Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Minggu, 22 Mar 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • KPK
  • Headline
  • Korupsi
  • Purbaya
  • Spill
  • DPR
  • Banjir
  • BMKG
  • sumatera
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Israel Main Api di Tanduk Afrika, Pengakuan Somaliland Diduga Terkait Usir Warga Gaza
Internasional

Israel Main Api di Tanduk Afrika, Pengakuan Somaliland Diduga Terkait Usir Warga Gaza

hadi-febriansyah-owritedusep-malik
Last updated: Januari 2, 2026 4:16 pm
Hadi Febriansyah
Dusep
Share
Kota Dhaqaallaha Somaliland.
Kota Dhaqaallaha Somaliland. (Sumber: Wikipedia)
SHARE

Gelombang penolakan keras datang dari negara-negara Arab dan mayoritas Muslim, termasuk Indonesia, menyusul langkah Israel yang mengaitkan pengakuannya terhadap Somaliland dengan isu pemindahan paksa warga Palestina ke wilayah tersebut.

Daftar isi Konten
  • Isu Pengusiran Warga Gaza Jadi Sorotan
  • Israel Resmi Akui Somaliland
  • Bantahan Tegas dari Pemerintah Somaliland
  • Rencana Kunjungan Presiden Somaliland ke Israel

Penolakan tersebut dituangkan dalam pernyataan bersama yang disepakati oleh 21 negara Arab dan mayoritas Muslim, bersama Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) dan Dewan Kerja Sama Teluk (GCC).

Puluhan negara yang menyatakan sikap tegas itu antara lain Arab Saudi, Aljazair, Djibouti, Gambia, Indonesia, Iran, Irak, Kuwait, Komoro, Libya, Maladewa, Mesir, Nigeria, Oman, Pakistan, Palestina, Qatar, Somalia, Sudan, Turki, dan Yaman.

Penolakan penuh terhadap segala potensi keterkaitan antara tindakan tersebut dengan segala upaya untuk secara paksa mengusir rakyat Palestina dari tanah mereka, yang secara tegas ditolak dalam bentuk apapun sebagai prinsip dasar,”

demikian pernyataan bersama yang dirilis Kementerian Luar Negeri RI dikutip Jumat, 2 Januari 2026.

Isu Pengusiran Warga Gaza Jadi Sorotan

Israel selama ini dituding berupaya memindahkan warga Palestina dari Jalur Gaza dengan dalih rekonstruksi pascakonflik. Langkah tersebut menuai kecaman luas dari komunitas internasional karena dinilai melanggar hukum internasional dan hak asasi manusia.

Dalam pernyataan bersama tersebut, negara-negara mayoritas Muslim juga memperingatkan bahwa pengakuan Israel terhadap Somaliland berpotensi memicu instabilitas di kawasan Tanduk Afrika dan Laut Merah.

Situasi itu dinilai dapat berdampak luas, tidak hanya secara regional tetapi juga terhadap perdamaian dan keamanan global.

Selain menolak langkah Israel, puluhan negara tersebut kembali menegaskan dukungan penuh terhadap Somalia sebagai negara berdaulat. Mereka menolak segala bentuk tindakan yang berpotensi merusak persatuan nasional, integritas wilayah, dan kedaulatan Somalia.

Pengakuan sebagian wilayah negara merupakan preseden serius dan mengancam perdamaian dan keamanan internasional, serta melanggar prinsip-prinsip utama hukum internasional dan Piagam PBB,”

lanjut pernyataan bersama itu.

Israel Resmi Akui Somaliland

Pekan lalu, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu secara terbuka mengumumkan pengakuan atas kemerdekaan dan kedaulatan Somaliland.

Dengan mengambil langkah ini, Israel menegaskan bahwa pengakuan ini membangun hubungan diplomatik penuh antara Israel dan Republik Somaliland,”

demikian deklarasi Israel.

Israel mengklaim hubungan tersebut akan mendorong perdamaian, stabilitas, dan kemakmuran di kawasan Tanduk Afrika, Timur Tengah, dan sekitarnya. Namun, pernyataan itu justru memicu kecaman keras dari berbagai negara dan pemerintah Somalia.

Somaliland merupakan wilayah semi-gurun di pesisir Laut Merah yang secara geografis masih bagian dari Somalia. Wilayah ini memiliki luas sekitar 177.000 kilometer persegi dengan populasi sekitar 5,7 juta jiwa.

Bekas protektorat Inggris ini sempat merdeka selama lima hari pada 1960 sebelum bergabung dengan Somalia. Akibat konflik politik dan keamanan, Somaliland memproklamasikan kemerdekaan secara sepihak pada 1990, meski hingga kini belum diakui secara luas oleh komunitas internasional.

Bantahan Tegas dari Pemerintah Somaliland

Kementerian Luar Negeri Republik Somaliland membantah keras isu bahwa pengakuan Israel disertai kesepakatan untuk menampung pengungsi Palestina atau pendirian pangkalan militer Israel.

Sebelumnya, Presiden Somalia Hassan Sheikh Mohamud mengatakan kepada Al Jazeera bahwa berdasarkan intelijen negaranya, pengakuan Israel memiliki tiga syarat utama: pemukiman warga Palestina, pendirian pangkalan militer di Teluk Aden, serta kepatuhan terhadap Perjanjian Abraham.

