Lewati ke konten

OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia

Your Reading Dose, Right Here

Hype

Anak Masih Pakai Dot sampai Usia 3 Tahun? Ini Risiko yang Perlu Diwaspadai Orang Tua!

Anak kecil dengan empeng.
Anak kecil dengan empeng. Doc: Halodoc

Dot sering menjadi andalan orang tua untuk menenangkan anak, terutama saat menangis, rewel, atau hendak tidur. 

Namun, ketika kebiasaan ini terus berlanjut hingga usia balita, orang tua perlu mulai mempertimbangkan waktu yang tepat untuk menghentikannya.

Penggunaan dot dalam jangka panjang dapat memengaruhi perkembangan gigi dan rahang anak. 

Iklan

Meski begitu, waktu penghentiannya perlu disesuaikan dengan jenis dot yang digunakan, apakah empeng (pacifier) untuk menenangkan anak atau dot pada botol susu.

Lantas, kapan waktu yang tepat bagi anak untuk berhenti menggunakan dot? Berikut penjelasannya.

Waktu yang Tepat

Menurut American Academy of Pediatric Dentistry (AAPD), penggunaan empeng sebaiknya mulai dikurangi ketika anak berusia 12–18 bulan dan dihentikan paling lambat pada usia 3 tahun.

Rekomendasi ini berkaitan dengan sejumlah risiko kesehatan. Penggunaan empeng setelah usia 12 bulan dikaitkan dengan peningkatan risiko infeksi telinga tengah. 

Pilihan EditorSyifa Fauziah

Tak Perlu Baca Chat Anak, WhatsApp Hadirkan Fitur Parental Control

Sementara itu, penggunaan yang berlangsung lebih lama, terutama setelah usia 18 bulan, dapat memengaruhi perkembangan struktur gigi dan rahang.

Berbeda dengan empeng, dot botol susu memiliki rekomendasi penghentian tersendiri. American Academy of Pediatrics (AAP) menganjurkan orang tua mulai memperkenalkan gelas ketika anak berusia sekitar 6 bulan dan menyelesaikan peralihan dari botol ke gelas pada usia 12–18 bulan.

Karena itu, orang tua perlu membedakan kedua jenis dot tersebut agar proses penghentiannya sesuai dengan kebutuhan dan tahap perkembangan anak.

Bisa Mengubah Susunan Gigi

Kebiasaan mengisap empeng hingga usia balita dapat memberikan tekanan berulang pada gigi dan rahang yang masih berkembang.

Penggunaan empeng selama 36 bulan atau lebih ditemukan berkaitan dengan kejadian anterior open bite yang lebih tinggi dibandingkan pada anak yang tidak menggunakan empeng. 

Kondisi ini membuat gigi depan atas dan bawah tidak bertemu ketika mulut ditutup.

Penggunaan empeng dalam waktu lama juga berkaitan dengan posterior crossbite, yaitu kondisi ketika susunan gigi belakang atas dan bawah tidak sejajar sebagaimana mestinya.

Meski dampaknya dapat berbeda pada setiap anak, membatasi penggunaan empeng sejak dini dapat membantu mengurangi risiko gangguan perkembangan susunan gigi.

Risiko Gigi Berlubang

Berbeda dengan empeng, penggunaan botol susu terlalu lama memiliki risiko tambahan, terutama jika anak terbiasa tertidur sambil mengisap botol berisi susu.

Sisa cairan yang mengandung gula dapat tertinggal pada permukaan gigi dan meningkatkan risiko karies atau gigi berlubang. 

Risiko ini perlu diperhatikan karena gigi susu tetap berperan penting dalam proses mengunyah, perkembangan bicara, dan menjaga ruang bagi gigi permanen.

Selain itu, jika anak terlalu sering mengonsumsi susu melalui botol, ia bisa merasa kenyang sehingga kurang tertarik menyantap makanan padat yang dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan gizinya.

Cara Menghentikan Kebiasaan Pakai Dot

Menghentikan penggunaan dot tidak harus dilakukan secara mendadak. Orang tua dapat membantu anak beradaptasi melalui proses bertahap agar perubahan tersebut terasa lebih nyaman.

Beberapa cara yang bisa diterapkan antara lain:

* Kurangi penggunaan empeng pada siang hari secara perlahan.

* Batasi empeng hanya untuk waktu tertentu sebelum akhirnya dihentikan.

* Alihkan perhatian anak melalui aktivitas bermain atau membaca buku.

* Berikan pujian ketika anak berhasil melewati waktu tanpa empeng.

* Untuk botol susu, mulai perkenalkan gelas atau gelas sedotan sesuai kemampuan anak.

Orang tua juga sebaiknya menghindari ancaman, ejekan, atau hukuman ketika anak meminta dot kembali. Pendekatan positif dapat membantu proses penghentian berjalan lebih nyaman dan mengurangi konflik.

Dengan demikian, usia 12-18 bulan merupakan periode yang baik untuk mulai mengurangi penggunaan empeng. 

Kebiasaan tersebut sebaiknya sudah dihentikan sebelum anak berusia 3 tahun. Sementara itu, peralihan dari botol susu ke gelas dianjurkan selesai pada usia 12-18 bulan.

Jika orang tua merasa kesulitan menghentikan kebiasaan tersebut atau khawatir terhadap perkembangan gigi anak, berkonsultasi dengan dokter gigi anak dapat membantu menentukan langkah yang sesuai.

Iklan

Topik terkait

Penulis dan penyunting

  • Reporter

    Seorang jurnalis, penulis, dan peneliti asal Indonesia lulusan Universitas Esa Unggul.

  • Asisten Redaktur

    Rahmat Tunny adalah Asisten Redaktur di OWRITE yang berfokus pada peliputan berita nasional dan isu-isu kebijakan publik. Pemegang gelar