Iran telah menunjuk kepemimpinan sementara menyusul serangan gabungan AS dan zionis Israel yang menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei. Hal ini disampaikan oleh televisi pemerintah Iran.
Dalam sebuah unggahan di platform media sosial X, pada Minggu, 1 Maret 2026, televisi pemerintah Iran Press TV mengatakan bahwa anggota dewan kepemimpinan sementara telah dibentuk, yang terdiri dari Presiden Iran Masoud Pezeshkian, anggota dewan yurisprudensi Ayatollah Alireza Arafi, dan kepala peradilan Iran Gholam-Hossein Mohseni-Eje’i.
Melansir dari The Hill, Selasa, 2 Maret 2026, meskipun dewan kepemimpinan telah diumumkan dan akan memerintah sementara, sebuah panel beranggotakan 88 orang yang dikenal sebagai Majelis Pakar Iran juga harus memilih pemimpin tertinggi baru sesegera mungkin menurut hukum Iran.






