Seorang tentara cadangan Israel menabrakkan kendaraanya ke seorang pria Palestina, yang sedang salat di pinggir jalan di Tepi Barat pada Kamis waktu setempat.
Melansir Dawn, militer Israel menyebutkan bahwa individu tersebut merupakan seorang tentara cadangan, dan kedinasan militernya telah dihentikan.
Rekaman diterima dari seorang individu bersenjata yang menabrak seorang warga Palestina,”
kata militer Israel dalam sebuah pernyataan dikutip Minggu, 28 Desember 2025.
Anggota militer cadangan tersebut dinyatakan telah bertindak ‘melanggar wewenangnya secara berat’, dan senjatanya telah disita. Media asal Israel melaporkan bahwa dia ditahan sebagai tahanan rumah.
Adapun pria Palestina yang menjadi korban telah pergi ke rumah sakit untuk menjalani pemeriksaan setelah serangan itu. Setelah dilakukan pemeriksaan tidak mengalami luka serius, dan saat ini sudah berada di rumah.
Video yang ditayangkan di TV Palestina dan diverifikasi oleh Reuters menunjukkan, seorang pria berpakaian sipil dengan senjata api tersampir di bahunya, mengendarai kendaraan off-road menabrak seorang pria yang sedang salat di pinggir jalan.
Tahun ini merupakan salah satu tahun paling kejam dalam catatan serangan warga sipil Israel terhadap warga Palestina di Tepi Barat. Menurut data Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menunjukkan lebih dari 750 orang terluka.
Kemudian lebih dari seribu orang Palestina terbunuh di Tepi Barat antara 7 Oktober 2023 dan 17 Oktober 2025. Sebagian besar dalam operasi oleh pasukan keamanan dan beberapa oleh kekerasan pemukim, menurut PBB.

