Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Rabu, 22 Jul 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • Korupsi
  • Piala Dunia 2026
  • prabowo
  • MBG
  • Purbaya
  • iran
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Internasional / Negosiasi Nuklir Jadi Kedok AS-Israel, Pakar: Serangan ke Iran Bermotif Perubahan Rezim
Internasional

Negosiasi Nuklir Jadi Kedok AS-Israel, Pakar: Serangan ke Iran Bermotif Perubahan Rezim

dusep-malik
Last updated: Maret 1, 2026 5:41 am
By
Dusep Malik
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Follow:
- Redaktur
5 bulan lalu
Share
Gambar ilustrasi perang Iran vs Amerika
Gambar ilustrasi konflik Iran vs Amerika (Dokumen istimewa)
SHARE

Gelombang serangan udara yang dilancarkan Amerika Serikat bersama sekutunya Israel terhadap Iran pada Sabtu pagi, 28 Februari 2026 memicu eskalasi serius di kawasan Timur Tengah. Atas serangan itu Iran dilaporkan membalas dengan menyerang target Israel serta pangkalan militer AS di wilayah tersebut.

Daftar isi Konten
  • Negosiasi atau Manuver Strategis?
  • Serangan Udara Jadi Opsi Utama
  • Konflik Sulit Diredam

Serangan ini terjadi di tengah proses negosiasi ulang antara Washington dan Teheran terkait program nuklir Iran. Momentum tersebut memunculkan pertanyaan: mengapa operasi militer tetap dilakukan ketika jalur diplomasi masih berjalan?

Sejumlah pakar bahkan menilai langkah tersebut menunjukkan bahwa negosiasi kemungkinan hanya menjadi “kedok diplomatik”, sementara tujuan strategis yang lebih besar adalah perubahan rezim di Iran.

Negosiasi atau Manuver Strategis?

Presiden AS Donald Trump dalam video berdurasi delapan menit yang diunggah di Truth Social mengonfirmasi serangan tersebut. Ia bahkan menyatakan bahwa rakyat Iran akan “mengambil alih pemerintahan mereka” setelah operasi militer ini.

Pernyataan senada disampaikan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu. Ia menyebut operasi gabungan itu bertujuan “menghilangkan ancaman eksistensial” dari Republik Islam Iran dan menciptakan kondisi agar rakyat Iran dapat “mengubah nasib mereka”.

Wakil Ketua dan Direktur Komite Akademik Pusat Studi Strategis dan Internasional Rimpac Shanghai, Liu Qiang, menilai negosiasi yang dilakukan AS dengan Teheran kemungkinan besar bersifat simbolis.

Menurutnya, sejak Revolusi Iran 1979, perubahan rezim di Teheran merupakan tujuan jangka panjang kebijakan luar negeri AS. Ia menambahkan, tekanan ekonomi dan isolasi diplomatik Iran saat ini bisa dianggap Washington sebagai momentum strategis untuk meningkatkan koordinasi militer dengan Israel.

Pandangan serupa disampaikan profesor di Institut Studi Timur Tengah Universitas Studi Internasional Shanghai, Ding Long yang menilai, pola yang terjadi saat ini menyerupai skenario sebelumnya: negosiasi dijalankan, tetapi pada saat yang sama persiapan militer tetap dilakukan.

Negosiasi bisa saja hanya menjadi instrumen diplomatik, sementara aksi militer mencerminkan niat strategis yang sesungguhnya,”

ujar Ding dikutip dari Global Times, Minggu, 1 Maret 2026.

Ia memprediksi, konflik kali ini berpotensi lebih intens dibandingkan bentrokan sebelumnya. Namun demikian, ia menilai upaya perubahan rezim tetap tidak mudah diwujudkan, mengingat kesiapan militer dan jaringan regional Iran.

Serangan Udara Jadi Opsi Utama

Serangan yang dilaporkan media menyasar sejumlah fasilitas penting di Teheran, termasuk Kementerian Intelijen, Kementerian Pertahanan, Organisasi Energi Atom Iran, serta kompleks militer Parchin. Ledakan juga terdengar di beberapa kota seperti Isfahan, Qom, Karaj, Kermanshah, dan Tabriz.

Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei dilaporkan juga telah dipindahkan ke lokasi aman.

Trump dalam pernyataannya menyebut AS akan “menghancurkan rudal Iran, memusnahkan industri misilnya, dan melemahkan kekuatan lautnya”.

Sementara itu, Pakar militer China, Zhang Junshe, menilai fokus serangan terhadap Angkatan Laut Iran menunjukkan ambisi Washington untuk menguasai Teluk Persia dan mengamankan jalur strategis Selat Hormuz.

