Lewati ke konten

OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia

Your Reading Dose, Right Here

Hype

Pasar Anime Jepang Tembus Record 4,45 Triliun Yen, Demon Slayer Turut Ambil Peran Kunci

Industri anime di Jepang mencatatkan rekor baru pada 2025 setelah nilai pasarnya untuk pertama kali menembus 4,45 triliun yen atau sekitar Rp467 triliun.

Cosplayer Demon Slayer
Cosplayer Demon Slayer, (Foto: kyodonews)

Industri anime di Jepang mencatatkan rekor baru pada 2025 setelah nilai pasarnya untuk pertama kali menembus 4,45 triliun yen atau sekitar Rp467 triliun.

Melansir dari Kyodo News, Senin 2 November 2026, berdasarkan data awal dari Asosiasi Animasi Jepang, pasar anime di negara tersebut mencapai sekitar 4,45 triliun yen atau sekitar Rp467 triliun pada tahun 2025.

Selain itu, pertumbuhan pasar anime Jepang juga lebih dari dua kali lipat dibandingkan 2015 yang berada di angka 1,8 triliun yen.

Iklan

Penjualan dari pasar luar negeri menjadi salah satu faktor utama yang ikut berkontribusi mendorong pertumbuhan ekonomi di Jepang.

Pada tahun 2025, penjualan anime Jepang ke luar negeri mencapai 2,54 triliun yen (sekitar Rp266 triliun) dari total pasar.

Pertumbuhan tersebut diduga turut didorong oleh semakin luasnya layanan streaming film seperti Netflix dan Bstation yang membuat anime Jepang lebih mudah diakses penonton di berbagai negara.

Film Demon Slayer

Film Demon Slayer: Kimetsu no Yaiba – The Movie: Infinity Castle (atau cukup: Demon Slayer: Kimetsu no Yaiba – Infinity Castle) menjadi salah satu karya yang ikut mendorong pertumbuhan industri anime Jepang pada 2025.

Film tersebut sangat terkenal di mancanegara dengan total pendapatan global mencapai 800 juta dolar AS atau sekitar Rp14,5 triliun.

Selain itu, film tersebut juga menjadi film anime sekaligus film Jepang dengan pendapatan tertinggi sepanjang masa.

Presiden Asosiasi Animasi Jepang Kazuko Ishikawa mengatakan pasar dan potensi animasi Jepang terus berkembang seiring semakin dikenalnya anime di berbagai negara.

Pasar dan potensi animasi Jepang semakin berkembang karena telah menjadi semakin akrab bagi masyarakat di seluruh dunia,”

kata Ishikawa dalam Kyodo News.

Selain itu, pemerintah Jepang juga menargetkan penjualan konten seperti gim, anime, dan manga di pasar luar negeri dapat mencapai 20 triliun yen pada 2033. Target tersebut meningkat drastis dari 5,8 triliun yen pada 10 tahun sebelumnya.

Iklan

Topik terkait

Penulis dan penyunting

  • Reporter

    Aktif menulis berbagai artikel bertema liputan khusus, gaya hidup, hingga isu transportasi publik di OWRITE.

  • Editor

    Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.