?,”
ucap Nanik.
Menurut Nanik, bantuan tersebut merupakan bentuk perhatian Prabowo kepada pengayuh becak lanjut usia yang masih mengandalkan tenaga fisik untuk mencari nafkah.
Pernyataan mengenai sensasi naik becak listrik yang disamakan dengan naik mobil presiden kemudian menjadi bahan sindiran warganet.
Salah satu komentar datang dari akun @hidayat_adi yang membandingkan pengalaman berkendara dengan produk Honda.
Naik becak disamain ma naik mobil presiden.. Lha, bapak2 juga tahu Honda Beat sama Honda Civic aja beda rasanya bu… Padahal sama Honda…,”
tulisnya.
Sementara itu, akun @anassaputra__ mempertanyakan sumber pendanaan bantuan tersebut dan menyindir penggunaan nama Prabowo dalam program itu.
Bantuan Prabowo Subianto? Emang dari duit dia duit dari negara ngaku-ngaku lo,”
tulis akun tersebut.
Sindiran lain disampaikan akun @ardhiv yang membandingkan perkembangan teknologi kendaraan di berbagai negara dengan inovasi becak listrik di Indonesia.
Amerika buat mobil terbang, jerman bikin jet pack, china bikin mobil bisa di laut, indo becak jadi becak listrik,”
tulisnya.
Akun @rahmatislameto juga melontarkan komentar yang menyindir kemungkinan penambahan bantuan becak listrik.
Kalau kurang tambah lagi nanti saya untung nya banyak,”
sindirnya.
Sementara itu, akun @meindratatofan menyarankan agar Nanik merasakan sendiri pengalaman menggunakan becak listrik tersebut.
“ibu aja yg naik becak itu tiap hari serasa naik mobil pak presiden,” pintanya.
Di balik beragam sindiran tersebut, program becak listrik ditujukan untuk membantu pengayuh becak, terutama mereka yang sudah lanjut usia, agar dapat bekerja dengan beban fisik yang lebih ringan.
Bantuan becak listrik disalurkan melalui Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN). Berdasarkan pemberitaan mengenai program tersebut, jumlah bantuan yang telah disalurkan dan direncanakan mencapai 13.080 unit di berbagai wilayah Indonesia, termasuk sejumlah daerah di Jawa Barat.
Becak listrik tersebut dilaporkan mampu menempuh jarak sekitar 30 kilometer dalam kondisi tertentu, dengan waktu pengisian daya sekitar empat jam.
Jarak tempuh aktual dapat berbeda bergantung pada kondisi jalan dan penggunaan kendaraan.