Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Senin, 23 Mar 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • KPK
  • Headline
  • Korupsi
  • Purbaya
  • Spill
  • DPR
  • Banjir
  • BMKG
  • sumatera
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Jejak Penembak Bondi Terungkap: Polisi Filipina Sisir Davao
Internasional

Jejak Penembak Bondi Terungkap: Polisi Filipina Sisir Davao

hadi-febriansyah-owriteIvan OWRITE
Last updated: Desember 22, 2025 4:10 pm
Hadi Febriansyah
Ivan
Share
Karangan bunga dikirimkan warga Sydney di Kawasan Bondi Beach
Karangan bunga dikirimkan warga Sydney di Kawasan Bondi Beach (Foto: Instagram/VisitBondiBeach)
SHARE

Kepolisian Filipina tengah melakukan penyelidikan intensif terhadap individu-individu yang diduga berinteraksi dengan dua pelaku penembakan di Pantai Bondi, Sydney, Australia.

Daftar isi Konten
  • Telusuri Aktivitas dan Interaksi Sosial
  • Penyisiran CCTV dan Data Perjalanan
  • Davao dan Isu Radikalisme

Penelusuran ini difokuskan pada periode ketika keduanya berada di Filipina selama sekitar satu bulan sebelum melancarkan aksinya.

Dua pelaku yang diketahui merupakan ayah dan anak, Sajid Akram dan Naveed Akram, tercatat menghabiskan sebagian besar waktu mereka di Davao City, wilayah selatan Filipina yang dikenal memiliki riwayat aktivitas kelompok militan.

Kepala Kepolisian Wilayah Davao, Brigadir Jenderal Leon Victor Rosete, menyampaikan bahwa pihaknya telah meluncurkan operasi pelacakan balik guna memetakan pergerakan kedua pelaku selama berada di kota tersebut.

Telusuri Aktivitas dan Interaksi Sosial

Operasi tersebut mencakup penelusuran lokasi yang dikunjungi, orang-orang yang mereka temui, serta aktivitas harian selama masa tinggal di Davao.

Aparat juga mengevaluasi kemungkinan adanya jaringan pendukung atau hubungan tertentu yang dapat mengarah pada keterlibatan pihak lain.

Menurut Rosete, penyelidikan masih berlangsung untuk mengidentifikasi apakah terdapat kaitan ideologis maupun logistik antara para pelaku dengan pihak tertentu di Filipina.

Mengutip laporan New York Times, penyidik mendalami informasi bahwa Sajid dan Naveed Akram diduga sempat melakukan pertemuan dengan sejumlah tokoh agama Muslim setempat.

Meski demikian, otoritas menegaskan bahwa identitas pihak yang ditemui serta topik pembahasan masih dalam tahap pendalaman.

Penyisiran CCTV dan Data Perjalanan

Untuk memperkuat penyelidikan, kepolisian Filipina memeriksa rekaman kamera pengawas di berbagai titik di Davao, termasuk data penginapan, catatan perjalanan, serta informasi intelijen lain yang relevan.

Diketahui, kedua pelaku menginap di GV Hotel, Davao, selama sekitar satu bulan sebelum melakukan aksi penembakan massal di Sydney yang menewaskan sedikitnya 15 orang.

Salah satu staf hotel, Jenelyn Sayson, mengungkapkan bahwa keluarga Akram jarang terlihat keluar dari penginapan. Dalam satu hari, mereka hanya meninggalkan hotel selama satu hingga dua jam.

Davao dan Isu Radikalisme

Davao merupakan kota terbesar di Pulau Mindanao dan menjadi pusat wilayah selatan Filipina. Daerah ini kerap dikaitkan dengan konflik bersenjata dan keberadaan kelompok Islamis ekstrem, termasuk yang menyatakan afiliasi dengan ISIS.

