Lewati ke konten

OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia

Your Reading Dose, Right Here

Hype

Rektor UMB Tegaskan Pendidikan Harus Memberikan Dampak Nyata Bagi Masyarakat

Universitas Mercu Buana (UMB) mendorong pendidikan tinggi tidak hanya berorientasi pada capaian akademik, tetapi juga membangun kompetensi dan karakter mahasiswa.

Rektor UMB Prof. Dr. Andi Adriansyah, M.Eng
Rektor UMB Prof. Dr. Andi Adriansyah, M.Eng (Foto: Istimewa)

Universitas Mercu Buana (UMB) mendorong pendidikan tinggi tidak hanya berorientasi pada capaian akademik, tetapi juga membangun kompetensi dan karakter mahasiswa agar mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Mengutip siaran pers, Kamis, 22 Oktober, Rektor UMB Prof. Dr. Andi Adriansyah, M.Eng. menyampaikan dalam peringatan Dies Natalis ke-41 UMB, keberhasilan perguruan tinggi tidak cukup diukur dari kemampuan menghasilkan lulusan, tetapi juga harus dari kesiapan mereka menghadapi dunia kerja.

Selain itu, perguruan tinggi juga harus bisa mencetak lulusan yang dapat memberikan solusi nyata terhadap persoalan di masyarakat.

Iklan

Pendidikan bukan sekadar menyampaikan pengetahuan atau menghasilkan lulusan, tetapi membangun kompetensi, karakter, dan kemampuan manusia untuk berkarya serta memberikan solusi bagi masyarakat,”

ujar Andi dalam sambutannya.

Dies Natalis turut dihadiri Wali Kota Administrasi Jakarta Barat Dr. Hj. Iin Mutmainnah, S.Sos., M.Si. dan mitra strategis UMB, menegaskan pentingnya peran pendidikan dalam meningkatkan kualitas kehidupan.

Perkembangan Teknologi

Mengusung tema Education to Improve Quality of Life, UMB juga menekankan pentingnya proses pembelajaran dengan mengikuti perkembangan teknologi dan kebutuhan dunia kerja.

Para dosen dan pengajar lainnya didorong untuk mengevaluasi metode pengajaran, dengan menghubungkan materi yang dikaitkan dengan persoalan nyata, serta memberikan gagasan.

Untuk menghadapi dunia kerja, mahasiswa perlu memiliki kemampuan berpikir kritis, memecahkan masalah, dan berkomunikasi dengan baik.

Kemampuan tersebut menjadi sejumlah kompetensi yang perlu diperkuat selama menjalani pendidikan.

Tidak hanya dari kemampuan akademik, pembentukan karakter yang didukung dengan kedisiplinan, keterbukaan terhadap kritik, dan penghargaan terhadap perbedaan juga harus jadi bagian penting dalam proses belajar.

Kualitas Pembelajaran

Lebih lanjut menurut Andi, kualitas pembelajaran dan pelayanan turut memengaruhi kepercayaan masyarakat terhadap suatu perguruan tinggi.

Reputasi sebuah universitas tidak cukup dibangun melalui dukungan promosi dan iklan, tetapi harus diperkuat melalui pengalaman nyata yang dirasakan mahasiswa.

Promosi terbaik sebuah universitas adalah pengalaman positif yang dengan sukarela diceritakan oleh mahasiswanya,”

lanjut Andi.

Oleh sebab itu, seluruh unsur di lingkungan universitas memiliki peranan yang sangat dalam untuk membangun sebuah reputasi institusi.

Keberlanjutan Perguruan Tinggi

Andi juga menegaskan, kualitas pembelajaran dan pelayanan harus terus diperbaiki demi meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap keberlanjutan perguruan tinggi.

Pertumbuhan institusi yang dikelola secara sehat juga dinilai dapat mendukung pengembangan fasilitas, peningkatan kualitas pendidikan, serta kesejahteraan dosen dan tenaga kependidikan.

Dalam Dies Natalis ke-41, Andi mengajak seluruh lingkungan kampus UMB untuk memperkuat tiga komitmen, yakni meningkatkan mutu, menghargai manusia, dan menghasilkan dampak.

Komitmen tersebut diarahkan agar peningkatan kualitas pendidikan tidak hanya menjadi agenda kebijakan, tetapi juga diwujudkan melalui tindakan sehari-hari di lingkungan kampus.

Iklan