Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Sabtu, 15 Agu 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • prabowo
  • Korupsi
  • MBG
  • Piala Dunia 2026
  • Prabowo Subianto
  • Purbaya
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Internasional / Drama Perbatasan RI-Malaysia Memanas, PM Anwar Sebut Hoax dan Ini Fakta Sebenarnya
Internasional

Drama Perbatasan RI-Malaysia Memanas, PM Anwar Sebut Hoax dan Ini Fakta Sebenarnya

hadi-febriansyah-owritedusep-malik
Last updated: Februari 11, 2026 5:46 pm
By
Hadi Febriansyah
hadi-febriansyah-owrite
ByHadi Febriansyah
Reporter
Jurnalis OWRITE yang meliput pemberitaan seputar dunia Olahraga mulai dari Sepak Bola, hingga Bulu Tangkis.
Follow:
Dusep Malik
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Follow:
6 bulan lalu
Share
Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim. (Sumber: Instagram/anwaribrahim_my)
Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim. (Sumber: Instagram/anwaribrahim_my)
SHARE

Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim menepis tudingan bahwa pemerintahannya telah menyerahkan sekitar 5.207 hektare lahan kepada Indonesia sebagai kompensasi atas tiga desa di kawasan perbatasan Sabah–Kalimantan.

Daftar isi Konten
  • Sengketa Perbatasan dan Proses OBP Malaysia–Indonesia
  • Klarifikasi Indonesia: Bukan Keputusan Sepihak
  • Isu Teritorial Sangat Sensitif
  • Pentingnya Kearifan Politik dan Komunikasi Publik

Dalam pengarahan khusus di Parlemen Malaysia pada 4 Februari 2026, Anwar menegaskan bahwa informasi tersebut tidak sesuai fakta. Ia menekankan bahwa penetapan batas wilayah kedua negara tetap mengacu pada perjanjian resmi yang berlaku sejak 1915.

Dalam pernyataannya, Anwar menyebut klaim tersebut sebagai “tidak benar” dan “kebohongan”, seraya menegaskan bahwa kedua negara tetap terikat pada perjanjian perbatasan yang telah ada sejak 1915.

Sengketa Perbatasan dan Proses OBP Malaysia–Indonesia

Menurut Anwar, garis batas yang selama ini menjadi bahan perdebatan sebenarnya telah dituangkan secara jelas dalam dokumen serta peta resmi berdasarkan kesepakatan lama.

Isu ini kembali mencuat di tengah proses penyelesaian Outstanding Border Problems (OBP) antara Malaysia dan Indonesia, terutama di wilayah Pulau Sebatik yang secara geografis terbagi antara dua negara.

Anwar menjelaskan bahwa sebagian wilayah Kampung Kabulangalor, Kampung Lepaga, dan Kampung Tetagas di Nunukan, Kalimantan Utara, kini tercatat sebagai bagian dari Malaysia setelah dilakukan pengukuran ulang dan penegasan batas bersama. Meski begitu, sejumlah segmen perbatasan lainnya masih dalam tahap pembahasan lanjutan.

Pemerintah Malaysia menyebutkan masih terdapat lima area pasang surut di sektor Sabah–Kalimantan Utara serta empat titik OBP di sektor Sarawak–Kalimantan Barat yang belum mencapai keputusan final.

Anwar pun mengingatkan agar isu kedaulatan wilayah tidak dipolitisasi demi kepentingan jangka pendek. Ia menekankan bahwa pembahasan batas negara harus dilakukan secara hati-hati, berdasarkan data teknis, peta resmi, serta mekanisme diplomasi yang berlaku, guna menjaga stabilitas hubungan bilateral.

Klarifikasi Indonesia: Bukan Keputusan Sepihak

Ilustrasi Batas Negara Indonesia dan Malaysia. (Gambar dibuat AI)
Ilustrasi Batas Negara Indonesia dan Malaysia. (Gambar dibuat AI)

Di Indonesia, isu ini turut menjadi perhatian setelah Badan Pengelola Perbatasan memaparkan perkembangan penyelesaian OBP kepada DPR RI. Disebutkan bahwa sebagian persoalan telah dibahas melalui nota kesepahaman dalam Pertemuan Bersama Indonesia–Malaysia ke-45 di Pulau Sebatik pada Februari 2025.

Pemerintah Indonesia menegaskan bahwa perubahan pencatatan wilayah merupakan hasil verifikasi lapangan, survei teknis, dan proses redemarkasi bersama, bukan keputusan sepihak. Bahkan terdapat area yang kini tercatat masuk wilayah Indonesia setelah dilakukan klarifikasi teknis.

Pejabat Indonesia juga menegaskan bahwa penyelesaian batas darat merupakan agenda jangka panjang yang dilakukan bertahap melalui koordinasi antar-kementerian, survei lapangan, dan negosiasi diplomatik.

Pendekatan ini dinilai selaras dengan praktik internasional yang mengedepankan akurasi geospasial, kepastian hukum, serta stabilitas hubungan antarnegara.

Selain menyangkut aspek kedaulatan, kawasan perbatasan juga diarahkan untuk pengembangan ekonomi, pembangunan pos lintas batas, serta peningkatan kerja sama perdagangan guna mendukung kesejahteraan masyarakat setempat.

Isu Teritorial Sangat Sensitif

Terkait polemik tersebut, pengamat hubungan internasional Edwin Tambunan menilai bahwa isu wilayah selalu memiliki sensitivitas tinggi dalam politik domestik maupun hubungan antarnegara.

