Warna biru pada makanan dan minuman biasanya identik dengan pewarna sintetis. Namun, ada tanaman yang mampu menghasilkan warna biru alami, yaitu bunga telang (Clitoria ternatea).
Bunga berwarna biru keunguan ini tidak hanya dimanfaatkan sebagai tanaman hias. Kelopaknya juga dapat diseduh menjadi teh herbal hingga diolah sebagai pewarna alami makanan.
Menariknya, bunga telang mengandung pigmen antosianin yang memiliki aktivitas antioksidan.
Iklan
Apa saja manfaatnya, dilansir dari laman Balai Besar Perpustakaan dan Literasi Pertanian, 22 Agustus 2023, berikut penjelasannya.
Pigmen Antosianin
Warna biru khas bunga telang berasal dari kelompok senyawa antosianin, khususnya pigmen yang dikenal sebagai ternatin.
Senyawa ini merupakan turunan delphinidin yang memberikan warna biru pada kelopak bunga telang.
Dalam jurnal Frontiers in Plant Science tahun 2021, menjelaskan bahwa ternatin memiliki karakteristik yang menarik untuk dikembangkan sebagai pewarna alami.
Selain menghasilkan warna, senyawa antosianin juga dikenal memiliki aktivitas antioksidan yang dapat membantu menangkal radikal bebas berdasarkan pengujian laboratorium.
Salah satu cara paling populer menikmati bunga telang adalah dengan menyeduh kelopaknya menggunakan air panas. Bunga telang segar maupun kering dapat menghasilkan minuman berwarna biru alami.
Teh bunga telang memiliki rasa ringan sehingga sering dipadukan dengan madu, serai, lemon, atau jeruk nipis agar terasa lebih segar.
Proses penyeduhan menggunakan air panas membantu mengekstraksi pigmen antosianin dari kelopak bunga. Selain rasanya yang ringan, warna birunya juga membuat minuman ini menarik untuk disajikan.
Teh herbal bunga telang (Foto: Unsplash/Helen Van)
Dicampur Lemon
Pernah melihat teh bunga telang yang berubah dari biru menjadi ungu setelah ditambahkan perasan lemon? Fenomena tersebut terjadi akibat perubahan tingkat keasaman atau pH.
Antosianin dalam bunga telang memiliki struktur kimia yang dapat berubah mengikuti kondisi pH larutan. Ketika dicampur dengan bahan asam seperti lemon, warna birunya dapat bergeser menjadi ungu hingga kemerahan.
Karakteristik ini membuat bunga telang menarik untuk digunakan dalam kreasi minuman sekaligus menjadi bahan eksperimen sederhana untuk mengenalkan konsep kimia.
Pewarna Biru Alami
Tidak banyak bahan alami yang mampu menghasilkan warna biru pekat. Karena itu, bunga telang menjadi salah satu alternatif pewarna alami yang menarik untuk industri pangan.
Ekstrak bunga telang dapat dimanfaatkan untuk memberikan warna pada nasi, kue, jeli, mi, hingga berbagai produk minuman.
Antosianin bunga telang memiliki potensi sebagai pewarna biru alami. Pigmen ternatin juga relatif stabil terhadap panas dan penyimpanan dibandingkan beberapa jenis antosianin lainnya.
Potensi tersebut menjadikan bunga telang sebagai bahan alami yang menarik untuk dikembangkan sebagai alternatif pewarna sintetis dalam produk pangan.
Suhu dan Cahaya
Meskipun memiliki kestabilan yang cukup baik, pigmen bunga telang tetap dapat mengalami penurunan kualitas akibat kondisi lingkungan.
Suhu tinggi dan paparan cahaya berlebihan berpotensi mempercepat kerusakan antosianin sehingga intensitas warna birunya berkurang.
Karena itu, ekstrak bunga telang sebaiknya disimpan dalam wadah tertutup dan terlindung dari cahaya. Penyimpanan pada suhu rendah juga dapat membantu mempertahankan kestabilan pigmennya.
Bunga Cantik
Bunga telang bukan sekadar tanaman hias dengan warna mencolok. Kandungan pigmen ternatin membuatnya berpotensi dimanfaatkan sebagai teh herbal sekaligus pewarna biru alami untuk berbagai produk makanan dan minuman.
Selain memberikan warna yang menarik, kandungan antosianinnya juga memiliki aktivitas antioksidan berdasarkan penelitian laboratorium.
Potensi tersebut menjadikan bunga telang sebagai salah satu tanaman lokal yang menarik untuk terus dikembangkan dalam industri pangan.