Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Senin, 23 Mar 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • KPK
  • Headline
  • Korupsi
  • Purbaya
  • Spill
  • DPR
  • Banjir
  • BMKG
  • sumatera
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Fakta-fakta Penembakan Berdarah di Pantai Bondi, Pelaku Diduga Terinspirasi ISIS
Internasional

Fakta-fakta Penembakan Berdarah di Pantai Bondi, Pelaku Diduga Terinspirasi ISIS

hadi-febriansyah-owritedusep-malik
Last updated: Desember 17, 2025 10:55 am
Hadi Febriansyah
Dusep
Share
Ilustrasi Pantai Bondi, Sydney, Australia.
Ilustrasi Pantai Bondi, Sydney, Australia. (Sumber: Instagram Bondi Beach)
SHARE

Tragedi berdarah mengguncang Pantai Bondi, Sydney, Australia, pada Minggu 14 Desember 2025, ketika dua pelaku yang masih memiliki hubungan ayah dan anak melepaskan tembakan di tengah keramaian.

Daftar isi Konten
  • Polisi Temukan Bendera dan Bom Rakitan
  • Riwayat Penyelidikan Intelijen Terungkap
  • Jejak Perjalanan ke Filipina Diselidiki

Insiden tersebut terjadi bersamaan dengan digelarnya perayaan Hanukkah komunitas Yahudi di kawasan pantai populer itu. Akibat serangan tersebut, 16 orang dinyatakan tewas, termasuk salah satu pelaku.

Pelaku penembakan diketahui bernama Sajid Akram (50) dan Naveed Akram (24). Sajid tewas di lokasi setelah terlibat baku tembak dengan aparat Kepolisian. Sementara Naveed berhasil dilumpuhkan dan kini menjalani perawatan medis dalam status tahanan.

Kepolisian New South Wales menyebut aksi keduanya tidak dilakukan secara spontan, melainkan didorong oleh keyakinan ekstrem.

Polisi Temukan Bendera dan Bom Rakitan

Dalam penggeledahan kendaraan yang digunakan pelaku dan terdaftar atas nama Naveed, polisi menemukan dua bendera ISIS serta perangkat peledak rakitan. Temuan ini semakin menguatkan dugaan bahwa aksi tersebut terhubung dengan ideologi terorisme global.

Pihak Kepolisian menyatakan bahwa ayah dan anak itu bertindak karena terpengaruh paham ekstrem ISIS.

Perdana Menteri Australia Anthony Albanese menyatakan bahwa penemuan simbol ISIS dalam kasus ini menunjukkan bahaya nyata radikalisasi yang menyimpang dari ajaran Islam. Ia menegaskan bahwa ekstremisme merupakan ancaman global, termasuk bagi Australia.

Albanese juga meyakini bahwa kedua pelaku terinspirasi oleh narasi ekstremis, meskipun sebelumnya tidak masuk dalam kategori ancaman aktif.

Riwayat Penyelidikan Intelijen Terungkap

Menurut keterangan pemerintah, Naveed Akram sempat berada dalam pengawasan badan intelijen Australia selama enam bulan. Ia diselidiki karena kedekatannya dengan dua individu yang kemudian dijatuhi hukuman penjara atas kasus terorisme.

Namun, hasil penyelidikan saat itu menyatakan Naveed belum menunjukkan tanda-tanda radikalisasi serius, sehingga pengawasan dihentikan. Sementara itu, Sajid Akram juga pernah diperiksa pada 2019, tetapi tidak ditemukan indikasi ekstremisme.

Jejak Perjalanan ke Filipina Diselidiki

Kini, aparat keamanan tengah menelusuri riwayat perjalanan kedua pelaku ke Filipina yang dilakukan sebulan sebelum kejadian. Otoritas Filipina mengonfirmasi bahwa keluarga Akram tiba di negara tersebut pada 1 November, dengan tujuan akhir Davao, kota di wilayah selatan Pulau Mindanao.

Mindanao dikenal sebagai kawasan rawan konflik dan aktivitas kelompok bersenjata.