Tekanan terhadap Perdana Menteri Anwar Ibrahim di Parlemen Malaysia dapat dilihat sebagai upaya oposisi memanfaatkan sentimen kedaulatan tersebut. Oposisi memperoleh momentum untuk mempertanyakan keputusan Anwar, bahkan hingga melontarkan tudingan pengkhianatan, akibat berkembangnya ketidakjelasan informasi yang beredar, khususnya dari pemberitaan di media Indonesia,”

ujar Edwin kepada owrite.id.

Edwin menambahkan bahwa sebagian pemberitaan di Indonesia memberi kesan seolah-olah Malaysia telah menyerahkan wilayah kedaulatannya, padahal secara legal wilayah tersebut belum pernah ditetapkan sebagai bagian dari Malaysia.

Iya juga menilai statusnya masih termasuk Outstanding Boundary Problem, yakni wilayah yang garis batasnya belum disepakati dan ditetapkan secara resmi oleh kedua negara,”

ujar Edwin.

Menurutnya, transparansi proses dan pengumuman resmi setelah tercapainya kesepakatan menjadi langkah penting untuk meredam spekulasi publik.

Dalam konteks ini, transparansi proses serta pengumuman resmi kepada publik setelah tercapainya kesepakatan menjadi sangat penting. Menurut hemat saya, langkah tersebut dapat menjadi cara efektif untuk meredam spekulasi sekaligus mengurangi potensi serangan politik yang memanfaatkan isu perbatasan,”

tuturnya.

Pentingnya Kearifan Politik dan Komunikasi Publik

Baik di Malaysia maupun Indonesia, para politisi dinilai perlu berhati-hati dalam menyikapi isu perbatasan. Pernyataan yang kurang tepat atau framing yang keliru berpotensi memicu sentimen publik dan memperbesar ketegangan bilateral.

Kuala Lumpur dan Jakarta sama-sama menegaskan komitmen untuk menyelesaikan Outstanding Border Problems secara damai, transparan, serta berbasis data teknis. Kedua negara juga mendorong verifikasi lapangan lanjutan dan komunikasi publik yang lebih cermat agar tidak menimbulkan disinformasi.

Dengan pendekatan tersebut, penyelesaian perbatasan Sabah–Kalimantan diharapkan mampu memperkuat kepastian hukum wilayah, menjaga stabilitas kawasan, serta mempererat kemitraan strategis Malaysia–Indonesia.

Tag:Anwar IbrahimBatas negaraHoaxIndonesia-Malaysiapulau sebatiksengketa perbatasanSpill
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
hadi-febriansyah-owrite
ByHadi Febriansyah
Reporter
Follow:
Jurnalis OWRITE yang meliput pemberitaan seputar dunia Olahraga mulai dari Sepak Bola, hingga Bulu Tangkis.
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Follow:
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Trending di OWRITE
Prabowo Tak Singgung Nasib Guru PPPK Dalam Pidato, Begini Respon DPR
By Rahmat Tunny
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato dalam Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR-DPD RI Tahun 2026 di Kompleks Parlemen, Jakarta. (Sumber: Antara Foto/Dhemas Reviyanto/bay/kye)
1
Prabowo Klaim Kerja Habis-habisan untuk Rakyat: Kalender Saya Tidak Ada Tanggal Merah
By Natania Longdong
Presiden RI Prabowo Subianto saat pidato di Sidang Tahunan MPR.
2
Komeng Sentil Pelaksanaan MBG: Program Presiden Bagus, Cuma yang Kerjanya Aja Nggak Bener
By Rika Pangesti
Anggota DPD Alfiansyah Bustami alias Komeng. (Foto: Owrite/Rika Pangesti).
3
Di Sidang Tahunan MPR, Prabowo Minta Panglima TNI dan Kapolri Usut 1.000 Tambang Ilegal
By Natania Longdong
Presiden Prabowo Subianto di Sidang Tahunan MPR tahun 2026. (Sumber: Dok. DPR)
4
Jokowi Hadir di Sidang Tahunan MPR, Megawati dan SBY Absen
By Rika Pangesti
Presiden Prabowo Subianto tiba di Gedung MPR/DPR/DPD. (Sumber: Dok. DPR)
5

BERITA LAINNYA

Gambar ilustrasi dibuat oleh AI
Internasional

The Guardian Bongkar Pabrik Meme Indonesia, Raup Cuan dari Politik AS-Australia

Laporan investigasi media asal Inggris, The Guardian berhasil mengungkap keberadaan jaringan ‘pabrik meme’ yang…

Ani RatnasariAmin-Suciady-Owrite
By
Ani Ratnasari
Amin Suciady
14 jam lalu
Gedung Pancasila Kemlu. (sumber: Kemlu)
Internasional

Kemlu Respons Soal WNI yang Tewas Akibat Rudal Houthi Hantam Kapal Tihama

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) memastikan dua dari tiga WNI yang menjadi anak…

iren natania longdongdusep-malik
By
Natania Longdong
Dusep Malik
2 hari lalu
Ilustrasi KRI Sultan Iskandar Muda-367.
Internasional

China Gandeng RI Latihan Militer di Timur Taiwan, Taipei Murka dan Bereaksi Keras

Angkatan Laut China dan Indonesia dijadwalkan menggelar latihan bersama di perairan sebelah…

iren natania longdongdusep-malik
By
Natania Longdong
Dusep Malik
3 hari lalu
Ilustrasi kapal yang diserang rudal.
Internasional

Mengerikan! WNI Jadi Korban Serangan Rudal Houthi, Kapal Tihama Terbakar di Selat Bab al-Mandeb

Seorang warga negara Indonesia (WNI) yang jadi awak kapal dagang Tihama tewas…

iren natania longdongHardani Triyoga
By
Natania Longdong
Hardani Triyoga
3 hari lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up