Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Kamis, 5 Feb 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • Cari Tahu
  • WARGA SPILLNew
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Headline
  • KPK
  • Korupsi
  • Purbaya
  • Banjir
  • sumatera
  • longsor
  • Bola
  • Spill
  • BMKG
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / RI Harus Waspada, Kasus Maduro Bukti Negara Adidaya Tak Tunduk Hukum Internasional
Internasional

RI Harus Waspada, Kasus Maduro Bukti Negara Adidaya Tak Tunduk Hukum Internasional

owrite-adi-briantikadusep-malik
Last updated: Januari 4, 2026 5:11 pm
Adi Briantika
Dusep
Share
Presiden Donald Trump dan Presiden Nicolas Maduro. (Sumber: Unsplash/Library of Congress)
Presiden Donald Trump dan Presiden Nicolas Maduro. (Sumber: Unsplash/Library of Congress)
SHARE

Sabtu dini hari, 3 Januari 2026, pasukan elite Amerika Serikat Delta Force, mencokok Presiden Venezuela Nicolas Maduro dan istrinya, Cilia Flores, di Istana Miraflores, Caracas. Penangkapan atas dugaan perdagangan narkoba. 

Daftar isi Konten
  • Respons Venezuela 
  • China Kecam Tindakan Trump

Maduro dan Cilia telah diterbangkan keluar Venezuela dan kini berada dalam tahanan AS, kemungkinan menuju New York untuk pengadilan. Kejadian dinilai bukan sekadar penegakan hukum lintas negara. Lebih dari itu, aksi sepihak Washington ini merupakan pesan simbolik yang mengerikan bagi dunia yaitu hukum internasional tidak lagi berlaku di hadapan kepentingan negara adidaya.

Dosen Hubungan Internasional, Universitas Pelita Harapan, Edwin Tambunan membedah insiden ini sebagai preseden berbahaya yang harus diwaspadai oleh negara-negara berkembang, termasuk Indonesia. Narasi pemberantasan narkoba yang dibangun AS hanyalah selubung dari motif dominasi yang gagal dicapai lewat jalur diplomasi.

Ia berpendapat ada dua makna penangkapan Maduro. Secara subjektif, AS membangun legitimasi tindakannya dengan menempatkan Maduro sebagai kriminal, bukan kepala negara. Tuduhan narco-terrorism (terorisme narkoba) digunakan sebagai pintu masuk untuk mengabaikan kedaulatan Venezuela atas nama pertahanan diri.

Pertama, makna subjektif. Dalam perspektif AS, penangkapan dilakukan karena Maduro dianggap sebagai pelaku kejahatan. Salah satu tuduhan yang disampaikan adalah Maduro terlibat narcoterrorism yang mengganggu kepentingan keamanan AS. Terkait hal ini AS merasa punya dasar hukum melakukan penangkapan tanpa menghormati kedaulatan Venezuela karena dilakukan sebagai self-defense,”

ucap Edwin kepada owrite, Minggu, 4 Januari 2026. 

Meskipun publik tahu bahwa tindakan ini dilakukan karena AS gagal “menundukkan” Venezuela dan oposisi yang didukung AS tetap belum mampu mengambil alih kekuasaan. Penangkapan Maduro bisa dianggap sebagai peringatan keras bagi siapa pun yang “berani” berseberangan dengan Washington.

Makna yang kedua bersifat simbolik. Penangkapan terhadap Maduro menjadi pesan kuat kepada seluruh negara musuh-musuh AS bahwa negara adidaya ini sanggup melakukan cara apa pun apabila kepentingannya terganggu. Di luar kepentingan ekonomi, politik, dan keamanan di balik alasan yang disampaikan AS, pesan simbolik ini merupakan tujuan penting dari tindakan penangkapan,”  

jelas Edwin.

Menyadari situasi seperti ini, maka tidak ada cara lain bagi negara-negara yang berhubungan dengan AS, termasuk Indonesia, ataupun musuh AS untuk lebih berhati-hati menavigasi hubungan mereka. Hukum, rezim, dan organisasi internasional tidak akan berdaya untuk menghentikan aksi negara besar seperti AS jika kepentingannya terganggu. 

Edwin berkata mengandalkan negara besar lain juga tidak akan sepenuhnya menghentikan agresi. Pengalaman di Ukraina dan Venezuela menunjukkan hal ini. Ukraina luluh lantak meski mengandalkan AS dan Eropa Barat, sementara Venezuela hanya bisa gigit jari meski mencoba meraih dukungan dari Rusia dan Tiongkok.

Respons Venezuela 

Wakil Presiden Venezuela Delcy Rodríguez.
Wakil Presiden Venezuela Delcy Rodríguez. (Sumber: Youtube/TeleSURE)

Setelah penangkapan, Wakil Presiden Venezuela Delcy Rodríguez menegaskan Maduro adalah presiden satu-satunya di Venezuela. Pernyataan ini muncul setelah Donald Trump mengatakan, bahwa ia adalah pemimpin baru negara tersebut, setelah Maduro ditangkap oleh pasukan AS.

Lebih lanjut Rodríguez mengatakan, pemerintah siap “membela” Venezuela, setelah Trump menyatakan AS bakal “mengendalikan” negara tersebut; dan ia menyerukan agar warganya tetap tenang dan bersatu; mengecam agresi bersenjata terhadap negaranya; dan menambahkan bahwa dewan pertahanan negara telah diaktifkan. 

