Momen Polisi Bingung di Ujung Tangga saat Evakuasi Aktivis Greenpeace Viral, Komentar Netizen Bikin Pecah!
Netizen dibuat salfok dengan aksi polisi yang ingin mengevakuasi aktivis Greenpeace Indonesia yang membentangkan spanduk di Monumen Selamat Datang di Bundaran HI, Jakarta (20/10/2026).
Aksi polisi yang berusaha menjangkau aktivis Greenpeace Indonesia menggunakan tangga saat mereka berada di atas Patung Selamat Datang, Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta, Selasa, 20 Oktober 2026, menjadi bahan candaan warganet.
Sejumlah netizen menyoroti tangga yang dinilai terlalu pendek untuk menjangkau para aktivis yang membentangkan spanduk di atas monumen.
Dalam unggahan akun Instagram @trendingbuzz.id, terlihat petugas berusaha menggunakan tangga untuk menjangkau aktivis Greenpeace yang berada di atas monumen.
Iklan
Namun, upaya tersebut justru mengundang perhatian warganet karena tangga yang digunakan tampak belum cukup tinggi untuk mencapai posisi para aktivis.
Momen tersebut kemudian memancing beragam komentar bernada humor dan sindiran di media sosial.
Itu polisi juga ngapain sih tanggannya aja gak cukup,”
Akun @arasy.sukma juga melontarkan candaan mengenai fungsi tangga yang digunakan petugas.
Tangga seuiprit itu mah buat ngambil mangga,”
celetuknya.
Komentar lain datang dari akun @the.killer.behind.you yang menyoroti gerak-gerik petugas saat berada di ujung tangga.
Sampe di ujung bingung harus gimana, tolah toleh, kayak lagi ngintip tetangga mandi,”
tulisnya.
Sementara itu, akun @indi_nyono menyindir tangga yang digunakan petugas dengan membandingkannya dengan perlengkapan teknisi pemasangan Wi-Fi.
Itu tangga minjem sama teknisi lapangan pasang wifi, ya jadi seadannya”
sindirnya.
Akun @toto.jos.gandoz bahkan bercanda bahwa peristiwa tersebut bisa menjadi alasan untuk mengadakan pelatihan panjat tebing bagi aparat.
Setelah ini bikin proposal minta anggaran untuk pelatihan seluruh jajaran .latihan tali temali dan panjang tebing,”
tulisnya.
Aktivis Turun Menggunakan Teknik Flying Fox
Di balik ramainya candaan warganet, proses evakuasi enam aktivis Greenpeace Indonesia dari atas Patung Selamat Datang tetap berlangsung dengan mengutamakan keselamatan.
Para aktivis akhirnya turun menggunakan teknik flying fox dengan bantuan petugas pemadam kebakaran (damkar).
Kepolisian bersama unsur TNI dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terlibat dalam proses evakuasi tersebut.
Menurut keterangan polisi, salah satu aktivis perempuan sempat terlihat lemas setelah turun dan kemudian mendapatkan penanganan medis.
Sebanyak 11 orang yang terkait dengan aksi Greenpeace sempat dibawa ke Polda Metro Jaya. Lima orang yang terdiri atas tim penyelamat dan awak pers lebih dahulu diperbolehkan pulang, sedangkan enam aktivis menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Enam aktivis tersebut akhirnya dibebaskan pada Selasa malam, 20 Oktober 2026, setelah menjalani pendataan dan pemeriksaan sekitar delapan jam.
Aksi Greenpeace di Bundaran HI digelar untuk mendesak pemerintah agar lebih serius menangani krisis iklim dan dampaknya terhadap masyarakat.
Namun, selain pesan protes yang dibawa melalui spanduk raksasa, momen petugas berusaha menjangkau para aktivis dengan tangga pendek justru menjadi salah satu bagian yang ramai diperbincangkan warganet.