Lewati ke konten

OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia

Your Reading Dose, Right Here

Internasional

Italia Resmi Tangguhkan Perjanjian Pertahanan dengan Israel, Ini Penyebabnya

Italia mengangguhkan perjanjian karena Israel melakukan serangkaian aksi penembakan ke Tentara Perdamaian Italia di Lebanon.

Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni.
Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni. (Sumber: X/@feovle)

Italia resmi menangguhkan perjanjian pertahanan dengan Israel, yang melibatkan pertukaran peralatan militer dan penelitian teknologi. Hal itu disampaikan oleh Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni.

Mengingat situasi saat ini, pemerintah telah memutuskan untuk menangguhkan perpanjangan otomatis perjanjian pertahanan dengan Israel,”

kata Meloni di sela-sela acara di Verona.

Melansir dari Al Jazeera, Jumat, 17 April 2026, perjanjian pertahanan tersebut mulanya disetujui oleh Israel pada tahun 2006, perjanjian tersebut diperbarui secara otomatis setiap lima tahun. Perjanjian ini menyerukan kerja sama di seluruh industri pertahanan, pendidikan dan pelatihan personel militer, penelitian dan pengembangan, serta teknologi informasi.

Pemerintahan sayap kanan Meloni telah menjadi salah satu sekutu terdekat Israel di Eropa, tetapi dalam beberapa minggu terakhir, mereka mengkritik serangan Israel terhadap Lebanon.

Iklan

Meski demikian, tidak ada reaksi langsung dari pemerintah Israel setelah pengumuman penangguhan dari Melani.

Israel Tembak Pasukan Perdamaian Italia di Lebanon

Diketahui, ketegangan antara kedua negara meningkat selama seminggu terakhir setelah pemerintah Italia menuduh pasukan Israel menembakkan tembakan peringatan ke arah konvoi pasukan penjaga perdamaian Italia di Lebanon.

Italia juga telah memanggil duta besar Israel untuk memprotes insiden tersebut, yang merusak setidaknya satu kendaraan.

Pada Senin, 13 April 2026, Israel pun memanggil duta besar Italia setelah komentar Menteri Luar Negeri Italia Antonio Tajani yang mengutuk serangan Israel terhadap warga sipil Lebanon oleh pasukan Israel.

Tajani, yang juga wakil perdana menteri, berada di Beirut pada hari Senin untuk melakukan pembicaraan dengan Presiden Lebanon Joseph Aoun dan Menteri Luar Negeri Youssef Raggi.

Ia kemudian menulis di X bahwa dirinya berada di sana untuk menyampaikan solidaritas Italia menyusul serangan Israel yang tidak dapat diterima terhadap penduduk sipil.

Iklan

Topik terkait

Penulis dan penyunting

  • Reporter

    Natania Longdong adalah jurnalis di Owrite yang berfokus pada isu internasional, energi, dan lingkungan. Dengan pengalaman lebih dari empat

  • Redaktur

    Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.