Lewati ke konten

OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia

Your Reading Dose, Right Here

Hype

Survei: 93 Persen Karyawan di Indonesia Paham Dampak Perubahan Perusahaan

Survei Marsh 2026 mencatat 93 persen karyawan Indonesia mendapat penjelasan soal perubahan perusahaan. Simak juga data keterikatan dan kesejahteraan karyawan.

Ilustrasi Karyawan dan Atasan di Perusahaan. (Sumber: Istimewa)
Ilustrasi Karyawan dan Atasan di Perusahaan. (Sumber: Istimewa)

Perusahaan layanan profesional global, Marsh mengungkapkan 93 persen karyawan di Indonesia menyatakan atasan mereka menjelaskan dampak perubahan sistem perusahan terhadap pekerjaan sehari-hari mereka. Angka ini lebih tinggi dibandingkan rata-rata di Asia Tenggara yang hanya 81 persen.

Dalam laporan Marsh Employee Engagement in Indonesia 2026 yang dirilis Senin, 26 Oktober 2026, menunjukkan tingkat keterikatan (employee engagement) dan loyalitas karyawan di Indonesia lebih unggul dibandingkan negara-negara tetangga.

Presiden Direktur sekaligus Workforce and Rewards Leader Marsh Indonesia Isdar Andre Marwan mengatakan employee engagement karyawan terhadap perusahaan menjadi salah satu hal yang menonjol dalam temuan tersebut.

Iklan

Yang menonjol dari temuan tahun ini adalah betapa eratnya ikatan karyawan Indonesia dengan perusahaan tempat mereka bekerja,”

kata Isdar dalam keterangan tertulisnya, Senin, 26 Oktober 2026.

Rasa Bangga pada Perusahaan

Ilustrasi seorang pengusaha yang marah dan kecewa dengan laporan keuangan perusahaan sedang memarahi karyawan yang duduk di meja dalam ruang rapat. (Sumber: Unsplash/Vitaly Gariev)
Ilustrasi seorang pengusaha yang duduk di meja dalam ruang rapat. (Sumber: Unsplash/Vitaly Gariev)

Isdar menilai rasa bangga dan memiliki terhadap perusahaan memang memengaruhi cara karyawan menjalankan pekerjaan, berkolaborasi, serta mempertahankan komitmen mereka setiap hari. Tapi, perusahaan juga perlu memberikan dukungan agar karyawan dapat berkembang.

Dalam laporan yang sama, sebanyak 83 persen karyawan Indonesia menyebut perusahaan mereka menyediakan sarana dan sumber daya untuk mengelola stres serta menjaga kesejahteraan. Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan rata-rata Asia Tenggara yang mencapai 71 persen.

Skor Turun dari 2025

Secara keseluruhan, skor employee engagement Indonesia pada 2026 mencapai 85 persen, turun dari 86 persen pada 2025. Meski menurun satu poin persentase, skor Indonesia masih berada di atas rata-rata Asia Tenggara sebesar 73 persen dan global sebesar 69 persen.

Survei Marsh ini menggunakan data normatif berupa rata-rata bergulir selama tiga tahun dari survei perusahaan yang dikumpulkan pada 2023 hingga 2025, dengan benchmark Indonesia mencakup 188.631 respons karyawan dari 110 perusahaan, sedangkan benchmark Asia Tenggara melibatkan 1.398.222 respons dari 402 perusahaan.

Iklan

Topik terkait

Penulis dan penyunting

  • Reporter

    Mahasiswa IISIP Jakarta yang percaya bahwa setiap data punya cerita dan setiap kebijakan punya dampak. Sedang mendalami dinamika sosial

  • Redaktur

    Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.