Gedung depan itu namanya Gedung Tokushukai Harapan Kita, yang merupakan hibah murni dari Tokushukai. Sebenarnya harusnya selesai pada akhir Oktober ini, mungkin akan mundur satu sampai dua minggu,”
kata Iwan di Jakarta, Rabu, 28 Oktober 2026.
Iwan menyebut peresmian gedung tersebut direncanakan berlangsung pada 26 November 2026, dan akan diresmikan langsung oleh Presiden Prabowo.
800 Tempat Tidur
Dengan penambahan fasilitas tersebut, kapasitas RSJPDHK diproyeksikan meningkat dari sekitar 400 menjadi 800 tempat tidur.
Penambahan kapasitas ini diharapkan dapat mendukung pelayanan bagi lebih banyak pasien jantung dan pembuluh darah.
Gedung baru tersebut juga akan dilengkapi empat ruang operasi dan tiga laboratorium kateterisasi atau catheterization laboratory (cath lab).
Selain itu, rumah sakit akan menyediakan berbagai peralatan medis canggih, termasuk teknologi pemindaian tiga dimensi dan operasi dengan bantuan robot.
Menurut Iwan, gedung baru itu terutama akan diperuntukkan bagi pasien private atau non-BPJS. Sementara itu, gedung di bagian belakang akan didedikasikan untuk pasien BPJS, yang selama ini menjadi mayoritas pasien rumah sakit.
Meski demikian, layanan kegawatdaruratan masih akan terintegrasi dengan gedung rumah sakit yang saat ini beroperasi