Lewati ke konten

OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia

Your Reading Dose, Right Here

Hype

Bantuan Jepang di Fakultas Kedokteran UIN Jakarta, dari Fasilitas hingga Beasiswa

Jepang bantu pengembangan FKIK UIN Jakarta lewat pembangunan fasilitas, pendidikan doktoral lebih dari 30 dosen, dan program fellowship bagi sekitar 80 orang.

Rektor UIN Jakarta Prof. Asep Saepudin Jahar
Rektor UIN Jakarta Prof. Asep Saepudin Jahar (Foto: OWRITE/Ani Ratnasari)

Dukungan Jepang untuk Fakultas Kedokteran UIN Jakarta tak berhenti pada pembangunan gedung dan klinik. Pemerintah Negeri Sakura juga mendukung pendidikan doktoral lebih dari 30 dosen serta program fellowship bagi sekitar 80 orang.

Rektor UIN Jakarta Prof. Asep Saepudin Jahar menilai kontribusi Jepang terhadap perguruan tinggi Islam memiliki arti penting bagi pengembangan pendidikan di Indonesia.

Apa yang disampaikan Prof. Jamhari mengenai kontribusi Jepang terhadap perguruan tinggi Islam sangatlah penting. Banyak institusi pendidikan lain juga memperoleh manfaat dari kerja sama tersebut,”

ujar Asep di Jakarta, Kamis, 22 Oktober 2026.

Kerja sama yang berlangsung sejak 2005 itu bertujuan membantu meningkatkan kualitas pendidikan kedokteran dan memenuhi kebutuhan tenaga medis di Indonesia.

Iklan

Bantuan Jepang mencakup pembangunan gedung fakultas, asrama mahasiswa, serta dua unit klinik pelayanan kesehatan masyarakat di Buaran Serpong dan Reni Jaya Pamulang, Tangerang Selatan.

Jepang juga mendukung pengadaan peralatan medis, perangkat pembelajaran, dan fasilitas untuk kegiatan eksperimen.

Melansir dari laman Kedutaan Besar Jepang (Kedubes) Jepang, dukungan Jepang tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga pengembangan sumber daya manusia.

Pemerintah Jepang bersama pemerintah Indonesia menyediakan program beasiswa khusus bagi dosen Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan UIN Jakarta untuk melanjutkan pendidikan doktoral di universitas Jepang.

Kedubes Jepang menyebut lebih dari 30 dosen telah menempuh pendidikan doktoral di Jepang. Selain itu, sekitar 80 orang telah mengikuti program studi singkat melalui skema fellowship.

Kerja sama tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kapasitas tenaga pengajar dan memperkuat kualitas pendidikan kedokteran di perguruan tinggi Islam negeri.

Pemerintah Jepang menyatakan, salah satu pertimbangan dalam memberikan bantuan kepada UIN Jakarta adalah peran kampus tersebut dalam menerima mahasiswa dari berbagai daerah di Indonesia.

Dukungan itu diharapkan turut membantu mengatasi kekurangan tenaga medis, terutama di daerah, serta mengurangi kesenjangan ketersediaan tenaga kesehatan antardaerah.

Dalam proyek tersebut, kerja sama pendidikan juga diarahkan untuk memperkuat pelayanan kesehatan masyarakat melalui fasilitas klinik dan pengembangan tenaga medis.

Iklan