Pemerintah Republik Somaliland dengan tegas menolak klaim palsu yang disampaikan Presiden Somalia terkait dugaan pemukiman kembali warga Palestina atau pendirian pangkalan militer di Somaliland,”

demikian pernyataan Kemlu Somaliland melalui akun X pada Kamis, 1 Januari 2026.

Dikutip dari Al Jazeera, Kemlu Somaliland menegaskan hubungan dengan Israel murni bersifat diplomatik dan berjalan sesuai hukum internasional.

Rencana Kunjungan Presiden Somaliland ke Israel

Sementara itu, lembaga penyiaran publik Israel, Kan, melaporkan Presiden Somaliland Abdirahman Mohamed Abdilahi berencana mengunjungi Israel dalam waktu dekat. Kunjungan tersebut disebut akan diikuti dengan pengumuman bergabungnya Somaliland ke dalam Perjanjian Abraham.

Media tersebut juga menyebutkan bahwa kedua pihak tengah menyiapkan sejumlah perjanjian bilateral di berbagai sektor, mulai dari pertanian, pertambangan dan minyak, keamanan, infrastruktur, hingga pariwisata.

Hingga kini, motif utama Israel mengakui Somaliland masih menjadi tanda tanya. Namun, sejumlah analis menilai langkah tersebut berkaitan dengan posisi strategis Somaliland di jalur Laut Merah, terutama dalam konteks menghadapi ancaman kelompok Houthi.

Tag:GazaIsraelPalestinaPengungsi Palestinasomalilandtanduk Afrika
Share This Article
Email Salin Tautan Print
hadi-febriansyah-owrite
ByHadi Febriansyah
Reporter
Follow:
Jurnalis OWRITE yang meliput pemberitaan seputar dunia Olahraga mulai dari Sepak Bola, hingga Bulu Tangkis.
dusep-malik
ByDusep
Redaktur
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.

BERITA TERKINI

Indeks berita
Penumpang berjalan untuk menaiki pesawat di Bandara Internasional Juanda Surabaya, Jawa Timur
Nasional

Kemenhub Sebut 10 Juta Pemudik Padati Angkutan Lebaran 2026

Kementerian Perhubungan melalui Posko Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2026 mencatat pergerakan penumpang angkutan umum secara kumulatif, sejak H-8 (13 Maret 2026) hingga H-1 Lebaran (20 Maret 2026) tercatat mencapai 10.003.583…

By
Iren Natania
Ivan
3 Min Read
Juru Bicara (Jubir) Satgas Operasi Ketupat 2026, Kombes Pol Marupa Sagala.
Nasional

292 Kecelakaan Lalu Lintas Selama Arus Mudik, 8 Orang Meninggal Dunia

Polri mencatat 292 kasus kecelakaan lalu lintas dengan korban meninggal dunia hingga luka ringan selama musim mudik Lebaran 2026. Data tersebut berdasarkan pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 per Minggu, 22 Maret…

By
Rahmat
Amin Suciady
2 Min Read
Tersangka kasus dugaan korupsi kuota haji dan penyelenggaraan ibadah haji Yaqut Cholil Qoumas memasuki mobil tahanan usai menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK
Hukum

Tahanan Rumah Yaqut Cuma Bebani Uang Negara dan Lukai Semangat Antikorupsi

Direktur Lingkar Madani Indonesia (LIMA), Ray Rangkuti, menilai pengalihan status penahanan eks Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas (YCQ), sekaligus tersangka kasus dugaan korupsi kuota haji tambahan, yang sebelumnya mejadi…

By
Amin Suciady
Rahmat
2 Min Read

BERITA LAINNYA

Ilustrasi Maspakai Penerbangan Dunia. (Sumber: Unsplash/ Rocker Sta)
Internasional

Perang AS–Israel Vs Iran Hantam Industri Penerbangan Global, Maskapai Rugi Rp898 Triliun

Para maskapai penerbangan terbesar di dunia telah kehilangan sekitar US$53 miliar atau…

iren natania longdongdusep-malik
By
Iren Natania
Dusep
9 jam lalu
Salat Idul Fitri di Masjid Al-Aqsa di Yerusalem Timur
Internasional

Israel Larang Umat Muslim Palestina Salat Ied di Masjid Al-Aqsa

Otoritas Israel melarang salat Idulfitri di Masjid Al-Aqsa di Yerusalem Timur yang…

iren natania longdongIvan OWRITE
By
Iren Natania
Ivan
1 hari lalu
Foto by: Middle East Monitor
Internasional

AS Minta Warganya Tinggalkan Arab Saudi Saat Konflik Regional Memanas

Kedutaan Besar AS di Arab Saudi, pada hari Kamis, 19 Maret 2026,…

iren natania longdongAmin Suciady
By
Iren Natania
Amin Suciady
2 hari lalu
Gedung Kedutaan Iran di Qatar
Internasional

Qatar Usir Atase Militer Kedutaan Iran

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Qatar menyampaikan nota resmi kepada Kedutaan Besar Republik…

iren natania longdongIvan OWRITE
By
Iren Natania
Ivan
2 hari lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up