Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka menegaskan peran strategis Program Makan Bergizi Gratis (MBG) saat berbicara dalam KTT G20 yang digelar di Johannesburg, Afrika Selatan.
Di hadapan para pemimpin dunia, Gibran menekankan bahwa MBG bukan hanya program bantuan sosial, tetapi sebuah investasi jangka panjang untuk masa depan Indonesia.
Wapres menekankan bahwa ketahanan pangan bukan sekadar agenda ekonomi, namun merupakan kebutuhan fundamental sekaligus investasi strategis,”
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto yang turut mendampingi Gibran.
Topik ketahanan pangan menjadi salah satu fokus utama G20 tahun ini. Laporan terbaru mencatat masih ada 720 juta orang di dunia yang mengalami kelaparan, menegaskan pentingnya inovasi dan kebijakan yang dapat diterapkan secara global.
MBG Memberikan Dampak Berlapis
Airlangga menjelaskan bahwa Gibran memaparkan MBG sebagai contoh nyata bagaimana sebuah kebijakan mampu memberikan dampak berlapis.
Program ini tidak hanya meningkatkan gizi masyarakat, tetapi juga mendorong pemakaian produk lokal, memperkuat rantai pasok nasional, membuka peluang usaha, serta menghidupkan sektor pertanian dan peternakan di berbagai daerah.
Selain isu pangan, Gibran juga menyoroti pentingnya mitigasi risiko bencana. Sebagai negara kepulauan yang berada di jalur cincin api (ring of fire), Indonesia menghadapi ancaman bencana yang tinggi. Karena itu, pembangunan yang tangguh dan adaptif menjadi kebutuhan mendesak.
Kehadiran Gibran di G20 menandai peran aktif Indonesia pada hari pertama pertemuan puncak yang untuk pertama kalinya diselenggarakan di benua Afrika di bawah Presiden Afrika Selatan.
Sebanyak 37 kepala negara, pemimpin lembaga internasional seperti PBB, IMF, dan Bank Dunia, turut hadir dalam acara tersebut.
KTT G20 tahun ini terbagi menjadi tiga sesi pembahasan Utama Ekonomi berkelanjutan, termasuk perdagangan, keuangan, dan isu utang negara berkembang.
Selain itu juga membahas tentang Ketahanan global, mencakup kebencanaan, perubahan iklim, transisi energi yang adil, dan sistem pangan dan Masa depan pekerjaan, regulasi kecerdasan buatan, serta pengelolaan mineral kritis.
Dalam seluruh rangkaian pembahasan tersebut, Gibran terus menekankan bahwa akses pangan bergizi adalah fondasi utama pembangunan manusia.
Melalui Program Makan Bergizi Gratis, pemerintah berharap dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan memperkuat perekonomian nasional secara berkelanjutan.
