Sejarah menunjukkan bahwa kedua negara memiliki kesamaan dan kita pun memiliki kepentingan yang sama. Kedua negara harus berjuang keras untuk meraih kemerdekaan,”
jelasnya.
Fokus Kerja Sama: Ekonomi hingga Inovasi
Presiden Lee Jae Myung menjelaskan bahwa kerja sama ini mencakup berbagai sektor penting, mulai dari ekonomi, inovasi, industri pertahanan, hingga budaya.
Dalam sektor ekonomi, Korea Selatan berkomitmen meningkatkan partisipasi perusahaan mereka dalam proyek industri strategis di Indonesia guna mendukung visi pembangunan nasional.
Lee juga menyoroti pentingnya kerja sama investasi melalui Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara, yang disebutnya telah berkembang menjadi sovereign wealth fund kelas dunia.
Dan dalam kesempatan ini, saya juga menyampaikan apresiasi mendalam kepada Presiden Prabowo yang telah memberikan kepedulian kepada perusahaan asal Korea Selatan,”
jelasnya.
Perkuat Industri Pertahanan dan Maritim
Di sektor pertahanan, kedua negara sepakat memperkuat kolaborasi, khususnya dalam pengembangan galangan kapal.
Langkah ini diharapkan mampu mendorong Indonesia dan Korea Selatan menjadi kekuatan maritim global. Kerja sama ini merupakan kelanjutan dari proyek bersama sebelumnya, termasuk pengembangan pesawat tempur.
Tak hanya itu, Indonesia dan Korea Selatan juga akan mengembangkan kerja sama dalam bidang teknologi, khususnya integrasi big data Indonesia dengan kecerdasan buatan (AI) dari Korea Selatan.
Kolaborasi ini bertujuan untuk mencari solusi atas berbagai tantangan kemanusiaan melalui penguatan ekosistem teknologi.
Sebagai penutup, Lee menegaskan bahwa kedua pemimpin memiliki visi yang sama dalam menempatkan kesejahteraan rakyat sebagai prioritas utama.
Presiden Prabowo dan saya memiliki kesamaan pandangan bahwa kebahagiaan dan kemakmuran masyarakat adalah prioritas utama di masing-masing pemerintahan kami,”
tambahnya.