Kedutaan Besar AS di Arab Saudi, pada hari Kamis, 19 Maret 2026, mendesak warga Amerika untuk meninggalkan Riyadh dengan alasan eskalasi yang sedang berlangsung di kawasan tersebut.
Dalam peringatan keamanan yang diposting melalui X, kedutaan mengatakan bahwa mereka memantau dengan cermat situasi di Timur Tengah dan memberikan pembaruan untuk membantu warga AS membuat keputusan yang tepat tentang keselamatan mereka.
Kami mendorong warga AS untuk meninggalkan Arab Saudi melalui penerbangan komersial jika Anda dapat melakukannya dengan aman,”
kata Kedubes AS, dikutip dari Middle East Monitor, Jumat 20 Maret 2026.
Pernyataan tersebut mencatat bahwa wilayah udara Saudi tetap terbuka dengan pembatasan lalu lintas udara yang sering dilakukan untuk mengatasi ancaman rudal dan drone yang terus berlanjut dari Iran.







