Dalam keterangan resminya, disebutkan bahwa alat peledak aktif secara tiba-tiba ketika aparat berada di dekat terduga pelaku.
Sebuah perangkat peledak diaktifkan saat petugas mendekati tersangka yang berada di sekitar mobil dinas,”
ujar perwakilan Komite Investigasi Rusia.
Ledakan Terjadi Dini Hari
Sejumlah saksi mata yang dikutip media lokal Rusia menyebutkan bahwa ledakan tersebut terdengar sekitar pukul 01.30 waktu setempat. Dentuman keras memicu kepanikan warga di sekitar lokasi kejadian.
Aparat keamanan segera mengamankan area dan menutup akses publik demi kelancaran penyelidikan.
Menariknya, lokasi ledakan ini berada tak jauh dari tempat Letnan Jenderal Fanil Sarvarov tewas pada Senin (22/12), akibat mobilnya meledak.
Otoritas Rusia menduga insiden sebelumnya berkaitan dengan operasi khusus yang dikaitkan dengan Ukraina.
Hingga kini, pihak berwenang Rusia masih melakukan penyelidikan mendalam. Kawasan sekitar lokasi kejadian dijaga ketat dan dipenuhi aparat kepolisian bersenjata.
Sejak Rusia melancarkan invasi ke Ukraina pada Februari 2022, Moskow kerap menuding Kyiv berada di balik sejumlah serangan yang menargetkan pejabat militer Rusia dan tokoh pro-Kremlin. Ukraina sendiri diketahui pernah mengakui keterlibatannya dalam beberapa serangan sebelumnya.