Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Kamis, 5 Feb 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • Cari Tahu
  • WARGA SPILLNew
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Headline
  • KPK
  • Korupsi
  • Purbaya
  • Banjir
  • sumatera
  • longsor
  • Bola
  • Spill
  • BMKG
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Tak Mau Ambil Risiko, Kamboja Usul Kuala Lumpur jadi Lokasi Rapat Gencatan Senjata
Internasional

Tak Mau Ambil Risiko, Kamboja Usul Kuala Lumpur jadi Lokasi Rapat Gencatan Senjata

hadi-febriansyah-owriteAmin Suciady
Last updated: Desember 24, 2025 3:53 pm
Hadi Febriansyah
Amin Suciady
Share
Dokumen istimewa
Dokumen istimewa
SHARE

Pemerintah Kamboja mengajukan permintaan agar pertemuan terkait pembahasan gencatan senjata dengan Thailand tidak dilakukan di wilayah perbatasan. Phnom Penh menilai, situasi keamanan yang belum kondusif membuat pertemuan harus digelar di lokasi yang aman dan netral.

Daftar isi Konten
  • Thailand Sempat Umumkan Pertemuan di Wilayahnya
  • Korban Jiwa dan Pengungsian Terus Bertambah

Permintaan tersebut disampaikan langsung oleh Menteri Pertahanan Kamboja, Tea Seiha, melalui surat resmi kepada Menteri Pertahanan Thailand, Nattaphon Narkphanit, pada Senin, 22 Desember 2025. Dalam surat tersebut, Tea Seiha mengusulkan Kuala Lumpur, Malaysia, sebagai tempat pertemuan kedua pihak.

Demi alasan keamanan karena pertempuran di perbatasan masih terus berlanjut, pertemuan harus digelar di tempat aman dan netral,”

tulis Tea Seiha dalam surat tersebut, dikutip AFP.

Kementerian Pertahanan Kamboja kemudian mengonfirmasi keaslian dan isi surat tersebut kepada publik.

Thailand Sempat Umumkan Pertemuan di Wilayahnya

Sebelum surat permintaan Kamboja beredar luas, Menteri Luar Negeri Thailand, Sihasak Phuangketkeow, lebih dahulu menyatakan bahwa delegasi kedua negara akan bertemu di Chanthaburi, Thailand, pada Rabu 24 Desember 2025.

Pertemuan itu disebut sebagai bagian dari mekanisme yang telah berjalan, yakni Komite Perbatasan Umum (General Border Committee/GBC).

Pernyataan Thailand tersebut muncul setelah para menteri luar negeri ASEAN menggelar pertemuan khusus di Kuala Lumpur pada Senin. Dalam kesempatan itu, Menteri Luar Negeri Malaysia, Mohamad Hasan, menegaskan bahwa pembahasan gencatan senjata akan dilakukan melalui mekanisme GBC.

GBC akan mengadakan pertemuan pada 24 Desember 2025 untuk membahas implementasi dan verifikasi gencatan senjata,”

ujar Hasan, dikutip dari Straits Times.

Korban Jiwa dan Pengungsian Terus Bertambah

Dalam beberapa pekan terakhir, konflik bersenjata antara Thailand dan Kamboja kembali meningkat. Bentrokan di kawasan perbatasan dilaporkan menewaskan belasan orang dan memaksa hampir satu juta warga dari kedua negara mengungsi demi keselamatan.

Sebelumnya, kedua negara juga terlibat konflik serupa pada Juni lalu yang berlangsung selama lima hari. Saat itu, Malaysia sebagai Ketua ASEAN berhasil memediasi kesepakatan gencatan senjata.

Kesepakatan gencatan senjata yang dicapai pada Juni, bahkan diperluas menjadi perjanjian damai pada Oktober 2025. Namun, situasi kembali memanas hanya sebulan kemudian dengan eskalasi konflik yang lebih panjang dan intens dibanding bentrokan sebelumnya.

