Lewati ke konten

OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia

Your Reading Dose, Right Here

Hype

Tanaman Hias di Dalam Rumah Bisa Bantu Redakan Stres? Ini Fakta Ilmiahnya

Merawat tanaman hias di rumah berpotensi membantu mengurangi stres dan menciptakan suasana lebih nyaman, meski manfaatnya sebagai pembersih udara masih terbatas.

Tanaman Hias
Tanaman hias di dalam rumah (Foto: Unsplash/Annie Spratt)

Memelihara tanaman hias di dalam rumah bukan sekadar cara mempercantik ruangan. Aktivitas sederhana seperti menyiram, merawat daun, dan mengamati pertumbuhan tanaman juga berpotensi membantu seseorang merasa lebih tenang di tengah rutinitas yang melelahkan.

Tren menghadirkan tanaman ke dalam rumah pun menarik perhatian, terutama bagi masyarakat yang menghabiskan banyak waktu untuk bekerja atau beraktivitas di dalam ruangan.

Namun, apakah manfaat tanaman terhadap kesehatan mental benar-benar didukung penelitian? Benarkah tanaman hias juga bisa membersihkan udara di dalam rumah?

Iklan

Berpotensi Mengurangi Stres

Mengutip dari jurnal Journal of Physiological Anthropology tahun 2015, menunjukkan bahwa berinteraksi dengan tanaman dapat memberikan efek positif terhadap kondisi psikologis

Penelitian tersebut membandingkan aktivitas memindahkan tanaman di dalam pot dengan pekerjaan menggunakan komputer.

Hasilnya menunjukkan bahwa aktivitas berinteraksi dengan tanaman dapat membantu menurunkan respons stres fisiologis dan membuat suasana hati lebih nyaman.

Temuan tersebut menunjukkan bahwa merawat tanaman berpotensi menjadi salah satu cara sederhana untuk membantu mengelola stres.

Aktivitas Relaksasi

Menyiram tanaman, membersihkan daun, memangkas bagian yang layu, hingga memperhatikan tunas baru dapat menjadi kegiatan yang membantu seseorang beristirahat sejenak dari kesibukan.

Aktivitas tersebut juga mengarahkan perhatian pada sesuatu yang sedang dikerjakan, bukan hanya pada pekerjaan atau masalah yang menumpuk.

Bagi sebagian orang, rutinitas merawat tanaman dapat memberikan rasa nyaman sekaligus kepuasan ketika melihat tanaman tumbuh dengan baik.

Selain itu, tanaman dapat menghadirkan suasana alami di dalam ruangan. Kehadiran unsur alam ini berpotensi membantu menciptakan lingkungan yang terasa lebih menyenangkan untuk beristirahat, belajar, maupun bekerja.

Tanaman Apa yang Cocok?

Bagi pemula, memilih tanaman yang sesuai dengan kondisi pencahayaan dan kemampuan perawatan lebih penting daripada sekadar mengikuti tren. Beberapa pilihan yang dapat dipertimbangkan antara lain:

  1. Lidah mertua, relatif mudah dirawat dan dapat beradaptasi dengan berbagai kondisi pencahayaan, meskipun pertumbuhannya tetap membutuhkan cahaya yang memadai.
  2. Sirih gading, memiliki bentuk daun yang menarik dan cocok diletakkan di rak atau digantung.
  3. Lili paris, dapat menjadi pilihan untuk mempercantik sudut ruangan dengan cahaya tidak langsung yang cukup.
  4. Monstera, cocok bagi orang yang menyukai tanaman berdaun lebar dan memiliki ruang untuk pertumbuhannya.

Perlu diperhatikan bahwa beberapa tanaman hias, termasuk lidah mertua, sirih gading, dan monstera, dapat berbahaya jika tertelan oleh kucing atau anjing. Karena itu, pemilik hewan peliharaan perlu memastikan tanaman yang dipilih aman bagi hewan di rumah.

Lakukan Perawatan Tanaman

Agar merawat tanaman tetap menjadi kegiatan yang menyenangkan, mulailah dengan satu atau dua pot terlebih dahulu. Pilih tanaman yang sesuai dengan cahaya alami di rumah dan kebutuhan perawatannya.

Jadikan kegiatan menyiram atau membersihkan daun sebagai jeda singkat dari aktivitas harian. Tidak perlu menargetkan koleksi tanaman yang banyak atau memaksakan rutinitas yang justru menambah beban.

Tanaman hias memang berpotensi mendukung relaksasi dan kesejahteraan psikologis. Akan tetapi, manfaat tersebut perlu dibedakan dari klaim bahwa tanaman pot dapat membersihkan udara secara signifikan.

Tanaman dapat menjadi bagian dari lingkungan rumah yang lebih nyaman, sementara pengelolaan stres dan kualitas udara tetap membutuhkan perhatian terhadap faktor lain, seperti istirahat yang cukup, aktivitas fisik, ventilasi, dan sumber polusi di dalam ruangan.

Iklan