Chief Executive Officer (CEO) Canva, Melanie Perkins, menyampaikan perubahan tersebut melalui email kepada seluruh karyawannya.
Perkins mengatakan, perusahaan perlu melakukan perubahan struktur organisasi, jumlah tim, dan posisi pekerjaan yang dibutuhkan.
Kami telah membuat keputusan yang sangat sulit untuk melakukan perubahan signifikan pada cara kami terorganisasi, di mana beberapa tim kami berbasis, serta peran dan keterampilan yang kami butuhkan untuk masa depan. Ini berarti 1.271 orang, atau 22% dari Canva, akan terkena dampaknya,”
ujar Melanie Perkins, dikutip dari Livemint, Kamis, 5 November 2026.
Perkins juga mengaku menyesali dampak yang ditimbulkan atas keputusan tersebut. Ia menyampaikan permintaan maaf kepada para pekerja yang telah lama bekerja di perusahaan tersebut.
Selain itu, ia juga memastikan perusahaan akan memberikan dukungan kepada seluruh karyawan yang terdampak.
Bagi sebagian orang, ini akan berarti perubahan pada peran mereka atau diminta untuk pindah ke pusat yang tersentralisasi. Sayangnya, ini juga berarti mengucapkan selamat tinggal kepada rekan tim dan teman-teman yang telah membantu membangun Canva menjadi seperti sekarang ini,”
tambah Melanie Perkins.
Menyiapkan Kompensasi
Selain itu, Canva juga telah menyiapkan sejumlah kompensasi bagi karyawan yang harus meninggalkan perusahaan tersebut.
Kompensasi yang diberikan mulai dari pemberian gaji selama enam bulan ke depan, fasilitas kesehatan selama 12 bulan, hingga mendapatkan layanan Canva Care untuk anggota keluarga karyawan.
Menariknya, karyawan yang terdampak juga diperbolehkan membawa pulang perangkat Apple MacBook yang sebelumnya diberikan sebagai fasilitas pekerjaan.
Tidak hanya finansial dan fasilitas kerja, Canva juga memberikan dukungan untuk karyawannya yang ingin mencari pekerjaan baru dengan mendapat langganan LinkedIn Premium selama satu tahun.
Semua orang yang keluar akan dapat menyimpan MacBook Canva mereka karena kami tahu tidak semua orang memiliki laptop pribadi,”
lanjutnya.
Program Collective Fund
Selain membantu mencari pekerjaan, Canva juga memberi kesempatan bagi karyawan yang terdampak yang ingin mulai membangun bisnis sendiri.
Dengan program Collective Fund, Canva menyiapkan bantuan dana sebesar 10 ribu dolar Amerika Serikat atau sekitar Rp181 juta.
Canva juga memastikan bantuan tersebut tidak disertai permintaan kepemilikan saham meski bisnis tersebut dibantu dengan uang dari Canva.