Lewati ke konten

OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia

Your Reading Dose, Right Here

Hype

Punya Rasa Pahit dan Aroma Menyengat, Buah Mengkudu Ternyata Menyimpan Segudang Manfaat bagi Kesehatan!

Buah pace mengandung berbagai senyawa bioaktif yang berpotensi mendukung kesehatan, mulai dari antioksidan hingga menjaga kadar kolesterol, tetapi konsumsinya tetap perlu dibatasi.

Buah pace atau mengkudu.
Buah pace atau mengkudu. (Foto: Unsplash/Iqro Rinaldi)

Buah pace atau mengkudu (Morinda citrifolia) dikenal sebagai buah tropis yang memiliki aroma menyengat dan rasa pahit.

Meski kurang disukai sebagian orang, buah yang sering dijadikan jus herbal ini ternyata mengandung berbagai senyawa bioaktif yang berpotensi memberikan manfaat bagi kesehatan tubuh.

Pace telah lama dimanfaatkan dalam pengobatan tradisional. Sejumlah penelitian modern juga mulai mengkaji kandungan antioksidan, flavonoid, iridoid, hingga senyawa fenolik di dalamnya.

Iklan

Kaya Antioksidan

Dilansir dari laman Hello Sehat, 9 Juli 2026, salah satu keunggulan buah pace adalah kandungan senyawa antioksidannya.

Buah ini mengandung flavonoid, fenolik, dan berbagai senyawa bioaktif yang berpotensi membantu melindungi sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas.

Radikal bebas merupakan molekul tidak stabil yang dapat memicu stres oksidatif apabila jumlahnya berlebihan.

Kondisi tersebut berkaitan dengan berbagai gangguan kesehatan, termasuk proses penuaan dan penyakit kronis.

Kandungan antioksidan dalam pace menjadikannya menarik untuk diteliti sebagai salah satu sumber pangan fungsional.

Pilihan EditorOssid Duha Jussas Salma

Sering Makan Daun Kemangi karena Takut Bau Badan? Ternyata Begini Faktanya!

Kesehatan Jantung

Buah pace juga banyak diteliti karena potensinya dalam mendukung kesehatan jantung dan pembuluh darah.

Beberapa penelitian praklinis menemukan bahwa senyawa bioaktif mengkudu memiliki aktivitas yang berkaitan dengan pengaturan tekanan darah dan perlindungan pembuluh darah.

Selain itu, kandungan antioksidannya berpotensi membantu mengurangi stres oksidatif yang berhubungan dengan gangguan kardiovaskular.

Potensi Antiinflamasi

Selain antioksidan, buah pace juga mengandung senyawa yang berpotensi membantu mengendalikan peradangan dalam tubuh.

Dalam studi tahun 2025 berjudul Morinda citrifolia L.: A Comprehensive Review on Phytochemistry, Pharmacological Effects, and Antioxidant Potential membahas aktivitas antiinflamasi dari berbagai senyawa dalam mengkudu, termasuk iridoid, flavonoid, dan polisakarida.

Senyawa tersebut diketahui berinteraksi dengan jalur biologis yang berkaitan dengan respons peradangan.

Menjaga Kadar Kolesterol

Dalam jurnal The Scientific World Journal pada 2012 melibatkan 132 perokok dewasa. Penelitian tersebut menggunakan metode acak, tersamar ganda, dan terkontrol plasebo untuk menguji konsumsi jus mengkudu selama satu bulan.

Hasilnya menunjukkan bahwa kelompok yang mengonsumsi jus mengkudu mengalami penurunan kolesterol total, trigliserida, dan penanda peradangan hs-CRP.

Namun, penelitian ini dilakukan pada kelompok perokok berat sehingga hasilnya tidak bisa langsung digeneralisasikan kepada seluruh masyarakat.

Mengonsumsi Buah Pace

Meski memiliki beragam potensi manfaat, buah pace tidak boleh dikonsumsi secara berlebihan dengan anggapan bahwa semakin banyak jumlahnya, semakin baik bagi kesehatan.

Kandungan flavonoid, iridoid, fenolik, dan polisakarida di dalamnya menyimpan potensi aktivitas antioksidan, antiinflamasi, serta berbagai aktivitas biologis lainnya.

Oleh karena itu, buah pace dapat menjadi bagian dari variasi pangan bergizi, tetapi bukan pengganti pengobatan medis maupun pola hidup sehat.

Iklan

Topik terkait

Penulis dan penyunting

  • Reporter

    Seorang jurnalis, penulis, dan peneliti asal Indonesia lulusan Universitas Esa Unggul.

  • Asisten Redaktur

    Rahmat Tunny adalah Asisten Redaktur di OWRITE yang berfokus pada peliputan berita nasional dan isu-isu kebijakan publik. Pemegang gelar