Lewati ke konten

OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia

Your Reading Dose, Right Here

Hype

Geger! Anak Menteri Haji Diangkat Jadi Tenaga Ahli, Netizen: Kenapa Gak Satu Keluarga Sekalian?

Dua anak Menteri Haji Moch. Irfan Yusuf diangkat menjadi tenaga ahli kementerian. Viral di Instagram, netizen ramai menyindir soal nepotisme dan jabatan keluarga pejabat.

Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf (kiri) menerima cendera mata dari Direktur Utama Perum LKBN ANTARA Benny Siga Butarbutar (kanan) usai audiensi di Jakarta
Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf (kiri) menerima cendera mata dari Direktur Utama Perum LKBN ANTARA Benny Siga Butarbutar (kanan) usai audiensi di Jakarta (ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga)

Lagi ramai di media sosial, beredar surat pengangkatan dua anak Menteri Haji dan Umrah Moch. Irfan Yusuf sebagai tenaga ahli kementerian. Netizen ramai-ramai melontarkan sindiran atas pengangkatan ini.

Polemik ini mencuat setelah akun Instagram @perspektiv.idn mengunggah informasi mengenai pengangkatan kedua putra Irfan Yusuf.

Unggahan tersebut memancing beragam reaksi warganet yang mempertanyakan penunjukan anggota keluarga pejabat di lingkungan kementerian.

Iklan

Dua nama yang menjadi sorotan adalah Barbarossa Muhammad Farros dan Gibran Muhammad Fawwaz. Keduanya tercantum dalam Keputusan Menteri Haji dan Umrah Nomor 3 Tahun 2026 sebagai tenaga ahli di lingkungan kementerian.

Memunculkan Pertanyaan Publik

Pengangkatan tersebut memunculkan pertanyaan publik mengenai proses seleksi, latar belakang pendidikan, hingga kompetensi yang menjadi dasar penunjukan keduanya.

Meski hubungan keluarga tidak otomatis membuat pengangkatan melanggar hukum, transparansi dan potensi konflik kepentingan tetap menjadi perhatian.

Tapi, alih-alih hanya membahas mekanisme pengangkatan, warganet justru melontarkan komentar pedas yang menyindir situasi tersebut.

Aji mumpung….urat malunya udh hilang..,”

tulis akun @ivakbar72

Tak berhenti di situ, akun @zwestikarista bahkan menyindir dengan menyebut kemungkinan seluruh anggota keluarga ikut mendapat jabatan selama sang ayah masih menjabat.

Pak kenapa ga satu keluarga sampe tujuh turunan aja diangkat semuanya. Mumpung bapak menjabat Iho,”

tulisnya.

Komentar lain juga tak kalah nyelekit. Akun @kakcekariemuhyiddin menyindir peran tenaga ahli yang menurutnya hanya menjadi jabatan seremonial.

Hahha tenaga ahli itu yg penting gajian bebas masuk ga kerja beneran itu jabatan seremonial,”

komentarnya.

Sementara itu, akun @maiyelnimuchtar membawa sindiran yang next level banget, ia menyinggung anggota keluarga lain, termasuk asisten rumah tangga (ART) untuk itu jadi tenaga ahli.

Gk skalian istri sm ART2nya jd tenaga ahli Pak?????”

tulisnya.

Iklan