Sejumlah analis kontraterorisme Australia sebelumnya menduga kedua pelaku terinspirasi ideologi ISIS dan melakukan perjalanan ke Filipina untuk tujuan pelatihan.

Namun, Dewan Keamanan Nasional Filipina pada 17 Desember menegaskan bahwa hingga kini belum ada bukti kuat yang memastikan kedua pelaku menerima pelatihan terorisme di wilayah Filipina.

Tag:FllipinaPantai BondiPenembakanPenyelidikan Intensif
Share This Article
Email Salin Tautan Print
hadi-febriansyah-owrite
ByHadi Febriansyah
Reporter
Follow:
Jurnalis OWRITE yang meliput pemberitaan seputar dunia Olahraga mulai dari Sepak Bola, hingga Bulu Tangkis.
Ivan OWRITE
ByIvan
Redaktur
Follow:
Editor senior di OWRITE Media, meliput pemberitaan Politik dan Peristiwa.

BERITA TERKINI

Indeks berita
Gambar ilustrasi perang Iran vs Amerika
Internasional

Trump Ancam Hancurkan Fasilitas Listrik, Iran Ancam Balik Serang Infrastruktur AS

Iran menyatakan siap mengambil tindakan balasan jika fasilitas energi mereka diserang. Pernyataan ini disampaikan oleh Juru Bicara Markas Pusat Khatam Al-Anbiya, Ebrahim Zolfaghari, pada Minggu 22 Maret 2026. Pernyataan tersebut…

By
Hadi Febriansyah
Amin Suciady
2 Min Read
Ilustrasi penumpang yang akan berangkat menggunakan kereta
Nasional

Data Terbaru, Kereta Jadi Favorit Pemudik Lebaran 2026

Kementerian Perhubungan melalui Posko Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2026 mencatat jumlah penumpang angkutan umum pada hari H Lebaran, Sabtu 21 Maret 2026, mencapai 873.916 orang. Selain tingginya jumlah penumpang, arus…

By
Hadi Febriansyah
Ivan
3 Min Read
Pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II di 104 lokasi di seluruh Indonesia
Nasional

Kementerian PU Percepat Pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II di 104 Lokasi

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mempercepat pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II, yang dilaksanakan di 104 lokasi di seluruh Indonesia. Langkah ini sebagai bagian dari upaya pemerintah untuk mendukung pemerataan akses pendidikan…

By
Iren Natania
Ivan
3 Min Read

BERITA LAINNYA

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump
Internasional

Trump Ultimatum Hancurkan Iran Jika Selat Hormuz Tak Dibuka!

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengeluarkan ancaman tegas terhadap Iran terkait penutupan…

hadi-febriansyah-owriteIvan OWRITE
By
Hadi Febriansyah
Ivan
5 jam lalu
Ilustrasi Maspakai Penerbangan Dunia. (Sumber: Unsplash/ Rocker Sta)
Internasional

Perang AS–Israel Vs Iran Hantam Industri Penerbangan Global, Maskapai Rugi Rp898 Triliun

Para maskapai penerbangan terbesar di dunia telah kehilangan sekitar US$53 miliar atau…

iren natania longdongdusep-malik
By
Iren Natania
Dusep
1 hari lalu
Salat Idul Fitri di Masjid Al-Aqsa di Yerusalem Timur
Internasional

Israel Larang Umat Muslim Palestina Salat Ied di Masjid Al-Aqsa

Otoritas Israel melarang salat Idulfitri di Masjid Al-Aqsa di Yerusalem Timur yang…

iren natania longdongIvan OWRITE
By
Iren Natania
Ivan
2 hari lalu
Foto by: Middle East Monitor
Internasional

AS Minta Warganya Tinggalkan Arab Saudi Saat Konflik Regional Memanas

Kedutaan Besar AS di Arab Saudi, pada hari Kamis, 19 Maret 2026,…

iren natania longdongAmin Suciady
By
Iren Natania
Amin Suciady
3 hari lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up