Keduanya berjabat tangan erat dan berfoto bersama sebagai simbol persahabatan dan kemitraan erat antara Indonesia dan Korea Selatan.
Selain Prabowo, sejumlah pemimpin dunia juga telah hadir di Gyeongju, termasuk Perdana Menteri Singapura Lawrence Wong, PM Malaysia Anwar Ibrahim, PM Selandia Baru Christopher Luxon, serta Presiden China Xi Jinping.
Dalam hari pertama pertemuan, para pemimpin dunia mengikuti sesi pembuka APEC Economic Leaders’ Meeting (AELM) yang mengusung tema “Towards a More Connected, Resilient Region and Beyond.”
Tema ini menyoroti pentingnya konektivitas lintas kawasan, ketahanan ekonomi, dan inovasi berkelanjutan di kawasan Asia-Pasifik.
Sampaikan Visi di Forum Ekonomi Dunia
Dalam sesi tersebut, Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan menyampaikan pandangan strategis Indonesia mengenai langkah konkret untuk memperkuat kerja sama ekonomi antarnegara Asia-Pasifik.
Ia juga akan menyoroti pentingnya membangun kawasan yang terhubung, inovatif, dan sejahtera bersama di tengah dinamika ekonomi global.
Turut mendampingi Presiden Prabowo dalam kegiatan ini yaitu Menteri Luar Negeri RI Sugiono dan sejumlah delegasi Indonesia.
Kehadiran Indonesia di KTT APEC 2025 memiliki arti strategis. Forum ini mencakup 60 persen Produk Domestik Bruto (PDB) dunia dan lebih dari sepertiga populasi global, menjadikannya wadah penting untuk memperkuat peran Indonesia dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kawasan Asia-Pasifik.
Melalui forum bergengsi ini, Presiden Prabowo diharapkan dapat memperkuat posisi Indonesia sebagai pilar penting dalam ekonomi global serta menjalin hubungan diplomatik yang semakin erat dengan negara-negara anggota APEC lainnya.