Menurutnya, AS saat ini mengerahkan jet tempur di Timur Tengah, termasuk dari dua kelompok tempur kapal induk, serta dukungan Angkatan Udara Israel. Sebanyak 12 jet tempur F-22 juga dilaporkan ditempatkan di Israel, sebuah langkah yang belum pernah dilakukan sebelumnya dalam konteks operasi tempur nyata.

Zhang memperkirakan perang darat kecil kemungkinannya terjadi. Selain risiko politik, faktor geografis Iran yang bergunung-gunung membuat operasi darat berbiaya tinggi dan berisiko besar, seperti pengalaman AS di Irak dan Afghanistan.

Serangan udara akan menjadi instrumen utama pada tahap ini,”

ujarnya.

Di sisi lain, Iran diperkirakan akan merespons dengan pengerahan rudal balistik dan drone, serta kemungkinan melibatkan kelompok sekutu regional seperti Houthi atau jaringan yang sering disebut sebagai Poros Perlawanan.

Konflik Sulit Diredam

Para analis menilai keberlanjutan negosiasi nuklir akan semakin sulit di tengah eskalasi militer ini. Jika pola serangan dan balasan terus berlanjut, konflik berisiko meluas dan melibatkan lebih banyak aktor regional.

Di tengah situasi tersebut, negosiasi yang semula diharapkan menjadi pintu de-eskalasi justru berpotensi berubah menjadi babak baru konfrontasi terbuka.

Tag:ASHeadlineiranIsraelNegosiasi nuklirPerubahan rezimSelat HormuzSerangan AS
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Follow:
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Trending di OWRITE
PDIP Kritik Keras Wacana Libatkan Babinsa Urus Pajak: Penyalahgunaan Kekuasaan Negara
By Rika Pangesti
Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto. Doc: IG SekjenPDIP.
1
Prakiraan Cuaca Jakarta Rabu 22 Juli 2026: Mayoritas Wilayah Berpotensi Hujan Ringan
By Syifa Fauziah
Ilustrasi hujan ringan
2
Kontroversi Dody Hanggodo Bergulir, Elite Demokrat: Menteri Bertanggung Jawab ke Presiden
By Hardani Triyoga
Menteri PU Dody Hanggodo (kanan) meninjau Jembatan Enang-Enang di Desa Arul Cincin, Kecamatan Pintu Rime Gayo, Kabupaten Bener Meriah, Aceh.
3
Diduga Gelapkan Fee Rp3,2 M Milik Hotman Paris, Mengapa Keponakannya Nekat Akhiri Hidup?
By Rahmat Baihaqi
Sebuah bangunan puluhan lantai di perkotaan.
4
Ucapan Hotman Dinilai Berlebihan, Ketum LAKI Dukung Wartawan Tempuh Jalur Hukum
By Rahmat Tunny
Pengacara Hotman Paris Hutapea (tengah) berjalan memasuki Gedung Bundar saat tiba di Kejaksaan Agung, Jakarta.
5

BERITA LAINNYA

Kondisi Peru akibat gempa.
Internasional

Cincin Api Pasifik Ngamuk: Gempa Terbesar Sejak 1969 Guncang Peru, Gereja 461 Tahun Hancur

Gempa yang mengguncang wilayah Junín, Peru, pada Sabtu, 19 Juli 2026 malam…

Ani Ratnasariowrite-adi-briantika
By
Ani Ratnasari
Adi Briantika
21 jam lalu
Ilustrasi foto Selat Hormuz memanas imbas militer AS dan Iran saling serang.
Internasional

Perang AS-Iran Semakin Panas, Bahrain Bunyikan Sirene dan Kuwait Cegat Drone 

Ketegangan kembali mengguncang Timur Tengah pada Senin, 20 Juli 2026, setelah Amerika…

iren natania longdongdusep-malik
By
Natania Longdong
Dusep Malik
2 hari lalu
Warga Iran melintasi pemeran tekonologi militer rudal milik IRGC.
Internasional

Konflik AS-Iran Memanas, Bandara dan Pelabuhan Aqaba Yordania Dievakuasi

Kedutaan Besar Amerika Serikat (AS) di Yordania mengeluarkan peringatan keamanan setelah menerima…

Hardani TriyogaAmin-Suciady-Owrite
By
Hardani Triyoga
Amin Suciady
3 hari lalu
Zohran Mamdani Umumkan Staf Baru
Internasional

Wali Kota New York Sebut Netanyahu Penjahat Perang, Kaji Opsi Penangkapan saat Sidang PBB

Wali Kota New York City Zohran Mamdani mengatakan tengah mengkaji soal kewenangan…

iren natania longdongHardani Triyoga
By
Natania Longdong
Hardani Triyoga
3 hari lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up