Mereka ingin berbicara, dan saya telah setuju untuk berbicara, jadi saya akan berbicara dengan mereka. Seharusnya mereka melakukannya lebih cepat,”
kata Trump, dikutip dari The Times of Israel, Senin, 2 Maret 2026.
Seharusnya mereka memberikan apa yang sangat praktis dan mudah dilakukan lebih cepat. Mereka menunggu terlalu lama,”
tambahnya.
Ketika ditanya kapan pembicaraan mungkin akan berlangsung, Trump tidak bisa membeberkan hal itu.
Saya tidak bisa memberi tahu Anda,”
jelasnya.
Pengeboman AS-Israel Terus Berlanjut ke Iran
Seorang pejabat senior Gedung Putih kemudian mengklarifikasi bahwa meskipun pembicaraan akan berlangsung, kampanye pengeboman, yang dijuluki Operasi Epic Fury oleh AS dan Operasi Roaring Lion oleh Israel, terus berlanjut tanpa henti.
Presiden Trump mengatakan bahwa calon pemimpin baru di Iran telah mengindikasikan bahwa mereka ingin berbicara.
Untuk saat ini, Operasi Epic Fury terus berlanjut tanpa henti,”
kata pejabat Gedung Putih dalam sebuah pernyataan kepada wartawan.
Merujuk pada kepemimpinan Iran, Trump mengatakan bahwa sebagian besar dari mereka telah tiada. Ia kemudian menyebutkan jumlah pasti pejabat tinggi Iran yang tewas sebanyak 48 orang.
Trump juga mengatakan bahwa kampanye di Iran bisa berlangsung hingga empat minggu.
Ini merupakan proses empat minggu. Ini negara yang besar. Akan memakan waktu empat minggu atau kurang,”
bebernya.
Dalam wawancara lain dengan media AS, Trump mengatakan operasi tersebut berjalan lebih cepat dari jadwal dan sangat sukses, meskipun tiga personel militer AS tewas dalam serangan tersebut.
Kami memperkirakan akan ada korban jiwa, tetapi pada akhirnya ini akan menjadi keuntungan besar bagi dunia,”
ungkap Trump.
Sementara itu, Trump menulis di akun Truth Social-nya bahwa AS telah menenggelamkan sembilan kapal angkatan laut Iran dan sedang mengincar sisanya.
Mereka akan segera mengapung di dasar laut. Dalam serangan yang berbeda, kami sebagian besar menghancurkan markas angkatan laut mereka,”
tutupnya.