Pulau Mindanao selama bertahun-tahun menjadi basis sejumlah kelompok militan Islam, termasuk Abu Sayyaf, yang dituding terlibat dalam serangan terhadap warga sipil, aparat keamanan, serta penculikan warga negara asing.

Pihak kepolisian Australia kini bekerja sama dengan otoritas internasional untuk mengungkap apakah perjalanan tersebut berperan dalam proses radikalisasi kedua pelaku.

Tag:AustraliaISISPantai BondiPenembakanSydney
Share This Article
Email Salin Tautan Print
hadi-febriansyah-owrite
ByHadi Febriansyah
Reporter
Follow:
Jurnalis OWRITE yang meliput pemberitaan seputar dunia Olahraga mulai dari Sepak Bola, hingga Bulu Tangkis.
dusep-malik
ByDusep
Redaktur
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.

BERITA TERKINI

Indeks berita
Penumpang berjalan untuk menaiki pesawat di Bandara Internasional Juanda Surabaya, Jawa Timur
Nasional

Kemenhub Sebut 10 Juta Pemudik Padati Angkutan Lebaran 2026

Kementerian Perhubungan melalui Posko Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2026 mencatat pergerakan penumpang angkutan umum secara kumulatif, sejak H-8 (13 Maret 2026) hingga H-1 Lebaran (20 Maret 2026) tercatat mencapai 10.003.583…

By
Iren Natania
Ivan
3 Min Read
Juru Bicara (Jubir) Satgas Operasi Ketupat 2026, Kombes Pol Marupa Sagala.
Nasional

292 Kecelakaan Lalu Lintas Selama Arus Mudik, 8 Orang Meninggal Dunia

Polri mencatat 292 kasus kecelakaan lalu lintas dengan korban meninggal dunia hingga luka ringan selama musim mudik Lebaran 2026. Data tersebut berdasarkan pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 per Minggu, 22 Maret…

By
Rahmat
Amin Suciady
2 Min Read
Tersangka kasus dugaan korupsi kuota haji dan penyelenggaraan ibadah haji Yaqut Cholil Qoumas memasuki mobil tahanan usai menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK
Hukum

Tahanan Rumah Yaqut Cuma Bebani Uang Negara dan Lukai Semangat Antikorupsi

Direktur Lingkar Madani Indonesia (LIMA), Ray Rangkuti, menilai pengalihan status penahanan eks Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas (YCQ), sekaligus tersangka kasus dugaan korupsi kuota haji tambahan, yang sebelumnya mejadi…

By
Amin Suciady
Rahmat
2 Min Read

BERITA LAINNYA

Ilustrasi Maspakai Penerbangan Dunia. (Sumber: Unsplash/ Rocker Sta)
Internasional

Perang AS–Israel Vs Iran Hantam Industri Penerbangan Global, Maskapai Rugi Rp898 Triliun

Para maskapai penerbangan terbesar di dunia telah kehilangan sekitar US$53 miliar atau…

iren natania longdongdusep-malik
By
Iren Natania
Dusep
16 jam lalu
Salat Idul Fitri di Masjid Al-Aqsa di Yerusalem Timur
Internasional

Israel Larang Umat Muslim Palestina Salat Ied di Masjid Al-Aqsa

Otoritas Israel melarang salat Idulfitri di Masjid Al-Aqsa di Yerusalem Timur yang…

iren natania longdongIvan OWRITE
By
Iren Natania
Ivan
2 hari lalu
Foto by: Middle East Monitor
Internasional

AS Minta Warganya Tinggalkan Arab Saudi Saat Konflik Regional Memanas

Kedutaan Besar AS di Arab Saudi, pada hari Kamis, 19 Maret 2026,…

iren natania longdongAmin Suciady
By
Iren Natania
Amin Suciady
3 hari lalu
Gedung Kedutaan Iran di Qatar
Internasional

Qatar Usir Atase Militer Kedutaan Iran

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Qatar menyampaikan nota resmi kepada Kedutaan Besar Republik…

iren natania longdongIvan OWRITE
By
Iren Natania
Ivan
3 hari lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up