China Kecam Tindakan Trump

Gambar Penangkapan Presiden Venezuela Nicolas Maduro oleh DEA AS.
Gambar Penangkapan Presiden Venezuela Nicolas Maduro oleh DEA AS. (Sumber: Istimewa)

Sementara itu, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China menyatakan bahwa Beijing menyatakan keprihatinan serius atas tindakan AS yang secara paksa menangkap Presiden Nicolas Maduro dan istrinya serta memindahkan mereka keluar negeri. 

Langkah AS tersebut jelas melanggar hukum internasional dan norma-norma dasar dalam hubungan internasional serta tujuan dan prinsip-prinsip Piagam PBB. Cara AS mengirim pasukan untuk menangkap Presiden Maduro dan istrinya adalah salah dan ditentang oleh sejumlah negara.

China menyerukan kepada AS untuk memastikan keselamatan pribadi Presiden Nicolas Maduro dan istrinya, segera membebaskan mereka, menghentikan upaya penggulingan pemerintah Venezuela, dan menyelesaikan masalah melalui dialog dan negosiasi,”

kata juru bicara China dikutip dari Global Times.

Tindakan hegemonik AS tersebut secara serius melanggar hukum internasional dan kedaulatan Venezuela, serta mengancam perdamaian dan keamanan di Amerika Latin dan kawasan Karibia. China dengan tegas menentangnya. 

Kami menyerukan kepada AS untuk mematuhi hukum internasional dan tujuan serta prinsip-prinsip Piagam PBB, dan berhenti melanggar kedaulatan dan keamanan negara lain,”

kata juru bicara tersebut.
Tag:berita pilihanDonald Trumpindustri minyaknarkotikaNicolas MaduroSpillVenezuela
Share This Article
Email Salin Tautan Print
owrite-adi-briantika
ByAdi Briantika
Reporter
Ikuti
Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.
dusep-malik
ByDusep
Redaktur
Ikuti
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
@owritedotid

BERITA TERKINI

Indeks berita
Wakil Menteri Keuangan Juda Agung (kanan) dan Hakim MK Adies Kadir (kiri). (Sumber: Youtube Sekretariat Presiden)
Nasional

Prabowo Lantik Juda Agung Jadi Wamenkeu dan Adies Kadir Sebagai Hakim MK

Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Juda Agung sebagai Wakil Menteri Keuangan dan Adies Kadir sebagai Hakim Mahkamah Konstitusi (MK). Dilantiknya Juda untuk menggantikan posisi Thomas Djiwandono yang kini terpilih sebagai…

By
Anisa Aulia
Dusep
3 Min Read
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi. (Sumber: Dok. Kemen PPPA)
Nasional

Miris! Buku Sekolah Jadi ‘Barang Mewah’ Siswa SD di NTT, Bikin Menteri PPPA Alarm Keras

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi menyoroti kasus seorang pelajar kelas IV Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) yang mengakhiri hidupnya sendiri akibat…

By
Iren Natania
Dusep
3 Min Read
Pakar Hukum Tata Negara Universitas Andalas, Feri Amsari
Nasional

Pencalonan Tunggal Hakim MK Dinilai Cacat Konstitusional, Publik Boleh Menggugat

Pakar Hukum Tata Negara Universitas Andalas, Feri Amsari menilai, seleksi hakim Mahkamah Konstitusi (MK) oleh DPR dengan mencalonkan Adies Kadir sebagai calon tunggal melanggar transparansi dan partisipasi. Ditambah lagi jejak…

By
Syifa Fauziah
Amin Suciady
2 Min Read

BERITA LAINNYA

Video Call Putin dan Xi Jinping. (Sumber: Instagram Vladimir Putin)
Internasional

Putin–Xi Jinping Video Call Serius 1 Jam Bahas Isu Global, Ini yang Dibicarakan…

Presiden Rusia Vladimir Putin melakukan panggilan video dengan Presiden China Xi Jinping…

hadi-febriansyah-owritedusep-malik
By
Hadi Febriansyah
Dusep
4 jam lalu
Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez
Internasional

Spanyol Bersiap Tutup Media Sosial untuk Anak di Bawah 16 Tahun

Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez mengumumkan rencana besar pemerintahannya untuk membatasi akses…

hadi-febriansyah-owriteIvan OWRITE
By
Hadi Febriansyah
Ivan
1 hari lalu
Menteri Luar Negeri China Wang Yi saat bertemu Sekretaris Dewan Keamanan Rusia Sergei Shoigu di Beijing
Internasional

China dan Rusia Bersiap Buka Babak Baru Kerja Sama Global di 2026

Pemerintah China menilai relasi bilateral dengan Rusia berpeluang memasuki fase baru pada…

hadi-febriansyah-owriteIvan OWRITE
By
Hadi Febriansyah
Ivan
2 hari lalu
Presiden Iran Masoud Pezeshkian
Internasional

Iran Akhirnya Buka Pintu ke AS, Presiden Pezeshkian Perintahkan Pembicaraan Nuklir

Pemerintah Iran akhirnya mengambil langkah signifikan dalam merespons tekanan internasional terutama dari…

hadi-febriansyah-owriteIvan OWRITE
By
Hadi Febriansyah
Ivan
2 hari lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up