Kenali Bahan
Pashmina kaos umumnya dibuat dari kain rajut (knit) yang memiliki kelenturan. Komposisinya bisa berupa katun, rayon, poliester, atau campuran serat lainnya. Karena itu, cara perawatannya dapat berbeda tergantung bahan yang digunakan.
Sebelum mencuci, periksa label perawatan pada hijab jika tersedia. Informasi tersebut membantu menentukan apakah pashmina aman dicuci dengan tangan atau mesin cuci.
Sebagai prinsip umum, kain rajut sebaiknya tidak ditarik atau diperlakukan terlalu kasar, terutama ketika masih basah. Perlakuan mekanis yang berlebihan dapat memengaruhi bentuk dan struktur kain.
Cuci dengan Tangan
Cara paling praktis untuk merawat pashmina kaos adalah mencucinya dengan tangan secara lembut. Basahi hijab menggunakan air bersuhu normal atau dingin, kemudian tambahkan sedikit deterjen cair yang sesuai dengan jenis kain.
Gerakkan pashmina perlahan di dalam air agar kotoran terangkat. Hindari mengucek, menyikat, atau menggosok bagian tertentu terlalu keras, terutama jika kain memiliki tekstur lembut.
American Cleaning Institute menyarankan pencucian pakaian rajut secara lembut, tanpa menggosok atau memeras dengan cara memelintir.
Hindari Memeras
Setelah dibilas hingga bersih, jangan memelintir pashmina untuk mengeluarkan air. Cara ini dapat menarik struktur rajutan dan membuat hijab berubah bentuk.
Sebagai gantinya, letakkan pashmina di atas handuk bersih. Gulung handuk bersama hijab, kemudian tekan perlahan agar air terserap.
Penelitian yang diterbitkan dalam Autex Research Journal pada 2002 menemukan bahwa proses pencucian dan pengeringan dapat mengubah dimensi kain rajut katun.
Dalam pengujian tersebut, pengadukan saat pengeringan mesin menyumbang 34% perubahan dimensi, sedangkan siklus pemerasan mesin cuci menyumbang 24%.
Dicuci dengan Mesin Cuci
Pashmina kaos tertentu bisa dicuci menggunakan mesin cuci, tetapi hal ini bergantung pada komposisi kain dan petunjuk perawatannya. Jika label mengizinkan, gunakan langkah berikut:
- Masukkan hijab ke dalam kantong jaring khusus laundry untuk mengurangi gesekan dengan pakaian lain.
- Pilih mode delicate atau pencucian lembut.
- Gunakan air dingin dan deterjen sesuai takaran.
- Hindari mencuci bersama pakaian beritsleting, berkancing tajam, atau berbahan kasar.
- Gunakan putaran pemerasan rendah jika pengaturan tersebut tersedia.
American Cleaning Institute juga menyarankan penggunaan siklus pencucian yang sesuai dengan jenis kain untuk mengurangi masalah seperti serat tersangkut dan kerusakan permukaan.
Jika tidak ada petunjuk perawatan yang jelas, mencuci dengan tangan merupakan pilihan yang lebih berhati-hati.
Simpan Pashmina
Setelah benar-benar kering, simpan pashmina dengan cara dilipat atau digulung secara longgar. Hindari menggantung hijab terlalu lama pada satu ujung jika bahannya rentan melar.
Pastikan tempat penyimpanan bersih dan kering. Pisahkan hijab dari aksesori tajam seperti peniti atau bros yang dapat menarik benang dan merusak permukaan kain.
Jika muncul bulatan serat kecil atau pilling, jangan menariknya satu per satu karena tindakan tersebut dapat ikut mencabut serat kain. Gunakan alat penghilang bulu kain dengan hati-hati jika bahan hijab memungkinkan.
Merawat pashmina kaos tidak harus rumit. Kunci utamanya adalah mencuci dengan lembut, menghindari pemerasan berlebihan, serta mengeringkan dan menyimpan hijab dengan benar. Selalu utamakan label perawatan karena komposisi setiap pashmina bisa berbeda.