Perekonomian Iran mengalami gejolak yang semakin serius. Sejak perang 12 hari antara Iran dan Israel pada Juni 2025, dan Amerika Serikat (AS) melakukan serangan udara terhadap fasilitas nuklir utama Iran, perekonomian negara ini ada dalam ketidakpastian.
Salah satu warga di Isfahan, Iran yakni Marjan mengaku dulu bisa makan di luar dua kali sebulan. Namun saat ini tidak lagi, karena harus menabung.
Sekarang kami tidak bisa lagi. Kami harus menabung uang itu untuk membayar sewa,”
ujarnya dilansir dari BBC dikutip Minggu, 8 Maret 2026.
Marjan selama enam tahun terakhir, menjual kerajinan kayu dan gantungan kunci melalui Instagram. Akan tetapi, saat pemerintah memberlakukan pemadaman internet pada awal Januari, banyak warga kehilangan penghasilan.