Permintaan Kamboja untuk memindahkan lokasi pertemuan menjadi sinyal penting, bahwa proses menuju perdamaian masih menghadapi tantangan besar di tengah ketegangan yang belum mereda.

Tag:KambojaKuala Lumpurmalaysiaperangthailand
Share This Article
Email Salin Tautan Print
hadi-febriansyah-owrite
ByHadi Febriansyah
Reporter
Ikuti
Jurnalis OWRITE yang meliput pemberitaan seputar dunia Olahraga mulai dari Sepak Bola, hingga Bulu Tangkis.
Amin Suciady
ByAmin Suciady
Redaktur Pelaksana
Ikuti
Redaktur Pelaksana di OWRITE Media, memiliki keahlian dalam komunikasi strategis, media relations, serta penyampaian informasi yang efektif.
@owritedotid

BERITA TERKINI

Indeks berita
Wakil Menteri Keuangan Juda Agung (kanan) dan Hakim MK Adies Kadir (kiri). (Sumber: Youtube Sekretariat Presiden)
Nasional

Prabowo Lantik Juda Agung Jadi Wamenkeu dan Adies Kadir Sebagai Hakim MK

Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Juda Agung sebagai Wakil Menteri Keuangan dan Adies Kadir sebagai Hakim Mahkamah Konstitusi (MK). Dilantiknya Juda untuk menggantikan posisi Thomas Djiwandono yang kini terpilih sebagai…

By
Anisa Aulia
Dusep
3 Min Read
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi. (Sumber: Dok. Kemen PPPA)
Nasional

Miris! Buku Sekolah Jadi ‘Barang Mewah’ Siswa SD di NTT, Bikin Menteri PPPA Alarm Keras

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi menyoroti kasus seorang pelajar kelas IV Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) yang mengakhiri hidupnya sendiri akibat…

By
Iren Natania
Dusep
3 Min Read
Pakar Hukum Tata Negara Universitas Andalas, Feri Amsari
Nasional

Pencalonan Tunggal Hakim MK Dinilai Cacat Konstitusional, Publik Boleh Menggugat

Pakar Hukum Tata Negara Universitas Andalas, Feri Amsari menilai, seleksi hakim Mahkamah Konstitusi (MK) oleh DPR dengan mencalonkan Adies Kadir sebagai calon tunggal melanggar transparansi dan partisipasi. Ditambah lagi jejak…

By
Syifa Fauziah
Amin Suciady
2 Min Read

BERITA LAINNYA

Video Call Putin dan Xi Jinping. (Sumber: Instagram Vladimir Putin)
Internasional

Putin–Xi Jinping Video Call Serius 1 Jam Bahas Isu Global, Ini yang Dibicarakan…

Presiden Rusia Vladimir Putin melakukan panggilan video dengan Presiden China Xi Jinping…

hadi-febriansyah-owritedusep-malik
By
Hadi Febriansyah
Dusep
4 jam lalu
Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez
Internasional

Spanyol Bersiap Tutup Media Sosial untuk Anak di Bawah 16 Tahun

Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez mengumumkan rencana besar pemerintahannya untuk membatasi akses…

hadi-febriansyah-owriteIvan OWRITE
By
Hadi Febriansyah
Ivan
1 hari lalu
Menteri Luar Negeri China Wang Yi saat bertemu Sekretaris Dewan Keamanan Rusia Sergei Shoigu di Beijing
Internasional

China dan Rusia Bersiap Buka Babak Baru Kerja Sama Global di 2026

Pemerintah China menilai relasi bilateral dengan Rusia berpeluang memasuki fase baru pada…

hadi-febriansyah-owriteIvan OWRITE
By
Hadi Febriansyah
Ivan
2 hari lalu
Presiden Iran Masoud Pezeshkian
Internasional

Iran Akhirnya Buka Pintu ke AS, Presiden Pezeshkian Perintahkan Pembicaraan Nuklir

Pemerintah Iran akhirnya mengambil langkah signifikan dalam merespons tekanan internasional terutama dari…

hadi-febriansyah-owriteIvan OWRITE
By
Hadi Febriansyah
Ivan
2 hari lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up